Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani di Pesisir Pantai Cilacap Panen Raya

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 28 September 2020 | 17:07 WIB
Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani di Pesisir Pantai Cilacap Panen Raya
Ilustrasi sawah. (Dok : Kementan)

Suara.com - Walaupun dalam masa pandemi Covid-19,Kelompok Tani Sidadadi, Desa Sidaurip, di pesisir Pantai Cilacap, Jawa Tengah, berhasil panen raya di areal padi seluas 175 hektare. Panen dilakukan di lokasi Program Kementan Gerakan Percepatan Olah Tanah (GPOT), yang mana para petani terbukti sebagai ujung tombak ketahanan pangan masyarakat.

“Alhamdulillah kita petik hasilnya hari ini meskipun bangsa kita sedang dilanda Pandemi Covid 19 tapi petani disini mampu bertahan bahkan bisa terus berproduksi,” sebut Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH), Warjito mewakili Kementerian Pertanian (Kementan), Sabtu (26/9/2020).

Adapun dari total 500 hektare lahan GPOT, panen masih berlangsung, dan saat ini mencapai 300 hektare. Warjito menyebut, panen kali ini merupakan peran insan pertanian sebagai pahlawan pangan yang didukung oleh stakeholder terkait.

Kegiatan ini merupakan hasil tanam yang dilakukan secara serempak bersamaan dengan pencanangan GPOT oleh Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Cilacap pada Juni lalu.

Warjito sangat mengapresiasi petani, penyuluh, mantri tani, petugas dinas, dan seluruh jajaran instansi pertanian, yang berjuang dan aktif mengambil bagian dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

Secara terpisah, Koordinator Penyuluh di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gandrungmangun, Santoso menyatakan bersyukur atas keberhasilan kegiatan percepatan tanam. Ia mengakui, panen padi jarang mereka temui di MT II.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya, lahan sering terdampak rob, sehingga  di sini mundur jadwal tanam, bahkan terkadang membiarkan lahan bera,” ujarnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Ermawati mengatakan, Program Peningkatan Produksi Padi, Jagung maupun Kedelai terus digaungkan dengan memanfaatkan bantuan benih label ungu varietas Inpari 42.

“Kami mulai menggunakan varietas ini untuk mengantisipasi rendahnya produksi, soalnya di sini sudah turun temurun petani gunakan varietas lokal. Mudah-mudahan mampu mendongkrak produksi jika bisa beralih ke varietas unggul ini,” ujarnya.

Sementara itu, penanggungjawab kegiatan GPOT Cilacap, sekaligus Kabid Informasi dan Jaringan Laboratorium BBPPMBTPH, Trimartini menyatakan, peningkatan provitas padi menjadi salah satu strategi dalam mempersiapkan pangan. Menurut dia, penggunaan VUB Inpari 42 mampu memberikan hasil lebih baik dibanding varietas lain yang pernah dicoba di lahan terdampak banjir rob ini.

Hasil ubinan dilakukan di 2 titik sangat menggembirakan, dengan hasil rata-rata produktivitas sekitar 9,79 ton GKP per hektare.

"Harapanya, kegiatan GPOT ini terus berlanjut dengan pendekatan korporasi. Kami mengusulkan perlunya pendampingan permodalan dan dikawal langsung Bank BPD Jateng, khususnya bagi para petani yang berada di kecamatan Gandrungmangun ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

86 Karyawan Terpapar Corona, Bank Permata Sarankan Ini ke Nasabah

86 Karyawan Terpapar Corona, Bank Permata Sarankan Ini ke Nasabah

News | Senin, 28 September 2020 | 17:01 WIB

Survei BPS: Warga Sudah Patuh Protokol Kesehatan 3M, Pertahankan!

Survei BPS: Warga Sudah Patuh Protokol Kesehatan 3M, Pertahankan!

News | Senin, 28 September 2020 | 16:58 WIB

Ini Tiga Lokasi Isolasi Terkendali Pasien Covid-19 yang Dipilih Anies

Ini Tiga Lokasi Isolasi Terkendali Pasien Covid-19 yang Dipilih Anies

News | Senin, 28 September 2020 | 16:41 WIB

Wisata Virtual Study Tour di Kebun Raya Bogor

Wisata Virtual Study Tour di Kebun Raya Bogor

Foto | Senin, 28 September 2020 | 16:40 WIB

Pemerintah Sebut Dosen dan Guru Paling Awal Disuntik Vaksin Covid-19

Pemerintah Sebut Dosen dan Guru Paling Awal Disuntik Vaksin Covid-19

News | Senin, 28 September 2020 | 16:37 WIB

Dikabarkan Terpapar Covid-19, Ivan Gunawan Malah Bilang Begini

Dikabarkan Terpapar Covid-19, Ivan Gunawan Malah Bilang Begini

Riau | Senin, 28 September 2020 | 16:29 WIB

Terkini

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:32 WIB

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:27 WIB

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB