Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Menaker ke NTT untuk Siapkan SDM Kompeten dan Berdaya Saing

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 14 November 2020 | 08:24 WIB
Menaker ke NTT untuk Siapkan SDM Kompeten dan Berdaya Saing
Menaker, Ida Fauziyah, di NTT. (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Untuk membahas isu-isu ketenagakerjaan, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah berdialog dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat. Pertemuan itu juga bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing.

"Kami datang ke NTT untuk membahas isu-isu ketenagakerjaan.
Kita sepakat akan menyiapkan sumber daya manusia di NTT, dengan peningkatan kompetensi yang akan dilakukan kerjasama antara Provinsi NTT dan pemerintah pusat,” katanya, di Kantor Gubernur NTT, Jumat, (13/11/2020).

Dalam waktu dekat, Viktor akan menyerahkan balai latihan kerja (BLK), yang selama ini dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT untuk diserahkan kepada pemerintah pusat.

“Dengan komitmen Gubernur NTT, kita akan menyiapkan SDM melalui peningkatan kompetensi dan menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah pusat dan Pemprov NTT," kata Ida.

Dalam kesempatan ini, Ida juga mengunjungi Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia Provinsi NTT.

Menurutnya, NTT termasuk provinsi yang banyak menempatkan tenaga kerja ke luar negeri. Tidak sedikit dari mereka yang bekerja di luar negeri itu tidak melalui prosedur yang resmi, sehingga upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah mempermudah masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri melalui penguatan di LTSA.

"Pemerintah Indonesia telah memiliki Undang-undang No. 18 tahun 2017, yang isinya memberikan pelindungan yang maksimal, mulai dari hulu sampai hilir, peran pemerintah desa sangat kuat sebagai garda terdepan, desa harus bisa menjadi pusat informasi pelayanan penempatan tenaga kerja di luar negeri," kata Ida.

Dalam kesempatan ini, ia juga menjelaskan beberapa program yang telah diluncurkan, salah satunya jaring pengaman sosial yang ditujukkan bagi tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan, ataupun yang tidak bisa berangkat karena negara tujuannya masih lockdown.

"Waktu ini kita gunakan untuk memberikan pelatihan keterampilan. Siapa tahu, dengan keterampilan baru, ada niat untuk membuat usaha baru, sehingga keinginan untuk kerja di luar negeri bisa digantikan dengan bekerja di dalam negeri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Berangkat, Pekerja Migran Diminta Persiapkan Diri dengan Kompetensi

Sebelum Berangkat, Pekerja Migran Diminta Persiapkan Diri dengan Kompetensi

Bisnis | Sabtu, 14 November 2020 | 08:15 WIB

Ayo Cek Saldo, Subsidi Gaji Tahap Dua Telah Cair

Ayo Cek Saldo, Subsidi Gaji Tahap Dua Telah Cair

Bisnis | Jum'at, 13 November 2020 | 11:15 WIB

UU Cipta Kerja Diharapkan Bakal Dukung Peningkatan Produktivitas Nasional

UU Cipta Kerja Diharapkan Bakal Dukung Peningkatan Produktivitas Nasional

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 17:39 WIB

Tingkatkan Kualitas Pekerja Maritim, Indonesia Kerja Sama dengan Austria

Tingkatkan Kualitas Pekerja Maritim, Indonesia Kerja Sama dengan Austria

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 06:42 WIB

Sri Mulyani Sebut UU Cipta Kerja Angin Segar Buat Pengusaha

Sri Mulyani Sebut UU Cipta Kerja Angin Segar Buat Pengusaha

Bisnis | Selasa, 10 November 2020 | 19:10 WIB

Lindungi Pekerja, Pemerintah Segera Selesaikan Aturan Turunan UU PMI

Lindungi Pekerja, Pemerintah Segera Selesaikan Aturan Turunan UU PMI

Bisnis | Selasa, 10 November 2020 | 10:36 WIB

Terkini

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:45 WIB

MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB

Emiten BCIC Sulap Tabungan Nasabah Jadi Aksi Konservasi Mangrove dan Laut

Emiten BCIC Sulap Tabungan Nasabah Jadi Aksi Konservasi Mangrove dan Laut

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

Tak Cuma Pembangkit, Transmisi Disebut Kunci Cegah Blackout Sumatra

Tak Cuma Pembangkit, Transmisi Disebut Kunci Cegah Blackout Sumatra

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG

Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:23 WIB

Investor Jepang: Indonesia Hadapi Kemandekan Ekonomi yang Berbahaya

Investor Jepang: Indonesia Hadapi Kemandekan Ekonomi yang Berbahaya

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB