Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dukung Ekspor Tanaman Hias, BNI Berikan KUR kepada Ratusan Petani

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 12:08 WIB
Dukung Ekspor Tanaman Hias, BNI Berikan KUR kepada Ratusan Petani
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Bertopi) didampingi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (Ketiga dari kiri) dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (Berkemeja putih kanan) melepas ekspor Florikultura dan benih sayuran dari 25 perusahaan eksportir ke 28 negara. Acara pelepasan ekspor ini dilaksanakan di Jungle Fest, Bogor, Jawa Barat, pada 6 Mei 2021. Ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung program ekspor komoditas florikultura dan hortikultura dengan dukungan pemerintah daerah dan BNI. (Dok.BNI)

Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan potensi bisnis ekspor di Indonesia, khususnya kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Salah satu bentuk keseriusan BNI dalam mendukung bisnis ekspor Indonesia adalah memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku UKM.

Kali ini, UKM yang disasar adalah pengembang tanaman hias. Dukungan finansial ini diberikan BNI agar para pengembang tanaman hias mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya hingga sanggup mengekspor produknya.

"Langkah ini menjadi terobosan baru dari perbankan untuk mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing UKM di pasar global pada para petani tanaman hias, sehingga nantinya turut membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional," tutur Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto.

Untuk mendukung upaya itu, BNI bekerjasama dengan CV Minaqu sebagai salah satu perusahaan eksportir tanaman hias. BNI menyalurkan KUR kepada petani florikultura yang berorientasi ekspor. Kerjasama ini diharapkan dapat mengembangkan dan meningkatkan potensi florikultura Indonesia agar semakin dilirik dunia internasional dan menjadi salah satu produk unggulan ekspor.

Budidaya Florikultura sendiri merupakan salah satu bidang usaha yang menjanjikan. Buktinya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang didampingi Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor Florikultura dan benih sayuran dari 25 perusahaan eksportir ke 28 negara. Acara pelepasan ekspor ini dilaksanakan di Jungle Fest, Bogor, Jawa Barat, pada 6 Mei 2021. Ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung program ekspor komoditas florikultura dan hortikultura.

Dalam rangkaian acara tersebut dilakukan juga penyerahan KUR BNI secara simbolis kepada 100 petani binaan CV Minaqu oleh Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Pertanian. Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto.

Sis Apik melanjutkan, selain memberikan dukungan permodalan melalui KUR, BNI juga berperan dalam membangun ekosistem pertanian florikultura dengan membentuk jaringan serta pendampingan terhadap UKM serta korporasi. Pendampingan dan pemberdayaan kelompok tani tersebut dilakukan agar dapat menjadi hub dalam jaring ekosistem yang ada.

"BNI juga mengaktifkan collection agent serta fungsi Agen46 (agen laku pandai) untuk menjadikan transaksi keuangan sebagai suatu close loop system," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya mengatakan, acara ini sangat penting karena sejalan dengan upaya pemerintah mendorong ekspor komoditas unggulan sebagai sumber devisa. Saat ini, preferensi pasar internasional mulai berubah ke arah tanaman tropis.

"Kondisi tersebut tentu memberi peluang bagi para pengusaha di dalam negeri karena potensi pengembangan tanaman hias tropis di Indonesia sangat tinggi," ucap SYL, sapaan akrab Syahrul Yasin Limpo.

Lebih jauh SYL mengatakan, Indonesia memiliki berbagai tanaman hias yang sangat khas. Tanaman-tanaman hias khas Indonesia ini ternyata dibutuhkan dan diminati hampir oleh masyarakat di seluruh negara. Di Jepang, di Asia, Saudi Arabia dan jazirah Arab lainnya, Inggris, Eropa, maupun di Benua Amerika.

"Dengan terbukanya akses pasar ekspor, maka posisi tawar petani tanaman hias semakin kuat dan menjadi solusi ekonomi di tengah pandemi saat ini," kata SYL.

Masih dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil dan Program BNI, Bambang Setyatmojo menyampaikan, realisasi KUR di sektor pertanian yang telah disalurkan selama tahun 2021 hingga bulan April sebesar Rp 2,7 triliun serta menyentuh 67 ribu penerima KUR di seluruh Indonesia.

"Harapannya, meski di tengah pandemi, BNI semakin giat mendorong UMKM-UMKM Indonesia untuk dapat melakukan kegiatan ekspor untuk dapat memulihkan ekonomi nasional yang semakin bertumbuh," Bambang Setyatmojo mengakhiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNI Sediakan Uang Tunai Rp12,9 Triliun Buat Lebaran

BNI Sediakan Uang Tunai Rp12,9 Triliun Buat Lebaran

Bisnis | Kamis, 06 Mei 2021 | 19:11 WIB

INFOGRAFIS: 10 Tanaman Hias Termahal di Indonesia

INFOGRAFIS: 10 Tanaman Hias Termahal di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 06 Mei 2021 | 05:56 WIB

Embung dan Dam Parit Jadi Solusi Masalah Kekurangan Air di Karawang

Embung dan Dam Parit Jadi Solusi Masalah Kekurangan Air di Karawang

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 17:05 WIB

BNI Mobile Banking, Mobile Apps Bank Nasional Terbaik di Indonesia

BNI Mobile Banking, Mobile Apps Bank Nasional Terbaik di Indonesia

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 17:47 WIB

Tingkatkan Indeks Pertanaman, Petani di Karawang Gencarkan Program RJIT

Tingkatkan Indeks Pertanaman, Petani di Karawang Gencarkan Program RJIT

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:31 WIB

Mentan Pastikan Layanan Karantina Lebih Cepat dan Akurat

Mentan Pastikan Layanan Karantina Lebih Cepat dan Akurat

News | Jum'at, 30 April 2021 | 18:14 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB