Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Untuk Kemudahan PMI, Pos Indonesia Launcing Pos Migran Indonesia

Fabiola Febrinastri

Selasa, 06 April 2021 | 15:22 WIB
Untuk Kemudahan PMI, Pos Indonesia Launcing Pos Migran Indonesia
Launching Pos Migran Indonesia. (Dok : Pos Indonesia)

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang prima, baik di dalam negeri hingga ke luar negeri. Dalam upaya meningkatkan jumlah nasabah baru Giropos, salah satu program besar tahun 2021 adalah kerja sama yang dilakukan oleh Pos Indonesia dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk melakukan akuisisi pasar Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kebutuhan PMI terhadap layanan Pos Indonesia, baik dalam layanan keuangan maupun layanan akses informasi melalui jaringan pos di seluruh Indonesia menjadi dasar dari kerja sama tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, dalam Launching “Pos Migran Indonesia”, yang disiarkan secara live dari Kantor Pos Bandung dan Kantor Pos Indramayu, Selasa (6/4/2021), pukul 10.00 WIB.

Acara tersebut juga diikuti secara daring dan disiarkan lewat channel youtube Pos Indonesia.

Launching “Pos Migran Indonesia” dilakukan oleh Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi dan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, disaksikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Barat, Agus Ismail, Duta besar Indonesia Duta Besar Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, Mohamad Irzan Djohan, dan para pejabat di lingkungan Pos Indonesia.

“Pos Migran Indonesia” merupakan bentuk komitmen Pos Indonesia dalam memberikan perlindungan bagi PMI, yaitu dengan memfasilitasi layanan transaksi keuangan terpadu bagi PMI.

Pos Migran Indonesia merupakan layanan yang disediakan di Kantor Pos untuk memudahkan Calon PMI/ PMI dan keluarganya mendapatkan online akses, antara lain  Informasi Lowongan Kerja di Luar Negeri, Profil Negara Tujuan, Profil BP2MI Layanan Pos Indonesia, Digital Pospay, Kurir dan Logistik, dan Program Kemitraan Agen Pos, Pendaftaran Pendaftaran PMI Mandiri, Pengaduan Pengaduan Masalah yang dialami calon PMI/PMI, Ruang promosi produk PMI Purna Space untuk display Produk PMI Purna sekaligus mengenalkan ke Masyarakat.

Launching Pos Migran Indonesia. (Dok : Pos Indonesia)
Launching Pos Migran Indonesia. (Dok : Pos Indonesia)

Dalam sambutannya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Barat, Agus Ismail memberikan apresiasi terhadap Program Pos Migran Indonesia dalam meningkatkan palayanan bagi PMI di luar negeri untuk pengiriman uang untuk keluarga ke daerah asal.

Agus menegaskan bahwa Provinsi Jawa Barat telah disusun regulasi dan program untuk masyarakat dalam rangka memberikan perlindungan kepada PMI. Hal tersebut disahkan dalam Perda No 2 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Daerah Jawa Barat. Saat ini juga telah dipersiapkan Peraturan Gubernur terkait Perda tersebut.

baca juga

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Pos Indonesia, Faisal Rohmad Djumadi menyebutkan bahwa Pos Indonesia telah PMI sudah mulai dirintis sejak 2020.
Pos Indonesia menyediakan 2 infrastruktur, pertama adalah infrastruktur keuangan yang sangat dibutuhkan PMI. Pos Indonesia menyediakan digital platform, aplikasi berbasis mobile yakni aplikasi Pospay yang dibangun untuk memudahkan PMI menyimpan dan memenuhi kebutuhan keluarganya di Indonesia.

Disebutkan bahwa sudah ada 625 PMI yang sudah melakukan instal aplikasi mobile. Yang terbanyak adalah keluarga di Indonesia, Taiwan dan Malaysia.

“Aplikasi ini sudah mulai digunakan. Sudah ada transaksi Rp 1,8 miliar hanya dalam beberapa hari. Yang terbanyak melakukan transfer uang, melakukan pembayaran seperti membeli token listrik, pulsa telepon, pembayaran BPJS dan melakukan remitansi atau pengiriman uang dari dari Taiwan dan Malaysia ke Indonesia,” ungkap Faisal.

Ia juga menyebutkan bahwa aplikasi ini sudah mulai dimanfaatkan dan feedback dan para pengguna merasa puas.

“Tentu jasa keuangan pos ini berbeda dengan jasa keuangan yang diberikan oleh fintech lainnya, karena Pos Indonesia punya interaksi di 4800 kantor pos sehingga mereka bisa melakukan cash out. Ada 58 ribu agen pos yang tersebar desa.” tambahnya.

Selanjutnya Faisal menyebut bahwa fasilitas kedua yakni pusat informasi migran Indonesia yang disediakan oleh BP2MI yang akan diresmikan di Bandung dan Sukabumi.

“Kalau dulu, pos hanya dipakai untuk mengirimkan uang dan barang dan mengirimkan surat, maka hari ini, Pos Indonesia telah bertranformasi untuk pelayanan masyarakat, bisa untuk melegalisir Akte Kelahiran. Kantor Pos juga ditugaskan oleh pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST), ditugaskan dari Taspen untuk menyalurkan uang pensiun. Kantor Pos telah bertranformasi menjadi pusat layanan publik yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah. Kami dipercaya oleh BP2MI menambah satu lagi, layanan untuk pekerja migran. Semoga dengan bakti masyarakat, perusahaan kami akan menjadi berkah. Kami tidak akan berhenti sampai di sini dan terus membantu masyarakat Jabar khususnya, Indonesia pada umunnya dan PMI di seluruh dunia untuk terus-menerus memberikan manfaat,” pungkas Faisal.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, Mohamad Irzan Djohan WNI menyatakan bahwa kehadiran Pos Migran Indonesia ini juga membantu PMI di Oman.

“Pengalaman kami, mereka sulit mengirimkan uangnya dan bagaimana mereka mendapatkan asuransi. Kami berharap PT Pos Indonesia dapat berperan serta untuk memberikan dukungan bagi di Oman dan Yaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani menyambut baik layanan karya anak bangsa ini.

“Hari ini kita buktikan mimpi, dan kita mengambil inisiati BP2MI dan Pos Indonesia hadir menyiapkan layanan informasi dan aplikasi untuk PMI. Jika ada karya anak bangsa, apalagi Pos Indonesia bisa menyiapkan aplikasi, alat bayar untuk setiap PMI dari negaranya, kenapa kita harus memilih perusahaan asing ? Maka pilihan kita adalah Pos Indonesia mewakili merah putih,” tegas Benny.

Ia juga mengungkapkan bahwa PMI sejatinya adalah pahlawan devisa dan pejuang keluarga yang telah menyumbangkan devisa Rp 1,69 triliun per tahun. Dalam acara tersebut juga dilakukan secara live pengiriman dana dari seorang PMI di Taiwan untuk keluarganya dengan menggunakan Transaksi Pospay.

Pospay adalah Produk/Layanan Jasa Keuangan dari Pos Indonesia yang dilakukan secara online dengan layanan yang lebih lengkap dan cepat. Selain itu, masih dari Taiwan, dilakukan simulasi pembelian pulsa dengan memakai Pospay dan pengiriman uang melalui Weselpos.

Simulasi tersebut dilakukan oleh Dwi Tantri yang telah bekerja di Taiwan sejak 2008. Ia mengirimkan pulsa kepada keluarganya di Indonesia. Dalam waktu beberapa menit, pulsa tersebut telah diterima.

Seorang PMI lainnya, Indra Setiawan yang baru setahun bekerja di Taiwan juga mengirimkan uang sebesar Rp 1 juta melalui wesel pos, yang langsung diproses pengambilannya oleh keluarganya dengan dilayani oleh pegawai Pos Indonesia di Kantor Pos Bandung.

Sheila, keluarga Indra, mengaku senang dengan kemudahan yang diperoleh dari proses pengiriman dana dari keluarganya di Taiwan.

Sebagai acara puncak adalah seremoni launching “Pos Migran Indonesia”, yang dilakukan dengan menekan tombol di layar yang dilakukan oleh Faizal Rochmad Djoemadi, Benny Rhamdani dan Agus Ismail di Bantor Pos Bandung. Sementara pada waktu yang sama, peluncuran juga dilakukan di Kantor Pos Indramayu.

Launching Pos Migran Indonesia. (Dok : Pos Indonesia)
Launching Pos Migran Indonesia. (Dok : Pos Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 Ribu Karyawan Pos Indonesia Terima Vaksinasi Covid-19

12 Ribu Karyawan Pos Indonesia Terima Vaksinasi Covid-19

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 14:59 WIB

Karyawan Pos Indonesia Ikut Program Vaksinasi dari Kementerian BUMN

Karyawan Pos Indonesia Ikut Program Vaksinasi dari Kementerian BUMN

Bisnis | Selasa, 30 Maret 2021 | 16:21 WIB

Gandeng Pos Indonesia, Polri Luncurkan E-Tilang

Gandeng Pos Indonesia, Polri Luncurkan E-Tilang

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:38 WIB

Akhlak Activation, Kiat Pos Indonesia Wujudkan Nilai Budaya Perusahaan

Akhlak Activation, Kiat Pos Indonesia Wujudkan Nilai Budaya Perusahaan

Bisnis | Kamis, 25 Maret 2021 | 17:00 WIB

Salurkan BST di Wilayah Kepulauan, Pos Tanjung Pandan Gandeng Komunitas

Salurkan BST di Wilayah Kepulauan, Pos Tanjung Pandan Gandeng Komunitas

Bisnis | Rabu, 24 Maret 2021 | 09:16 WIB

Sesuai UU, Kemnaker Beri Perhatian Serius pada Kesehatan Mental Calon PMI

Sesuai UU, Kemnaker Beri Perhatian Serius pada Kesehatan Mental Calon PMI

Bisnis | Selasa, 23 Maret 2021 | 18:19 WIB

Terkini

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:45 WIB

Tan Kian Pernah Dikaitkan Kasus Asabri, Taipan Properti yang Viral Lelang Jam Rp106 Miliar

Tan Kian Pernah Dikaitkan Kasus Asabri, Taipan Properti yang Viral Lelang Jam Rp106 Miliar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:43 WIB

Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya

Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:26 WIB

Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:25 WIB

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:22 WIB

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:02 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

×