Ini Kesiapan UMKM Sektor Pariwisata Menghadapi the Future of Traveling

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 07 Desember 2020 | 09:50 WIB
Ini Kesiapan UMKM Sektor Pariwisata Menghadapi the Future of Traveling
Program KUR Bank BRI. (Dok : Bank BRI).

Suara.com - Kolaborasi pemangku kepentingan antara Pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk industri perbankan, dan sektor swasta dibutuhkan untuk mendukung kebangkitan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor pariwisata dari dampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Yuana Rohmah, dalam talkshow BRI UMKM Expo[rt] Brilianpreneur 2020 yang bertajuk “Kesiapan UMKM Sektor Pariwisata dalam Menghadapi The Future of Travelling” yang digelar secara daring, Kamis (3/12/2020). 

Pandemi Virus Corona (Covid-19) telah berdampak langsung pada sektor pariwisata di dalam negeri. Aktivitas ekonomi, termasuk pariwisata mengalami kemerosotan akibat terbatasnya mobilitas masyarakat seiring penyebaran virus Corona.

Objek wisata banyak ditutup serta tingkat hunian kamar hotel dan restoran menurun dratis dibandingkan pada masa normal.

“Kami mendorong UMKM untuk kolaboratif. Pemerintah sudah mulai hadir, merangkul bahwa di masa pandemi ini (pelaku UMKM sektor pariwisata) tidak sendirian. Termasuk BRI juga membuat event ini. Tidak bisa sendirian, pemerintah harus dengan BUMN dan swasta bergandengan,” ujar Yuana.

Berdasarkan data Kemenparekraf, periode Januari – Oktober 2020 kunjungan wisatawan manca negara selama pandemiCovid 19 anjlok 72,35 persen dibandingkan periode yang sama2019. Terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) 1,5 juta orang, di antaranya 1,24 juta orang pekerja formal dan 265 ribu informal. Sebanyak 6.000 hotel okupansinya merosot hingga 60 persen. 

Yuana Rohmah mengemukakan, untuk menahan kemerosotan jumlah kunjungan wisata dan menumbuhkan kembali geliat di sektor pariwisata, Kemenparekraf melakukan berbagai strategi tanpa mengesampingkan protokol kesehatan.

“Kami di Kementerian Pariwisata berbenah, bagaimana menujukanberwisata itu aman, salah satunya dengan program Indonesia Care, di dalamnya kita melakukan sertifikasi untuk pelaku wisata dan restoran,” katanya. 

Sertifikasi itu meliputi Clean, Hygiene, Safety dan Environment (CHSE). Dengan sertifikasi ini konsumen akan merasa lebih aman. Sertifikasi ini sudah mulai dikampanyekan dan ada sekitar 10 ribu-an pelaku usaha yang mendaftar untuk memperoleh sertifikasi CHSE.

“Kami juga mendorong pelaku ekonomi kreatif terutama UMKM seperti oleh-oleh untuk bangkit dan memanfaatkan teknologi digital. Pemerintah sudah membuat gerakan Bangga Buatan Indonesia. Sudah 3,2 juta UMKM yang ikut. Mereka sudah menyadari bahwa kalau tidak bisa jualan fisik, bisa jualan online,” papar Yuana.

Dia berpesan kepada para pelaku UMKM di sektor pariwisata, pada masa pandemi ini jangan putus asa dan dapat berbenah diri. “Yang belum memiliki sertifikasi dipersiapkan, Pemerintah akan tetap hadir bagi para pelaku pariwisata dan UMKM. Karena tetap ingin menjaga pertumbuhan, juga tidak ingin kebobolan karena pandemi,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Vice President Traveloka, John Safenson menjelaskan selama masa pandemi perilaku konsumen betul-betul berubah. Untuk itu, Traveloka melakukan adaptasi, salah satunya mitra bisnis Traveloka diminta untuk menerapkan protokol kesehatan.

Terkait kesiapan menghadapi the future of traveling, menurutJohn, Traveloka terus memantau semua hal yang berhubungan dengan pariwisata. Seperti apakah pelaku wisata seperti masakapai, hotel dan restoran secara konsisten menerapkan protokol kesehatan.

“Kita harus tetap positif bahwa masa sulit ini pasti akan berlalu. Kedua kita harus tetap berusaha, kita harus tetap melihat sisi positif, justru kita prepare untuk lebih baik lagi dan menata ulang,” tegasnya.

Dampak pandemi telah memukul usaha penyedia oleh-oleh setidaknya diakui CEO Krisna Bali. Aj Krisnamengungkapkan, pandemi Covid -19 sempat membuat tempatoleh-oleh Krisna di Bali tutup hingga 6 bulan. Namun pada Agustus dan September terjadi peningkatan kunjungan wisata ke Bali dan memberikan angin segar untuk tumbuh kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM the Kilisuci, Mengusung Kain Tradisional Kembali ke Pentas Global

UMKM the Kilisuci, Mengusung Kain Tradisional Kembali ke Pentas Global

Bisnis | Senin, 07 Desember 2020 | 09:45 WIB

Pengusaha : UMKM di Era Digital harus Melek Desain dan Brand

Pengusaha : UMKM di Era Digital harus Melek Desain dan Brand

Bisnis | Senin, 07 Desember 2020 | 09:43 WIB

BRI Data Hackathon 2021 Dorong Transformasi Digital dan Literasi Data

BRI Data Hackathon 2021 Dorong Transformasi Digital dan Literasi Data

Bisnis | Senin, 07 Desember 2020 | 09:26 WIB

Kampung Coklat UMKM Binaan BRI dari Blitar Menuju Global

Kampung Coklat UMKM Binaan BRI dari Blitar Menuju Global

Bisnis | Senin, 07 Desember 2020 | 09:23 WIB

10 Desa di Indonesia Menang Program Desa BRILian 2020 dari BRI

10 Desa di Indonesia Menang Program Desa BRILian 2020 dari BRI

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 18:47 WIB

Dana Ventura Sembrani Nusantara Investasi pada Produk Minuman Lokal

Dana Ventura Sembrani Nusantara Investasi pada Produk Minuman Lokal

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 14:47 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB