Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Terbantu Naik

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 08:32 WIB
Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Terbantu Naik
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan akhir pekan lalu karena terbantu oleh pelemahan dolar AS.

Hal ini tetap terjadi meskipun rencana the Fed untuk mengurangi stimulus membuat emas tetap di jalur pelemahan ketiga pekan secara berturut-turut.

Mengutip CNBC, Senin (27/9/2021) harga emas di pasar spot naik 0,2 persen ke posisi USD1.746,84 per ounce setelah mencapai level terendah sejak 11 Agustus di USD1737,46. Sedangkan emas berjangka AS turun 0,1 persen ke harga USD1.747,80.

The Indeks dolar AS ke posisi terendah satu minggu pada hari Kamis, membuat emas lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lainnya.

Data lainnya jumlah klaim baru untuk tunjangan pengangguran di USA secara tak terduga naik minggu lalu, tetapi tren tetap konsisten dengan pasar tenaga kerja yang terus pulih.

Chairman the Fed Jerome Powell mengatakan proses tapering dapat selesai sekitar pertengahan tahun depan, selama pemulihan tetap di jalurnya. Pernyataan bank sentral USA minggu ini juga menyatakan kenaikan suku bunga lebih awal dari perkiraan.

Emas sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi, tetapi kenaikan suku bunga Fed akan meningkatkan biaya peluang memegang emas.

Pasar saham dunia menguat pada hari Kamis karena memudarnya kekhawatiran tentang penularan default Evergrande yang kekurangan likuiditas. Sentimen ini merusak daya tarik safe-haven emas.

Harga logam berharga lainnya, perak naik 0,5 persen menjadi USD22,61 per ounce dan naik 1 persen secara mingguan. Palladium naik 0,5 persen menjadi USD1.992,67, tetapi berada di jalur untuk penurunan minggu ketiga berturut-turut.

Sedangkan Platinum tergelincir 0,8 persen menjadi USD980,67. Namun, logam tersebut menuju kenaikan mingguan 4,3 persen, terbesar dalam enam pekan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Emas 1984 Harga Ratusan Ribu, Sekarang Dijual Seharga Rp28 Juta

Beli Emas 1984 Harga Ratusan Ribu, Sekarang Dijual Seharga Rp28 Juta

Bekaci | Jum'at, 24 September 2021 | 11:28 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok ke Rp 917.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok ke Rp 917.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 24 September 2021 | 11:01 WIB

Imbal Hasil Obligasi AS Naik Lagi, Harga Emas Dunia Kembali Turun

Imbal Hasil Obligasi AS Naik Lagi, Harga Emas Dunia Kembali Turun

Bisnis | Jum'at, 24 September 2021 | 07:57 WIB

Terkini

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:24 WIB

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:54 WIB

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:41 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB