Hingga April 2021, Belanja Negara Sudah Mencapai Rp 723 Triliun

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 25 Mei 2021 | 16:21 WIB
Hingga April 2021, Belanja Negara Sudah Mencapai Rp 723 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, belanja negara hingga April 2021 mencapai Rp 723 triliun atau tumbuh 15,9 persen.

Peningkatan pertumbuhan belanja pemerintah pusat, didorong terjaganya pertumbuhan belanja kementerian lembaga (KL) dan non-KL.

Selain itu, juga ditopang akselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), serta penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang mendukung percepatan pemulihan.

“Ini countercyclical in action kalau bisa dikatakan. Jadi, countercyclical-nya memang dilakukan sebesar mungkin front loading pada kuartal I karena kita melihat kemarin apalagi terjadi lonjakan covid-19,” kata Sri Mulyani saat konfrensi pers APBN Kita, Selasa (25/5/2021).

Belanja negara lebih diprioritaskan untuk menangani pandemi covid 19, melindungi masyarakat, serta membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ini merupakan jaring pengaman sosial dan sekaligus pemulihan, serta menciptakan resiliency,” katanya.

Lebih lanjut, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini memaparkan belanja KL tumbuh 37,2 persen didukung belanja modal, seperti proyek infrastruktur dasar dan infrastruktur konektivitas, serta pengadaan alutsista dan almatsus (alat material khusus).

Selain itu, belanja KL digunakan untuk belanja barang berupa vaksinasi, bantuan usaha mikro, dan penyaluran berbagai program bansos.

Sementara, belanja non-KL tumbuh 17,7 persen didukung manfaat pensiun, subsidi energi dan pupuk, serta program pra kerja.

Di lain sisi, TKDD tumbuh 0,9 persen dengan komponen yang tumbuh positif pada dana bagi hasil (penyaluran kurang bayar), Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik, serta Otsus dan DIY.  

Pembiayaan investasi tumbuh 552 persen termasuk pencairan investasi pada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Jadi ini merupakan suatu action pembalikan atau penggunaan APBN yang luar biasa drastis dan forceful untuk segera mendukung pemulihan ekonomi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah Capai Rp 183 Triliun

Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah Capai Rp 183 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 11:33 WIB

Sri Mulyani Senang Masyarakat Sudah Mulai Banyak Belanja

Sri Mulyani Senang Masyarakat Sudah Mulai Banyak Belanja

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 10:47 WIB

Orang Tajir di Indonesia Pajaknya Mau Dinaikan Jadi 35 Persen

Orang Tajir di Indonesia Pajaknya Mau Dinaikan Jadi 35 Persen

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:18 WIB

Sri Mulyani Geram, Banyak Duit Pemda Masih Mengendap di Perbankan

Sri Mulyani Geram, Banyak Duit Pemda Masih Mengendap di Perbankan

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 18:34 WIB

Sri Mulyani Bicara tentang Tax Amnesty Jilid II

Sri Mulyani Bicara tentang Tax Amnesty Jilid II

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 18:03 WIB

Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dari Keinginan Jokowi

Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dari Keinginan Jokowi

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 15:05 WIB

Penerimaan Pajak Masih Minus 0,46 Persen Hingga April 2021

Penerimaan Pajak Masih Minus 0,46 Persen Hingga April 2021

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 14:19 WIB

Sri Mulyani Sedih, 67 Anak Buahnya Wafat Akibat Corona

Sri Mulyani Sedih, 67 Anak Buahnya Wafat Akibat Corona

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 13:18 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB