Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pendekatan Digital BRI Bantu Akselerasi Inklusi Keuangan Sektor Mikro

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 05 November 2020 | 16:30 WIB
Pendekatan Digital BRI Bantu Akselerasi Inklusi Keuangan Sektor Mikro
Antrean penerima bansos di bank milik pemerintah, Kamis (22/10/2020). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus berupaya meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro dan kecil, dengan berbagai inisiatif dan pendekatan digital. Pengutamaan cara digital diterapkan agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bisa efektif membesarkan usahanya dengan memanfaatkan dukungan teknologi.

Inisiatif BRI terlihat dari terbangunnya ekosistem digital perusahaan dalam melayani nasabah. Melalui pendekatan digital, BRI dapat memenuhi segala kebutuhan nasabah secara cepat dan efektif. Cara ini juga ampuh untuk menjangkau nasabah dan pelaku usaha yang ada di penjuru negeri.

Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo mengungkapkan pendekatan digital dikedepankan BRI karena saat ini basis pelayanan keuangan masyarakat sudah berubah. Sekarang, pusat layanan keuangan bagi masyarakat tidak terpaku di kantor-kantor bank, melainkan langsung dari genggaman masing-masing nasabah.

“Revolusi industri 4.0 membuat layanan keuangan bisa diakses di manapun, kapanpun, dan untuk apapun. Ini adalah era open banking, karena itu BRI memandang pentingnya penyediaan layanan digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah,” ujar Indra dalam konferensi internasional Conxion 2020 “A Truly Connected World” yang berlangsung secara daring, Kamis (5/11/2020). 

Indra Utoyo menjadi satu-satunya tokoh dari Indonesia yang menjadi pembicara dalam konferensi yang mengulas perkembangan teknologi dan digital berskala dunia. Sejumlah pakar techno dan digital dunia yang hadir dalam event besutan Software AG di antaranya Marc Randolph (Co-founder Netflix), Ozzeir Khan (Director Digital Innovation and Architecture Division Asian Development Bank), Roland Christen (Head of Enterprise Architecture Tools & Services Credit Suisse), dan praktisi IT dan digital lainnya dari sejumlah korporasi besar di dunia.

Menurut Indra Utoyo, melalui ekosistem digital yang ada, kesulitan pengusaha kecil, petani, nelayan, dan pedagang dalam mengakses berbagai layanan finansial serta mengembangkan bisnis bisa teratasi. Segala proses dapat ditempuh secara singkat, dan berujung pada terjaganya produktivitas mereka.

Sebagai contoh, melalui ekosistem digital BRI nasabah UMKM bisa mengajukan kebutuhan pembiayaan secara daring dan diproses hanya dalam hitungan menit. Selain itu, mereka juga bisa mengambil uang tanpa harus pergi ke bank dengan memanfaatkan keberadaan 466 ribu lebih AgenBRILink di 53 ribu desa lebih di Indonesia.

“Sistem digital ini benar-benar mengedepankan kebutuhan nasabah, dan menjadikan mereka sebagai pusat orientasi layanan kami. Kemudahan melakukan transaksi keuangan mikro muncul karena digitalisasi. Pada akhirnya, nasabah yang berprofesi sebagai pedagang, petani, atau nelayan tak perlu lagi repot-repot pergi ke kantor bank hanya demi melakukan transfer, menarik uang, atau mengajukan kredit,” ujarnya.

Pendekatan digital juga mempermudah pelaku UMKM dalam mengakses pasar yang lebih luas untuk memasarkan produknya melalui platform digital BRI yakni pasar.id, stroberi dan IndonesiaMall. Dengan ketiga platform ini, pengusaha mikro dan kecil bisa menjangkau calon pembeli dari manapun, dan melayani kebutuhan mereka dengan sistem pemesanan dan pengantaran daring.

baca juga

Masyarakat yang belum memiliki rekening BRI juga bisa dengan mudah membuka tabungan tanpa harus pergi ke kantor cabang terdekat. Mereka hanya perlu mengakses laman bukarekening.bri.co.id untuk memiliki tabungan BRI, atau melalui layanan berbagai platform seperti LinkAja, Shopee, Traveloka, Tokopedia, Grab, dan BenihBaik.com.

“Layanan membuka rekening secara daring menjadi solusi bagi pengusaha kecil yang selama ini enggan memiliki tabungan karena harus meluangkan waktu untuk ke kantor bank. Sekarang, mereka bisa menjadi nasabah BRI langsung dari rumah atau tempat bekerjanya,” ujarnya.

Untuk memastikan berbagai layanan digital ini berfungsi baik, BRI memiliki platform BRIBrain yang berfungsi menyimpan, memproses dan mengonsolidasikan informasi dari berbagai aliran data. BRI juga terus memperkuat infrastruktur digital dengan pemanfaatan Artificial Intelligence dan Machine Learning.

Optimalisasi big data menjadi arah BRI untuk memperlancar dan mempercepat penyaluran kredit maupun berbagai stimulus pemerintah secara tepat sasaran kepada UMKM. Data terkait UMKM menjadi penting guna mendukung pemulihan ekonomi nasional mengingat segmen ini menjadi backbone ekonomi Indonesia. Sektor UMKM pada 2019 menjadi kontributor penting terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia, yakni sebesar 60% dan berkontribusi 14% terhadap total ekspor nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerapan Nilai Sosial dan Ekonomi Beriringan Mampu Jaga Kinerja BRI

Penerapan Nilai Sosial dan Ekonomi Beriringan Mampu Jaga Kinerja BRI

Bisnis | Rabu, 04 November 2020 | 17:46 WIB

Di Tengah Pandemi, BRI Berupaya Lakukan Transformasi Human Capital

Di Tengah Pandemi, BRI Berupaya Lakukan Transformasi Human Capital

Bisnis | Selasa, 03 November 2020 | 10:21 WIB

Sungai Bendung jadi Percontohan untuk Masyarakat Kota Palembang

Sungai Bendung jadi Percontohan untuk Masyarakat Kota Palembang

Bisnis | Senin, 02 November 2020 | 12:30 WIB

BRI Alokasikan Capex Hingga 4 Persen dari Total Pendapatan

BRI Alokasikan Capex Hingga 4 Persen dari Total Pendapatan

Bisnis | Senin, 02 November 2020 | 12:25 WIB

Modus Ibu Muda Asal Palembang, Raup Rp 1,4 Miliar Tipu Puluhan Warga Malang

Modus Ibu Muda Asal Palembang, Raup Rp 1,4 Miliar Tipu Puluhan Warga Malang

Jatim | Minggu, 01 November 2020 | 08:14 WIB

Cara Cek Penerima Bantuan UMKM di eform.bri.co.id Pakai NIK KTP

Cara Cek Penerima Bantuan UMKM di eform.bri.co.id Pakai NIK KTP

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 09:35 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×