Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ada Sistem Logistik Baru, Luhut Minta Jangan Omongan Saja Tapi Tak Jalan

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 24 September 2020 | 20:51 WIB
Ada Sistem Logistik Baru, Luhut Minta Jangan Omongan Saja Tapi Tak Jalan
Ilustrasi Luhut Binsar Panjaitan. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik peluncuran sistem National Logistic Ecosystem (NLE) yang diharapkan mampu membuat proses logistik tanah air jauh lebih baik.

Meski begitu, dia mewanti-wanti jangan sampai sistem baru tersebut tidak berjalan dengan baik, terutama saat eksekusi di lapangan.

"Langkah yang penting eksekusinya bagaimana. Karena eksekusi ini penting," kata Luhut dalam acara peluncuran tersebut yang dilakukan secara virtual pada Kamis (24/9/2020).

Lantaran itu, dia berpesan kepada jajaran terkait agar benar-benar menjalankan sistem NLE dengan baik ketika di lapangan.

"Besok saya juga mau ke Batam mau melihat demonya mengenai dari 17 layanan menjadi satu bagaimana. Jadi jangan hanya diomongin di kertas, tapi nggak jalan," kata Luhut.

Luhut pun berharap dengan NLE, biaya logistik di tanah air akan jauh lebih ramah kepada pelaku usaha dan tentunya lebih meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

"Catatan pertama cost efisiensi dari NLE ini ada cukup besar Rp 1,5 triliun hanya dari daerah batam saja. Sebagai gambaran saat ini importir melakukan sampai 17 transaksi layanan, jadi panjang sekali. Jadi sekarang ini hanya diputuskan 1," katanya.

Masalah logistik nasional merupakan salah satu unsur yang sangat menentukan daya kompetisi Perekonomian Indonesia dan upaya memperbaiki merupakan kerjasama dari semua instansi atau institusi.

Presiden telah menetapkan keppres mengenai program untuk perbaikan NLE dengan Menko Perekonomian dan Menko Marinves dan seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) yang terkait untuk ikut memperbaiki sistem logistik nasional Indonesia.

baca juga

“Biaya logistik kita dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita, terutama di ASEAN dan negara tetangga terdekat itu masih dianggap lebih tinggi dan ini menyebabkan perekonomian Indonesia perlu terus untuk memperbaiki daya kompetisinya," kata Sri Mulyani dalam video teleconference di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, setiap tahunnya para pengusaha nasional harus merogoh kocek yang lebih dalam untuk biaya logistik.

"Kita mengeluarkan lebih dari 23,5 persen dari PDB kita untuk biaya logistik, dan performance dari logistik kita dalam Ease of Doing Business (kemudahan berbisnis) kita mengenai berapa jumlah hari, jumlah jam atau waktu untuk menyelesaikan proses logistik itu belum menunjukkan suatu perbaikan yang signifikan. Oleh karena itu, upaya untuk melakukan reformasi di bidang logistik nasional menjadi keharusan,” katanya.

Pembentukan NLE diharapkan bisa menurunkan biaya logistik yang sekarang adalah 23,5 persen dari PDB menjadi 17 persen.

Penurunan sekitar 5 sampai 6 persen ini terutama akan dikontribusikan dari seluruh proses hulu hingga hilir terutama dalam menghubungkan sektor-sektor transportasi dan mensimplifikasi proses, menghilangkan repetisi dan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha.

“Reformasi ini kita harapkan sektor logistik akan makin meningkat, tidak hanya dari sisi efisiensi tapi juga dari sisi kontribusinya dalam meningkatkan daya kompetisi seluruh perekonomian nasional dan dengan adanya standar pelayanan dan transparansi akan terjadi persaingan yang sehat,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

National Logistic Ecosystem, Upaya Indonesia Perbaiki Daya Saing Logistik

National Logistic Ecosystem, Upaya Indonesia Perbaiki Daya Saing Logistik

Bisnis | Kamis, 24 September 2020 | 18:49 WIB

Sri Mulyani Punya Senjata Baru Benahi Sistem Logistik Tanah Air, Mampukah?

Sri Mulyani Punya Senjata Baru Benahi Sistem Logistik Tanah Air, Mampukah?

Bisnis | Kamis, 24 September 2020 | 18:33 WIB

Sri Mulyani Tepok Jidat Lihat Sistem Logistik Nasional

Sri Mulyani Tepok Jidat Lihat Sistem Logistik Nasional

Bisnis | Kamis, 24 September 2020 | 18:28 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×