Polisi Akan Gratiskan Tol Jika Macet Arus Balik Tak Bisa Terurai

Iwan Supriyatna | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:49 WIB
Polisi Akan Gratiskan Tol Jika Macet Arus Balik Tak Bisa Terurai
Kendaraan memadati ruas Tol Jagorawi KM 6 di Jakarta saat libur panjang dan cuti bersama, Kamis (29/10/2020). [Antara/Hafidz Mubarak A]

Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah menyiapkan skenario guna mengurai peningkatan volume kendaraan yang kembali ke Ibu Kota saat arus balik pada hari ini Sabtu (31/10/2020) dan Minggu (1/11/2020) besok.

Dalam hal ini, kepolisian telah mengantisipasi dengan berkoordinasi dengan jajaran lainnya dalam hal pengamanan arus lalu lintas ini.

"Kami akan berjaga dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk memantau apakah peningkatan jumlah arus yang masuk Gerbang Tol Cikampek Utama dan Gerbang Tol Kalihurip Utama," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Sabtu (31/10/2020)

Sambodo menjelaskan, salah satu skenario yang telah disiapkan adalah contra flow. Jika nantinya tidak bisa dijalankan, maka polisi akan menerapkan sistem one way.

"Kami akan lakukan contra flow begitu masuk wilayah Polda Metro Jaya, kalau itupun tidak bisa juga kita laksanakan sistem one way," sambungnya.

Sambodo melanjutkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pengelola jalan tol. Jika nantinya terjadi kepadatan lalu lintas di gerbang-gerbang tol, maka akan ada patrider tambahan atau bahkan polisi akan membuka gerbang tol tersebut agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Misalnya jika ada gerbang tol antriannya cukup panjang ada petugas yang berjalan dengan membawa patrider sehingga antrian bisa terurai bahkan jika antriannya mencapai 1 km kita akan berkoordinasi supaya tidak ada pembayaran tol yang penting masyarakat bisa kembali kerumahnya masing-masing dalam keadaan aman dan lancar dan tentunya sehat," tutup Sambodo.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan berkaitan dengan libur panjang yang terhitung sejak hari Rabu (28/10/2020) hingga akhir pekan. Ribuan personel lalu lintas akan dikerahkan guna mengamankan arus lalu lintas.

Total personel yang diterjunkan berjumlah 2.999 anggota. Jumlah tersebut bakal ditempatkan si sejumlah ruas jalan tol, jalan arteri, hingga tempat wisata.

Tal hanya itu, kepolisian juga telah memprediksi titik kepadatan arus lalu lintas yang mengarah ke Cikampek, Jawa Barat. Berkenaan dengan hal itu, sejumlah skenario juga telah disiapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puncak Arus Balik Libur Panjang Diprediksi Terjadi Hari Ini dan Besok

Puncak Arus Balik Libur Panjang Diprediksi Terjadi Hari Ini dan Besok

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 09:43 WIB

Manfaatkan Momen Libur Panjang ke Ragunan, Warga: Puncak Macet!

Manfaatkan Momen Libur Panjang ke Ragunan, Warga: Puncak Macet!

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 14:41 WIB

Waspadai Terjebak Macet, Puncak Arus Balik Liburan Diprediksi Minggu

Waspadai Terjebak Macet, Puncak Arus Balik Liburan Diprediksi Minggu

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 14:35 WIB

Terkini

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:58 WIB

Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026

Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:51 WIB

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:36 WIB

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:09 WIB

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:57 WIB

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:41 WIB

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:33 WIB