Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengusaha Muda BRILian, Sulap Logam Jadi Cuan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:19 WIB
Pengusaha Muda BRILian, Sulap Logam Jadi Cuan
Pengusaha muda yang memberdayakan para pengrajin di Desa Cepogo. (Dok : Bank BRI).

Suara.com - Dentum palu bertemu logam nyaring terdengar. Sesekali, bunyi itu diselingi bising las. Di kejauhan, terlihat sejumlah orang tengah mengukir di atas bilah tembaga.

Kegiatan tersebut menjadi pandangan yang jamak ditemukan jika kita berkunjung ke Desa Tumang, Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Sebagai daerah sentra kerajinan logam, warga Desa Cepogo banyak yang mengandalkan mata pencahariannya sebagai pengrajin.

Rudi Hermawan, pemuda berusia 29 tahun, merupakan salah satu pengusaha muda yang memberdayakan para pengrajin di Desa Cepogo. Ia memiliki usaha kerajinan logam yang diwarisi turun temurun dari orangtuanya, bernama “Tumapel Art.”

Meski warisan, namun Rudi bisa dikatakan memulai segala pengembangan bisnisnya hampir dari nol, sekitar 11 tahun lalu atau saat usianya masih 18 tahun.

Saat itu, pertengahan 2009, Rudi berkeinginan mengembangkan usaha milik orang tuanya. Melalui berbagai pembenahan yang dilakukannya, Tumapel Art perlahan mulai berkembang. Segala perizinan usaha dibuat. Perluasan jaringan pemasaran juga dilakukan.

Upaya Rudi untuk mengembangkan Tumapel Art sempat terhenti selama 3 tahun, ketika ia harus menyelesaikan kuliah dan bekerja di luar kota. Baru pada 2016, ia kembali ke desa dan menerapkan semua ilmu dan pengalaman yang diperolehnya saat menjadi tenaga marketing di industri perbankan, untuk membesarkan Tumapel Art.

Keputusan Rudi tidak salah. Buktinya, setahun pasca Rudi kembali ke kampung halaman, meledak tren penggunaan chafing dish dari bahan kuningan. Karena ledakan tren saat itu, Rudi mulai kebanjiran pesanan.

Banyak restoran dan hotel dari berbagai daerah yang menghubunginya via akun Instagram @supplier_chafingdishmurah dan @tumapelart. Produksi Tumapel Art lantas melebihi kapasitas, hingga Rudi membangun galeri baru dan menambah tenaga kerja.

“Untuk naikkan kapasitas usaha saya akhirnya mendapat pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI mulai 2017. Dananya untuk beli bahan baku dan menambah karyawan. Alhamdulillah, omset sejak saat itu hingga tahun lalu mencapai Rp150 juta-Rp200 juta per bulan. Itu sudah termasuk pendapatan dari penjualan barang selain chafing dish,” tutur Rudi ketika dihubungi Selasa (27/10/2020). 

Sayang, kinerja positif Tumapel Art terhenti sejenak karena pandemi Covid-19. Bencana ini menyebabkan tidak ada satu pun pesanan kerajinan logam yang diterima Tumapel Art sepanjang Februari-Agustus 2020.

Terhentinya pesanan barang membuat Rudi bingung, karena ia mau tak mau harus merogoh tabungannya untuk menutup biaya sehari-hari dan membayar gaji karyawan. Bahkan, Rudi mau tak mau harus melakukan sedikit efisiensi demi keberlangsungan usahanya.

Meski demikian, Rudi tetap semangat dan gigih untuk bangkit agar usahanya bergerak kembali. Beban Rudi mulai berkurang tatkala mendapat tawaran restrukturisasi kredit dari BRI. Dia mengakui, restrukturisasi yang diperolehnya cukup mudah dan prosesnya cepat.

Dia hanya perlu mengisi formulir, sebelum akhirnya mendapat penundaan pembayaran bunga dan pokok angsuran selama 6 bulan sejak April 2020. Kini, Rudi mengaku denyut usahanya perlahan mulai berdetak kembali. Sejak new normal, pre-order chafing dish Tumapel Art kembali mengalir meski belum sebanyak waktu normal. “Sudah ada pre-order 1-2 kali dalam sebulan. Untuk satu pre-order itu biasanya seharga Rp30 juta Rp35 juta,” ujarnya.

Di tengah perjuangannya membangkitkan usahanya yang terdampak pandemi, Rudi mendapatkan berkah lainnya. Ia lolos mengikuti seleksi program Pengusaha Muda BRILian yang digelar oleh BRI pada September lalu, kini Rudi aktif dalam pelatihan yang diberikan oleh BRI.

Dalam kesempatan terpisah, Priyastomo, Direktur Bisnis Kecil, Ritel dan Menengah BRI mengungkapkan bahwa BRI terus konsisten untuk mengembangkan UMKM di Indonesia dengan melakukan berbagai program pemberdayaan dan pendampingan kepada UMKM dalam perannya sebagai Agent of Development.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Dapat BLT UMKM? Begini Cara Daftarnya

Belum Dapat BLT UMKM? Begini Cara Daftarnya

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:47 WIB

Sudah Daftar Tapi Belum Terima Bantuan UMKM? Begini Cara Ceknya

Sudah Daftar Tapi Belum Terima Bantuan UMKM? Begini Cara Ceknya

Riau | Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:19 WIB

Anda Penerima BLT UMKM Atau Ingin Mengajukannya? Ini Caranya

Anda Penerima BLT UMKM Atau Ingin Mengajukannya? Ini Caranya

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:31 WIB

Cara Mudah Mengetahui Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta di Bank BRI

Cara Mudah Mengetahui Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta di Bank BRI

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:06 WIB

Mudahkan Masyarakat saat Long Weekend, BRI Beri Layanan Terbatas

Mudahkan Masyarakat saat Long Weekend, BRI Beri Layanan Terbatas

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:37 WIB

Cara Cek Penerima BPUM UMKM BRI di eform.bri.co.id

Cara Cek Penerima BPUM UMKM BRI di eform.bri.co.id

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 10:51 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB