Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

DPR Minta Menteri BUMN Sambut Baik Penemuan GeNose

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 21 Januari 2021 | 14:19 WIB
DPR Minta Menteri BUMN Sambut Baik Penemuan GeNose
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). [ANTARA FOTO/Adam Bariq]

Suara.com - Pendemi Covid-19 ini telah mendorong berbagai kalangan untuk melakukan inovasi. Salah satunya adalah penemuan alat deteksi virus corona yang bernama GeNose.

GeNose merupakan alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti dari Universitas Gajah Mada (UGM). Inovasi ini sempat menjadi perhatian publik dan telah mendapat izin edar dari Kemenkes pada kamis 24/12/2020 lalu.

Dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Kementerian BUMN dan PT Biofarma (Persero), Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PAN Abdul Hakim Bafagih meminta Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik karya anak bangsa tersebut.

Abdul Hakim Bafagih mendorong penggunaan GeNose secara masif di instansi dan BUMN yang dipimpinnya. Terutama adalah di titik-titik yang membutuhkan skrinning cepat seperti Bandara yang sebagian besar dimiliki PT Angkasa Pura.

“Penggunaan alat skrining cepat tersebut selain sebagai bentuk apreasiasi terhadap karya dan inovasi anak bangsa, hal ini juga turut mengurangi beban impor alat-alat kesehatan,” kata Ketua Kapoksi Komisi VI DPR RI ini ditulis Kamis (21/1/2021).

Seperti diketahui, pandemi ini cukup menguras keuangan negara dan menambah ketergantungan APBN dari utang luar negeri. Dengan mengurangi impor alat-alat kesehatan. Seharusnya beban tersebut bisa sedikit berkurang.

Selain itu kebijakan tersebut juga akan memberikan insentif bagi pelaku industri alat kesehatan dalam negeri. Sehingga ke depan supply alat-alat kesehatan dapat dipenuhi dari dalam negeri.

Dalam industri vaksin misalnya, selain membutuhkan vaksin dari luar negeri, program vaksinasi nasional juga membutuhkan vaksin dalam negeri.

Dan PT Biofarma sebagai holding BUMN Farmasi juga sedang mengembangkan industri vaksin dalam negeri yang selama ini kita kenal dengan vaksin merah putih.

ABH, demikian anggota DPR ini biasa disapa, juga berharap vaksin merah putih mendapat perhatian lebih serius agar lebih cepat menyelesaikan uji klinis dan dapat digunakan dalam program vaksinasi.

Upaya tersebut selain bisa mengatasi pandemi juga mampu berkontribusi secara ekonomi yaitu mendorong pertumbuhan dan proses recovery ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Ungkap Alasan Indonesia Lebih Pilih Vaksin Covid Buatan China

Erick Thohir Ungkap Alasan Indonesia Lebih Pilih Vaksin Covid Buatan China

Kaltim | Kamis, 21 Januari 2021 | 11:02 WIB

Indonesia Pakai Vaksin Sinovac, Ini Penjelasan dari Erick Thohir

Indonesia Pakai Vaksin Sinovac, Ini Penjelasan dari Erick Thohir

Jawa Tengah | Kamis, 21 Januari 2021 | 10:26 WIB

Erick Thohir Bongkar Alasan Indonesia Ambil Vaksin dari China

Erick Thohir Bongkar Alasan Indonesia Ambil Vaksin dari China

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2021 | 08:20 WIB

Terkini

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:32 WIB

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:27 WIB

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:04 WIB

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB