Data Ekonomi AS Menguat, Harga Minyak Dunia Melesat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2021 | 08:14 WIB
Data Ekonomi AS Menguat, Harga Minyak Dunia Melesat
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia meningkat di tengah data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang kuat serta penurunan persediaan dan keputusan OPEC Plus untuk mempertahankan pemotongan produksi.

Mengutip CNBC, Jumat (5/2/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup menguat 38 sen menjadi 58,84 dolar AS per barel, setelah sebelumnya menembus level tertinggi sejak 21 Februari di 59,04 dolar AS per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), ditutup pada 54 dolar AS per barel, naik 54 sen setelah mencapai level settlement tertinggi dalam satu tahun pada sesi Rabu, yakni 55,69 dolar AS per barel.

Data pabrik di Amerika yang kuat dan peningkatan angka pengangguran membantu mendongkrak harga minyak, kata John Kilduff, mitra di Again Capital, New York.

Departemen Perdagangan Amerika mengatakan pesanan pabrik meningkat 1,1 persen setelah melonjak 1,3 persen pada November, mengalahkan ekspektasi ekonom, sementara data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan penurunan jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran di pekan terakhir.

Investor juga memperkirakan data yang positif dari laporan ketenagakerjaan bulanan komprehensif pemerintah yang akan dirilis Jumat.

Pasar semakin didukung oleh berita bahwa kubu Partai Demokrat di Kongres Amerika mengambil langkah pertama untuk meloloskan rencana bantuan virus korona senilai 1,9 triliun dolar AS yang diusulkan Presiden Joe Biden.

Reli dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik dengan harga minyak, mengambil sebagian momentum minyak. Dolar menyentuh level tertinggi lebih dari dua bulan terhadap sekeranjang mata uang lainnya.

Rabu, Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya - yang dikenal sebagai OPEC Plus - memperpanjang pakta pasokan minyaknya pada tingkat yang ada, sebuah isyarat bahwa produsen senang pemotongan pasokan mereka menguras persediaan meski prospek pemulihan permintaan tidak pasti karena pandemi virus korona masih menghantui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Melesat Hampir 2 Persen

Harga Minyak Dunia Melesat Hampir 2 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2021 | 08:09 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus ke Level Tertingginya Dalam 1 Tahun Terakhir

Harga Minyak Dunia Tembus ke Level Tertingginya Dalam 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2021 | 08:11 WIB

Stok Menipis, Harga Minyak Dunia Langsung Naik 2 Persen

Stok Menipis, Harga Minyak Dunia Langsung Naik 2 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2021 | 07:33 WIB

Terkini

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:28 WIB

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB