Bahlil Lahadalia: Investasi Jadi Pintu Masuk Terciptanya Lapangan Pekerjaan

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 05 Mei 2021 | 04:33 WIB
Bahlil Lahadalia: Investasi Jadi Pintu Masuk Terciptanya Lapangan Pekerjaan
Bahlil Lahadalia saat dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Investasi, Rabu 28 April 2021 / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut investasi menjadi pintu masuk bagi penciptaan lapangan pekerjaan di tanah air. Menurutnya, tidak mungkin lapangan pekerjaan terus tersedia apabila tidak adanya investasi.

Itu disampaikan Bahlil menyikapi hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia. Hasilnya, mayoritas responden dalam survei tersebut menginginkan pemerintah membuat program untuk penciptaan lapangan pekerjaan.

"Kami dari Kementerian Investasi/BKPM berpandangan bahwa untuk menciptakan lapangan pekerjaan di negara kita pintu masuknya adalah investasi," kata Bahlil seperti yang disiarkan melalui YouTube Indikator Politik Indonesia, Selasa (4/5/2021).

Bahlil menyebut saat ini terdapat 16 juta orang yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Jumlah tersebut terdiri dari 7 juta orang menganggur, 2,9 juta orang angkatan kerja baru setiap tahunnya dan 6 juta orang yang di-PHK akibat Covid-19.

Menurut Bahlil, pemerintah tidak bisa menampung 16 juta orang tersebut untuk bekerja sebagai pegawai negeri sipil, pegawai BUMN, ataupun instansi negara lainnya.

"Pintu masuknya adalah investasi," katanya.

Bahlil lantas menjelaskan cara untuk menciptakan lapangan pekerjaan melalui investasi, yakni membuat pengurusan izin investasi menjadi mudah melalui melalui Undang-undang Cipta Kerja. Dalam legislasi tersebut diatur bagaimana perizinan investasi bisa dilakukan melalui elektonik.

Nantinya, Kementerian Investasi/BKPM yang bakal mengelola perizinan investasi baik dari dalam maupun luar negeri.

"Baik (investasi) yang besar maupun yang kecil kita kolaborasikan maka ini menjadi momentum terpenting dalam rangka penciptaan lapangan pekerjaan untuk menumbuhkan pertumbuhan ekonomi kita yang berkeadilan."

baca juga

Sebelumnya, lembaga survei Indikator Politik Indonesia mencoba untuk menemukan pandangan publik terkait program penting yang mesti dipenuhi pemerintah dalam penanganan dampak pandemi Covid-19. Hasilnya, penyediaan lapangan pekerjaan menjadi pilihan mayoritas responden untuk mengatasi masalah pasca diterjang pandemi.

Sebanyak 1.200 responden diberikan pertanyaan "Dalam melakukan realokasi anggaran belanja pemerintah, menurut Ibu/Bapak program apa yang paling penting untuk mengatasi dampak virus corona/Covid-19?". Hasilnya, terdapat 28 persen responden yang menilai pemerintah harus membuat program penciptaan lapangan pekerjaan bagi warga yang kehilangan pekerjaan.

Kemudian, sebanyak 25,8 persen responden menilai pemerintah mesti membuat program bantuan bahan kebutuhan pokok bagi rakyat kecil.

"Sekarang paling banyak adalah lapangan pekerjaan, meskipun yang meminta sembako dan uang tunai tidak kecil, tapi yang paling banyak secara absolut adalah lapangan kerja," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi dalam paparannya secara daring, Selasa (4/5/2021).

Sementara itu, 24,7 persen responden memilih program bantuan pelaku usaha unit mikro kecil menengah (UMKM). Lebih lanjut, sebanyak 8,7 persen responden memilih program kesehatan seperti perlindungan tenaga kesehatan, beli alat-alat kesehatan, dan lain-lain.

Sedangkan 0,4 persen responden meminta pemerintah membuat program berupa bantuan untuk perusahaan seperti keringanan pajak, pemberian kredit, dan lainnya. Sisanya ada 1,4 responden memilih tidak menjawab atau tidak tahu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Bodong 212 Mart Bikin Rugi Investor Miliaran Rupiah

Investasi Bodong 212 Mart Bikin Rugi Investor Miliaran Rupiah

Bali | Rabu, 05 Mei 2021 | 03:25 WIB

Dari Demo Anti Ahok, Kini 212 Mart Diguncang Isu Kasus Investasi Bodong

Dari Demo Anti Ahok, Kini 212 Mart Diguncang Isu Kasus Investasi Bodong

Banten | Rabu, 05 Mei 2021 | 03:15 WIB

Jam Bursa Saham Pasar Reguler, Tunai dan Negosiasi dari Senin-Jumat

Jam Bursa Saham Pasar Reguler, Tunai dan Negosiasi dari Senin-Jumat

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:14 WIB

Kasus Investasi Bodong di Banyuwangi, Polisi Ringkus Satu Tersangka

Kasus Investasi Bodong di Banyuwangi, Polisi Ringkus Satu Tersangka

Malang | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:37 WIB

EleVee Penthouses & Residences Ajak Wanita Melek Investasi Properti

EleVee Penthouses & Residences Ajak Wanita Melek Investasi Properti

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 14:16 WIB

Dubes Indonesia Untuk Turki Temui Ganjar Bahas Invetasi

Dubes Indonesia Untuk Turki Temui Ganjar Bahas Invetasi

Jawa Tengah | Minggu, 02 Mei 2021 | 04:09 WIB

Investasi Rp 700 M, Perusahaan Belanda Bangun Pabrik Pakan Ternak di PIER

Investasi Rp 700 M, Perusahaan Belanda Bangun Pabrik Pakan Ternak di PIER

Jatim | Sabtu, 01 Mei 2021 | 09:24 WIB

Terkini

Hidup Lebih Lama Tak Cukup, Ini Cara Menjalani Hari agar Tetap Sehat dan Bermakna

Hidup Lebih Lama Tak Cukup, Ini Cara Menjalani Hari agar Tetap Sehat dan Bermakna

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 21:49 WIB

172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Tes, Lulus Bisa Jadi Pegawai Penuh Waktu

172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Tes, Lulus Bisa Jadi Pegawai Penuh Waktu

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:48 WIB

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

Bogor | Kamis, 17 September 2026 | 21:35 WIB

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:34 WIB

9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1

9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 21:31 WIB

DSI Harus Jadi  Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

DSI Harus Jadi Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:28 WIB

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 21:24 WIB

Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Layanan Purnajual di Balikpapan

Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Layanan Purnajual di Balikpapan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:18 WIB

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:11 WIB

Bahlil Ungkap Hasil Rapat DEN dengan Prabowo di Istana

Bahlil Ungkap Hasil Rapat DEN dengan Prabowo di Istana

Video | Kamis, 17 September 2026 | 21:10 WIB

×