Seluruh Sektor Penerimaan Perpajakan Diklaim Membaik, Ini Datanya

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 25 Mei 2021 | 19:12 WIB
Seluruh Sektor Penerimaan Perpajakan Diklaim Membaik, Ini Datanya
Menteri keuangan Sri Mulyani. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Pendapatan negara diklaim membaik, karena didukung perbaikan sebagian sektor, yakni penerimaan pajak,  bea dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, penerimaan PPh Badan dan PPN Impor mampu tumbuh dua digit pada bulan April 2021, yaitu sebesar 28,3 persen dan 10 persen.

PPh Badan tumbuh ditopang oleh PPh tahunan yang melonjak akibat menurunnya kredit pajak. Itu lantaran pemanfaatan insentif fiskal, pembebasan PPh 22 impor, dan pengurangan angsuran PPh 25 tahun sebelumnya.

Menkeu menilai, kondisi perusahaan relatif lebih baik sehingga pembayaran PPh Badan meningkat pada bulan April lalu.

Sementara untuk PPN impor tumbuh positif seiring dengan aktivitas impor yang masih tumbuh karena mulai adanya geliat dari dunia usaha di dalam negeri untuk mulai melakukan kegiatan usahanya. 

"PPN dalam negeri menunjukkan perbaikan yang konsisten tumbuh positif, dan kalau kita lihat seluruh sektor menunjukkan perbaikan, ini sesuatu yang cukup baik pada bulan april," kata Sri Mulyani saat konfrensi pers virtual APBN Kita, Selasa (25/5/2021).

PPh pasal 21 membaik ditopang adanya peningkatan pembayaran atas SPT dan pembayaran PNS/TNI-Polri. Namun demikian, untuk PPh 22 impor, PPh Orang Pribadi dan PPh final masih mengalami kontraksi. 

Kemudian, bea cukai mengalami kenaikan penerimaan 36,6 persen dari target APBN atau tumbuh 36,5 persen dari tahun lalu, dengan setoran Rp78,7 triliun, lanjut Menkeu. 

"Kita lihat cukai tumbuh cukup tinggi dengan 32,8 persen. Kalau kita lihat dari sisi bea masuk, kita juga lihat adanya kenaikan, dan bea keluar juga terjadi lonjakan yang cukup tinggi dan ini disebabkan karena tadi recovery dari pemulihan dan ekspor," terang Sri Mulyani. 

Setoran cukai pada tahun 2021 ini terlihat mengalami kenaikan yaitu sebesar Rp27 triliun. Namun kalau dilihat dari produksi rokok mengalami penurunan  dari 108 miliar batang ke 101 miliar batang.

Jadi Menkeu melihat dalam hal ini ada penurunan produksi rokok, namun setoran cukai masih cukup baik. Maka, Menkeu menilai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah telah sesuai harapan. 

"PNBP kita sudah mencapai 44 persen dari target APBN atau penerimaannya mencapai Rp 131,3 triliun terutama karena sumber daya alam non migas," terangnya.

Pendapatan SDA Nonmigas tumbuh 37,3 persen. Kenaikan harga komoditas seperti batubara, emas, perak, tembaga, timah dan nikel berpengaruh terhadap sektor tersebut.

Selain itu, dukungan kenaikan dari sektor kehutanan seperti kenaikan produksi kayu, kenaikan penggunaan areal kawasan hutan, dan pembayaran piutang PNBP PKH juga penting bagi peningkatan PNBP SDA Nonmigas. 

Sementara itu, pendapatan PNBP lainnya juga tumbuh sebesar 68,2 persen yang ditunjang dari kenaikan penjualan hasil tambang batubara dan layanan PNBP oleh Kementerian/Lembaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Ramai-ramai Minta Tax Amnesty Jilid II Ditunda

Anggota DPR Ramai-ramai Minta Tax Amnesty Jilid II Ditunda

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 19:08 WIB

Hingga April 2021, Belanja Negara Sudah Mencapai Rp 723 Triliun

Hingga April 2021, Belanja Negara Sudah Mencapai Rp 723 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 16:21 WIB

Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah Capai Rp 183 Triliun

Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah Capai Rp 183 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 11:33 WIB

Sri Mulyani Senang Masyarakat Sudah Mulai Banyak Belanja

Sri Mulyani Senang Masyarakat Sudah Mulai Banyak Belanja

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 10:47 WIB

Orang Tajir di Indonesia Pajaknya Mau Dinaikan Jadi 35 Persen

Orang Tajir di Indonesia Pajaknya Mau Dinaikan Jadi 35 Persen

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:18 WIB

Sri Mulyani Geram, Banyak Duit Pemda Masih Mengendap di Perbankan

Sri Mulyani Geram, Banyak Duit Pemda Masih Mengendap di Perbankan

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 18:34 WIB

Sri Mulyani Bicara tentang Tax Amnesty Jilid II

Sri Mulyani Bicara tentang Tax Amnesty Jilid II

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 18:03 WIB

Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dari Keinginan Jokowi

Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dari Keinginan Jokowi

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 15:05 WIB

Penerimaan Pajak Masih Minus 0,46 Persen Hingga April 2021

Penerimaan Pajak Masih Minus 0,46 Persen Hingga April 2021

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 14:19 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB