Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

KUR BNI Buat Petani Porang, Gabung di Ekosistem Porang, Kredit Cair!

Fabiola Febrinastri

Minggu, 22 Agustus 2021 | 13:58 WIB
KUR BNI Buat Petani Porang, Gabung di Ekosistem Porang, Kredit Cair!
Presiden Joko Widodo meninjau perluasan pabrik PT Asia Prima Konjac, Madiun, Jawa Timur. (Dok: BNI)

Suara.com - Presiden Joko Widodo terus mendorong porang menjadi komoditas pertanian yang diekspor dan andalan baru sumber pangan di Tanah Air. Sejalan dengan presiden, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjadikan porang sebagai salah satu klaster unggulan yang berorientasi global.

Klasterisasi tanaman pangan unggulan ini merupakan upaya perseroan dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Klasterisasi ini juga selaras dengan upaya Kementerian BUMN, yang telah menetapkan delapan klaster pertanian, yaitu klaster padi, klaster jagung, klaster sawit, klaster tebu, klaster jeruk, klaster tanaman hias, klaster kopi, dan klaster porang.

Untuk diketahui, porang atau dalam bahasa Latin disebut Amorphopallus muelleri blume merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat glukomanan atau zat gula dalam bentuk kompleks. Porang biasanya diolah menjadi beras, shirataki, bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup.

Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik. Saat ini, porang banyak dikonsumsi China, Vietnam, hingga Jepang.

Porang merupakan komoditas baru yang dapat memberikan nilai tambah yang baik, tidak hanya bagi perusahaan pengolah porang, tetapi juga kepada lingkungan sekitar dan tingkat kesejahteraan petani. Masyarakat sekitar hutan yang sebelumnya melakukan penebangan, sekarang tidak perlu merambah hutan.

Dengan membudidayakan porang, petani bisa menghasilkan hingga Rp40 juta dalam kurun waktu 8 bulan. Capaian itu, menurut perkiraan setiap satu hektare porang yang ditanam pada musim tanam pertama.

Ini merupakan upaya kolaboratif Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN), dan pemerintah provinsi/daerah dalam mendukung sektor pertanian menuju ketahanan pangan nasional di tengah pandemi Covid - 19.

Dalam kunjungan kerjanya di Madiun pada 19 Agustus 2021, presiden melakukan groundbreaking perluasan pabrik PT Asia Prima Konjac, sekaligus meninjau proses pengolahan porang dari barang mentah menjadi barang setengah jadi. Lokasinya di Kecamatan Caruban, Madiun, Jawa Timur.

Presiden Jokowi menyempatkan diri berdialog dengan beberapa perwakilan petani porang. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan tersebut adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Direktur Utama PT Asia Prima Konjac Pin Haris dan Branch Manager BNI Madiun Suhartono.

baca juga

BNI bersinergi dengan PT Asia Prima Konjac, yang merupakan pabrik pengolahan porang untuk meningkatkan nilai ekspor komoditas porang. Peran BNI adalah memberikan dukungan pembiayaan berupa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani porang.

BNI juga bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan pendampingan dan pemberdayaan petani dengan mengintegrasikan satu ekosistem, mulai dari sisi supply yang menjamin ketersediaan kebutuhan usaha mulai dari bibit, pupuk dan alat-alat pertanian hingga menjamin ketersediaan pasar, sehingga tercipta suatu transaksi keuangan berbentuk close loop system. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekspor porang sekaligus meningkatkan kesejahteraan petaninya.

KUR Porang
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto mengatakan, dukungan BNI terhadap pertanian subsektor komoditas porang akan terus ditingkatkan seiring dengan peningkatan nilai ekspor dan perluasan area tanam komoditas porang. Porang  dapat menjadi alternatif usaha yang memiliki potensi cukup besar dan menjanjikan untuk dikembangkan.

Sis Apik menyampaikan, penyaluran KUR BNI pada sektor pertanian dilakukan secara klastering dan meliputi ekosistem dari hulu hingga hilir, pemberdayaan BNI kepada UMKM untuk memperluas akses pasar melalui Program Xpora yang mendukung produk berorientasi ekspor.

Pada kesempatan tersebut, Sis Apik juga mengutarakan, penyaluran KUR BNI telah meningkat 75 persen yoy dari sisi volume penyaluran dan 43 persen yoy dari jumlah UMKM maupun kelompok usaha kecil lainnya. Penyaluran KUR kepada klaster unggulan porang ini diharapkan membantu UMKM untuk mampu bertahan dalam menghadapi dampak wabah pandemi Covid-19.

Sampai dengan Juli 2021, realisasi penyaluran KUR BNI di sektor pertanian mencapai Rp5,1 triliun yang dirasakan oleh 116.427 penerima KUR di seluruh Indonesia. Penyaluran KUR klaster merupakan salah satu bentuk dukungan nyata BNI dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyaluran Kredit UMKM Sumut Tumbuh

Penyaluran Kredit UMKM Sumut Tumbuh

Sumut | Kamis, 19 Agustus 2021 | 06:30 WIB

Cara Lolos Kartu Prakerja Gelombang 18 dan Dapat Uang Rp 500 Juta

Cara Lolos Kartu Prakerja Gelombang 18 dan Dapat Uang Rp 500 Juta

Banten | Rabu, 11 Agustus 2021 | 09:05 WIB

KUR Pertanian, Kementan: Sangat Diminati, Rp44,5 Triliun Sudah Terealisasi

KUR Pertanian, Kementan: Sangat Diminati, Rp44,5 Triliun Sudah Terealisasi

Bisnis | Kamis, 05 Agustus 2021 | 16:20 WIB

Mampu Tumbuhkan Ekonomi Nasional, Mentan Ajak Kepala Daerah Dorong Penyerapan KUR

Mampu Tumbuhkan Ekonomi Nasional, Mentan Ajak Kepala Daerah Dorong Penyerapan KUR

Bisnis | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:45 WIB

BPUM 2021: Cara Cek Penerima Rp 1,2 Juta untuk 3 Juta UMKM, Klik di Sini

BPUM 2021: Cara Cek Penerima Rp 1,2 Juta untuk 3 Juta UMKM, Klik di Sini

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 09:18 WIB

Menko Airlangga Hartarto: Penyaluran KUR Sudah Capai Rp143 Triliun

Menko Airlangga Hartarto: Penyaluran KUR Sudah Capai Rp143 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Juli 2021 | 18:16 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×