Ikut Asuransi Usaha Tani Padi, Petani di Sumbawa Barat Dipastikan Tak Rugi

Fabiola Febrinastri

Minggu, 11 Oktober 2020 | 16:57 WIB
Ikut Asuransi Usaha Tani Padi, Petani di Sumbawa Barat Dipastikan Tak Rugi
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan)

Suara.com - Para petani di Sumbawa Barat dipastikan tak akan mengalami kerugian, karena mereka sudah ikut serta dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Luas tanam di kawasan inipun bertambah, dari yang semula 337,59 hektare menjadi 450,17 hektare. 

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, dengan memanfaatkan AUTP, maka para petani bisa beraktivitas dengan tenang.

“Ancaman gagal panen tentu menjadi masalah yang sangat serius. Kita tidak mau hal ini terjadi, karena petani bisa dirugikan. Untuk itu, Kementerian Pertanian mengimbau petani untuk mengasuransikan lahan agar terhibdar dari kerugian," katanya, Jakarta, Sabtu (10/10/2020).

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy mengatakan, asuransi akan menjaga lahan dari berbagai gangguan yang menyebabkan gagal panen.

“Asuransi adalah bagian dari mitigasi bencana yang bisa menyebabkan gagal panen. Ancaman itu antara lain, kekeringan, banjir, serangan hama, cuaca ekstrem dan lainnya,” tuturnya.

Sarwo menambahkan, untuk mendapatkan perlindungan asuransi, petani bisa bergabung dalam kelompok tani.

“Di kelompok tani, banyak informasi seputar asuransi yang bisa didapat. Selain itu, mendaftar asuransi melalui kelompok tani juga lebih cepat da mudah prosesnya,” terangnya.

Sementara Kadistan Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Kabid Tanaman Pangan, Syaiful Ulum mengatakan, ancaman gagal panen terjadi saat musim kemarau.

“Kami prediksi, lahan pertanian yang mengalami gagal panen akan terus bertambah,” tuturnya.

baca juga

Namun Syaiful memastikan, semua lahan tersebut sudah diusulkan sebagai penerima Program AUTP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lumbung Padi di Kalteng Jadi Lahan Percontohan dengan Teknologi Modern

Lumbung Padi di Kalteng Jadi Lahan Percontohan dengan Teknologi Modern

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 13:24 WIB

Pastikan Proyek Lumbung Pangan Dimulai, Presiden Jokowi Kunjungi Kalteng

Pastikan Proyek Lumbung Pangan Dimulai, Presiden Jokowi Kunjungi Kalteng

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 11:33 WIB

Mentan : Masa Pandemi, Semua Lini harus Bergerak untuk Membantu

Mentan : Masa Pandemi, Semua Lini harus Bergerak untuk Membantu

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:31 WIB

Kementan Telah Salurkan Pupuk Subsidi Hingga 6,4 Juta Ton

Kementan Telah Salurkan Pupuk Subsidi Hingga 6,4 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:58 WIB

Kementan Sediakan Alsintan untuk Jadikan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern

Kementan Sediakan Alsintan untuk Jadikan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:11 WIB

Kondisi Alam Pulau Buru Dinilai Menjanjikan untuk Produktivitas Pertanian

Kondisi Alam Pulau Buru Dinilai Menjanjikan untuk Produktivitas Pertanian

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 07:12 WIB

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

×