Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Surveyor Indonesia Targetkan Pendapatan Rp 1,45 Triliun di Sepanjang 2021

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 03 Agustus 2021 | 11:08 WIB
Surveyor Indonesia Targetkan Pendapatan Rp 1,45 Triliun di Sepanjang 2021
Ilustrasi uang, pembukuan keuangan. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - PT Surveyor Indonesia (Persero) mencatatkan pendapatan usahanya sebesar Rp 1,4 triliun di sepanjang 2020.

"Kami mengucapkan syukur alhamdulilah bahwa PT Surveyor Indonesia masih bisa menghasilkan pendapatan yang cukup signifikan di usia kami 30 tahun meski di tengah pandemi seperti sekarang," kata Dirut Surveyor Indonesia, M Haris Witjaksono ditulis Selasa (3/8/2021).

Haris menunturkan, kontribusi terbesar datang dari sektor usaha jasa survei yaitu sebesar Rp 480,1 miliar. Disusul oleh jasa inspeksi sebesar Rp 398,7 miliar, jasa verifikasi sebesar Rp 290,7 miliar, jasa konsultasi sebesar Rp 163,45 miliar, jasa sertifikasi sebesar Rp 66,1 miliar dan jasa testing sebesar Rp 19,9 miliar.

"Sektor Migas & Sistem Pembangkit (41,1%), Sektor Penguatan Institusi & Kelembagaan (21,9%) Sektor Mineral & Batubara (19,5%) dan Sektor Infrastruktur (17,6%)," urainya.

Sementara itu, target pendapatan PT Surveyor Indonesia pada 2021 sebesar Rp 1,45 triliun atau tumbuh 2,8% dari realisasi pendapatan pada 2020.

Sedangkan target laba bersih sebesar Rp 154,4 Miliar yang berarti tumbuh sebesar 15,5% terhadap target laba bersih pada RKAP Tahun 2020 atau 50,8% di atas realisasi Laba Bersih tahun 2020.

"Kami merasa optimis pada 2021 ini kami akan lebih baik karena pada Semester 1 tahun ini, pendapatan kami sudah mencapai Rp 670 miliar, naik 3,0% dibandingkan dengan pendapatan semester 1 pada 2020," tutur Haris.

Laba bersih pada semester 1 2021 telah mencapai Rp 81 miliar, naik 61,2% dibandingkan dengan laba bersih semester 1 tahun 2020.

Sementara itu, dari sisi pangsa pasar berdasarkan hasil kajian KPMG, nilai pasar TIC PT Surveyor Indonesia pada 2020 di Indonesia adalah sebesar 602,8 juta dolar AS dengan average growth sebesar 5,6% per tahun.

Dengan demikian, kata Haris, berdasarkan kondisi tersebut maka market share PT Surveyor Indonesia (Persero) pada 2020 mencapai nilai 17,14%.

Ia juga menambahkan bahwa pada 2021 PT Surveyor Indonesia pada 2021 akan mengembangkan target pasarnya melalui strategic partnerships di sektor-sektor usaha, Information, Communication Technology (ICT) dan Lingkungan dan Agrikultur.

"Sektor Makanan, Kesehatan, Energi Baru Terbarukan (EBT), serta Infrastruktur Transportasi juga menjadi fokus target pengembangan pangsa pasar kami," pungkas Haris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Ini, Erick Thohir Resmikan Holding Jasa Survei

Bulan Ini, Erick Thohir Resmikan Holding Jasa Survei

Bisnis | Senin, 02 Agustus 2021 | 17:31 WIB

Gandeng Surveyor Indonesia, Telkom Mulai Program Verifikasi Pencapaian TKDN

Gandeng Surveyor Indonesia, Telkom Mulai Program Verifikasi Pencapaian TKDN

News | Kamis, 25 Maret 2021 | 12:52 WIB

Hingga Agustus, Surveyor Raup Laba Sebelum Pajak Rp 130 Miliar

Hingga Agustus, Surveyor Raup Laba Sebelum Pajak Rp 130 Miliar

Bisnis | Jum'at, 27 September 2019 | 09:05 WIB

Terkini

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB