Tim Investigasi Luhut Temukan Tagihan Listrik PLN Tak Wajar

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 10 September 2020 | 12:52 WIB
Tim Investigasi Luhut Temukan Tagihan Listrik PLN Tak Wajar
Ilustrasi tagihan listrik. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menemukan beberapa tagihan listrik PLN masyarakat yang tak wajar.

Bahkan, ada tagihan listrik PLN masyarakat tersebut yang mencapai Rp 70 juta per bulan.

Hal ini diketahui, setelah tim Kemenko Marves menginvestigasi keluhan masyarakat terkait tagihan listrik PLN.

"Itu terjadi di Malang, punya las listrik bisnis. Sampai sekarang sedang kami verifikasi. Hari ini dua staf saya mengecek meteran di sana dan kenapa naiknya gila-gilaan dari Rp 1 juta, Rp 2 juta, Rp 50 juta sampe Rp 70 juta," ujar Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (10/9/2020).

Menurut Purbaya, permasalahan tagihan tersebut sedang ditangani juga oleh PLN sendiri. Namun begitu, pihaknya akan tetap memantau terkait penyelesaian keluhan tersebut.

"Pemecahannya adalah dicicil jadi dia merasa tidak ada wasit yang clear. Kami kirim orang ke sana untuk lihat dan pastikan bahwa ada treatment yang adil. Kalau memang tagihan berlebihan kita lihat, kalau emang pemakaian segitu yaudah tapi harus ada perlakuan yang netral," ucap Purbaya.

Terkait laporan, Purbaya melihat kurang dari 10 persen keluhan pelanggan yang tagihan listriknya tak wajar. Tapi, ia bakal tetap menindaklanjuti keluhan masyarakat itu.

"Di bawah 10 persen, kita lakukan ini untuk melihat secara umum ada gak kesalahan ini dilakukan secara masif. Jadi setelah kita melakukan, kemudian tidak masif oke lah. tapi kita fokus ke yang tidak wajar tadi," jelas dia.

Sementara itu, dari rangkaian investigasi keluhan masyarakat, Purbaya menyimpulkan memang ada kenaikan pemakaian listrik masyarakat akibat maraknya aktivitas di rumah, sehingga hal tersebut yang membuat kenaikan tagihan.

baca juga

"Kami melakukan analisis yang pakai skema pengaduan dan verifikasi data PLN. Kami minta yang ngadu ke kami ini, kami minta datanya ke PLN setahun ke belakang. Lalu foto meterannya, kami itung, sama gak sama meteran dan setahun. Pada umumnya, hasilnya cukup akurat," ungkap dia.

"Penerapan PSBB cengderung meningkatkan rata-rata pemakaian. Pelanggan pascabayar belum disiapkan untuk antisipasi lonjakan. Pengaduan pelanggan yang belum," tukas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

EKSKLUSIF: Pemanfaatan Energi Surya Sebagai Sumber Listrik (Part 3-Habis)

EKSKLUSIF: Pemanfaatan Energi Surya Sebagai Sumber Listrik (Part 3-Habis)

Video | Rabu, 09 September 2020 | 19:45 WIB

EKSKLUSIF: Fabby Tumiwa Jelaskan Pengembangan PLT Sampah (Part 2)

EKSKLUSIF: Fabby Tumiwa Jelaskan Pengembangan PLT Sampah (Part 2)

Video | Selasa, 08 September 2020 | 19:25 WIB

Geger Gaji Rp 100 Juta, Ini Beda Staf Ahli BUMN Era Erick dengan Rini

Geger Gaji Rp 100 Juta, Ini Beda Staf Ahli BUMN Era Erick dengan Rini

Bisnis | Senin, 07 September 2020 | 20:10 WIB

Terkini

Proses Syuting Rampung! Simak Sinopsis All of Us Are Dead Season 2

Proses Syuting Rampung! Simak Sinopsis All of Us Are Dead Season 2

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Babymonster Ketagihan Ngomong Josjis saat Konser di Jakarta, Sampai Bilang Sayange ke MONSTIEZ

Babymonster Ketagihan Ngomong Josjis saat Konser di Jakarta, Sampai Bilang Sayange ke MONSTIEZ

Entertainment | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Persija Terusir dari Jakarta Saat Hadapi Arema FC, Shin Tae-yong: Sangat Disayangkan

Persija Terusir dari Jakarta Saat Hadapi Arema FC, Shin Tae-yong: Sangat Disayangkan

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Aktivis Greenpeace Aksi Naik Patung Bundaran HI, Polisi Dalami Cara Mereka Memanjat

Aktivis Greenpeace Aksi Naik Patung Bundaran HI, Polisi Dalami Cara Mereka Memanjat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'

Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Bakom RI: 10.070 unit Koperasi Desa Merah Putih Sudah Beroperasi

Bakom RI: 10.070 unit Koperasi Desa Merah Putih Sudah Beroperasi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Gonta-ganti Pelat Nomor dan Barcode demi Kuras BBM Subsidi, 4 Pelansir Ditangkap Basah di SPBU Metro

Gonta-ganti Pelat Nomor dan Barcode demi Kuras BBM Subsidi, 4 Pelansir Ditangkap Basah di SPBU Metro

Lampung | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Cuma Rp38 Ribuan, Ini Pilihan Shade Bedak Padat Mirabella Chic untuk Kulit Kuning Langsat

Cuma Rp38 Ribuan, Ini Pilihan Shade Bedak Padat Mirabella Chic untuk Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Foxconn Akuisisi Separuh Saham Mitsubishi Electric Demi Perkuat Bisnis Kendaraan Listrik

Foxconn Akuisisi Separuh Saham Mitsubishi Electric Demi Perkuat Bisnis Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×