Berharap Ekonomi Global Pulih, Harga Minyak Dunia Melambung 2 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 23 Juli 2021 | 07:54 WIB
Berharap Ekonomi Global Pulih, Harga Minyak Dunia Melambung 2 Persen
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melambung 2 persen lebih karena dipicu ekspektasi pasokan yang lebih ketat hingga 2021 ketika ekonomi pulih dari krisis virus corona.

Mengutip CNBC, Jumat (23/7/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak 1,56 dolar AS atau 2,2 persen menjadi 73,79 dolar AS per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menetap di posisi 71,91 dolar AS per barel, melambung 1,61 dolar AS atau 2,3 persen.

"Jatuhnya permintaan sangat dilebih-lebihkan. Permintaan tidak akan hilang, jadi kita kembali melihat pasar yang sangat ketat," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Anggota Organisasi Negara Eksportir Minyak dan produsen lain termasuk Rusia, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC Plus, pekan ini menyetujui kesepakatan untuk meningkatkan pasokan minyak sebesar 400.000 barel per hari dari Agustus hingga Desember guna mendinginkan harga dan memenuhi lonjakan permintaan.

Tetapi karena permintaan masih akan melebihi pasokan pada semester kedua tahun ini, Morgan Stanley memperkirakan Brent akan diperdagangkan pada kisaran tengah hingga atas 70-an dolar AS per barel untuk sisa tahun 2021.

"Rusia mungkin memulai proses pelarangan ekspor bensin pekan depan jika harga bahan bakar di bursa domestik tetap pada level saat ini," ujar Menteri Energi Nikolai Shulginov, lebih lanjut mengisyaratkan pasokan minyak yang lebih ketat ke depan.

Persediaan minyak mentah di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar dunia, naik tak terduga sebesar 2,1 juta barel pekan lalu menjadi 439,7 juta barel, peningkatan untuk pertama kalinya sejak Mei, menurut data Badan Informasi Energi AS.

Namun, persediaan di pusat penyimpanan minyak mentah Cushing, Oklahoma, dan titik pengiriman untuk WTI, merosot selama enam pekan berturut-turut, dan mencapai level terendah sejak Januari 2020 minggu lalu.

Permintaan bensin dan solar, menurut angka EIA, juga melonjak minggu lalu.

Analis Barclays juga memperkirakan penarikan lebih cepat dari ekspektasi dalam persediaan minyak global ke tingkat pra-pandemi, mendorong bank itu untuk menaikkan proyeksi harga minyak 2021 sebesar 3-5 dolar AS menjadi rata-rata 69 dolar AS per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Melambung 4 Persen Setelah OPEC Plus Tingkatkan Produksi

Harga Minyak Melambung 4 Persen Setelah OPEC Plus Tingkatkan Produksi

Bisnis | Kamis, 22 Juli 2021 | 07:35 WIB

Harga Minyak Dunia Akhiri Kerugian dengan Melambung 1,5 Persen

Harga Minyak Dunia Akhiri Kerugian dengan Melambung 1,5 Persen

Bisnis | Rabu, 21 Juli 2021 | 07:42 WIB

Pasokan Melimpah, Harga Minyak Dunia Turun ke Level 73 Dolar AS per Barel

Pasokan Melimpah, Harga Minyak Dunia Turun ke Level 73 Dolar AS per Barel

Bisnis | Senin, 19 Juli 2021 | 08:08 WIB

Terkini

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:33 WIB

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:30 WIB

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:20 WIB

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:14 WIB

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:13 WIB

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:03 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:59 WIB

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:43 WIB

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:41 WIB