Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

India dan Brazil Lockdown, Harga Minyak Langsung Jatuh

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 03 Mei 2021 | 07:32 WIB
India dan Brazil Lockdown, Harga Minyak Langsung Jatuh
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak melemah pada aktivitas trading akhir pekan lalu. Pelemahan harga minyak seiring perluasan lockdown di India dan Brasil guna mengendalikan pandemi Covid-19.

Hal ini mengimbangi prospek bullish demand BBM musim panas serta pemulihan ekonomi.

Mengutip CNBC, Senin (3/5/2021) minyak mentah Brent turun 1,91 persen atau USD 1,31 ke harga 67,25 dolar AS per barel pada perdagangan hari terakhir untuk kontrak bulan Juni. Minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk kontrak delivery Juni ditutup turun 2,2 persen atau 1,43 juta barel di harga 63,58 dolar AS per barel.

"Pemulihan permintaan pasca-COVID-19 masih tidak merata dan lonjakan kasus di India berfungsi sebagai pengingat tepat waktu bahwa reli ke harga USD 70 terlalu dini," kata Tim Analis Energy Aspects dalam sebuah catatan.

Posisi harga 70 dolar AS per barel seperti itu kemungkinan akan dicapai hanya pada kuartal ketiga tahun ini, ketika permintaan meningkat secara material dan stok melimpah berakhir, kata mereka.

Brent berada di jalur untuk mendapatkan kenaikan sekitar 8 persen di bulan April. Sementara WTI tampak menorehkan kenaikan hampir 10 persen.

Kenaikan ini akan menjadi kenaikan bulanan kelima dalam enam bulan karena permintaan global hampir kembali ke tingkat sebelum pandemi didukung oleh stimulus fiskal dan pelonggaran penguncian virus di beberapa negara.

Sementara pengurangan produksi dari OPEC dan sekutunya termasuk Rusia mengurangi minyak mentah.

Adopsi vaksinasi Covid-19 yang lebih luas juga memulihkan kepercayaan sehingga berpotensi mengangkat permintaan minyak.

baca juga

Beberapa kota di AS menghentikan lockdown yang memicu kepercayaan akan permintaan yang lebih kuat pada bensin menjelang musim mengemudi musim panas di USA, kata analis ANZ. Sedangkan penjualan bahan bakar di Inggris mendekati level musim panas lalu.

Liburan Hari Buruh yang akan datang di China juga akan meningkatkan permintaan bahan bakar di negara konsumen minyak terbesar kedua di dunia itu.

"Optimisme baru ini membayangi kendala di India, di mana gelombang kedua infeksi COVID-19 mengakibatkan diberlakukan pembatasan baru perjalanan," kata ANZ dalam sebuah catatan.

India yang adalah negara terpadat kedua di dunia ini berada dalam krisis yang parah. Rumah sakit dan kamar mayat kewalahan, karena jumlah kasus Covid-19 mencapai 18 juta pada hari Kamis.

Pada hari Jumat, survei sektor swasta menunjukkan bahwa aktivitas pabrik Jepang berkembang pada bulan April pada laju tercepat sejak awal 2018 di tengah pemulihan permintaan global meskipun pembatasan untuk mencegah penyebaran virus corona membayangi prospek ekonomi secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Tembus 400 Ribu Kasus Baru, India Diminta Lockdown

Update Covid-19 Global: Tembus 400 Ribu Kasus Baru, India Diminta Lockdown

Health | Minggu, 02 Mei 2021 | 11:32 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Terdongkrak Data Ekonomi AS

Kenaikan Harga Minyak Dunia Terdongkrak Data Ekonomi AS

Bisnis | Jum'at, 30 April 2021 | 08:27 WIB

Update Covid-19 Global: Turki Lockdown Lagi, Warga Kumpul Lakukan Penutupan

Update Covid-19 Global: Turki Lockdown Lagi, Warga Kumpul Lakukan Penutupan

Health | Kamis, 29 April 2021 | 09:44 WIB

Terkini

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB