Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

25,3 Juta Orang di Dunia Positif Corona, Harga Minyak Mentah Ambles

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 01 September 2020 | 07:37 WIB
25,3 Juta Orang di Dunia Positif Corona, Harga Minyak Mentah Ambles
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia turun seiring berlanjutnya kekhawatiran pelemahan permintaan. Mengutip Xinhua Selasa (1/9/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2020 turun 36 sen menjadi 42,61 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November 2020 merosot 53 sen menjadi 45,28 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Kekhawatiran pelemahan permintaan mencuat seiring terus berlanjutnya pandemi virus Corona atau Covid-19. Jumlah kasus positif Covid-19 secara global mencapai 25,3 juta kasus, dengan 847.000 kasus berakhir dengan kematian.

Berdasarkan kontrak yang paling aktif diperdagangkan, harga minyak WTI naik 5,8 persen pada Agustus. Harga minyak mentah Brent meningkat 4,6 persen.

Pada saat bersamaan, produksi minyak Amerika naik 420.000 barel per hari pada Juni menjadi 10,44 juta barel per hari.

Produksi minyak di Pantai Teluk AS lebih rendah ketika perusahaan energi melanjutkan upaya untuk memulihkan platform dan kilang yang ditutup sebelum hantaman dua badai pekan lalu.

Departemen Energi AS mengatakan Cadangan Minyak Strategis Hackberry Barat di Louisiana mengalami kerusakan yang cukup parah akibat Badai Laura.

Abu Dhabi National Oil Company mengatakan, akan mengurangi pasokan Oktober sebesar 30 persen, naik dari pemotongan 5 persen pada September, seperti yang diarahkan oleh pemerintah Uni Emirat Arab untuk memenuhi komitmennya terhadap perjanjian OPEC Plus baru-baru ini.

Perkiraan pertumbuhan 2021 Jerman yang sedikit membaik dan survei pada sesi Senin yang menunjukkan kekuatan di sektor jasa China mendukung harga minyak, kata analis, tetapi rintangan untuk minyak mentah di masa mendatang tetap ada.

Impor minyak mentah China pada September akan turun untuk pertama kalinya dalam lima bulan karena rekor volume minyak mentah yang disimpan di dalam dan di luar importir terbesar dunia itu, berdasarkan data Refinitiv dan Vortexa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badai Laura Berakhir, Harga Minyak Dunia Tetap Turun

Badai Laura Berakhir, Harga Minyak Dunia Tetap Turun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2020 | 07:50 WIB

Dampak Badai Laura Tak Terlalu Besar, Harga Minyak Berangsur Turun

Dampak Badai Laura Tak Terlalu Besar, Harga Minyak Berangsur Turun

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 08:24 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Jelang Terjangan Badai Laura

Harga Minyak Dunia Naik Jelang Terjangan Badai Laura

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 08:15 WIB

Terkini

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB