Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Melorot Usai Catatkan Rekor Tertingginya Karena Hal Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:34 WIB
Harga Minyak Dunia Melorot Usai Catatkan Rekor Tertingginya Karena Hal Ini
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia turun setelah mencapai rekor tertinggi multi tahun pada perdagangan Senin, disebabkan karena data industri yang melemah.

Mengutip CNBC, Selasa (19/10/2021) Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 53 sen atau 0,6 persen menjadi USD84,33 per barel setelah menyentuh USD86,04 per barel, level tertinggi sejak Oktober 2018.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 16 sen atau 0,19 persen menjadi USD82,44 per barel, setelah mencapai USD83,87, tingkat tertinggi sejak Oktober 2014.

Kedua kontrak tersebut melesat setidaknya 3 persen minggu lalu. Data industri yang lebih lemah itu diperparah oleh meningkatnya ekspektasi produksi pada Senin, lebih lanjut membebani sentimen pasar.

Produksi pabrik-pabrik Amerika turun paling tajam dalam tujuh bulan sepanjang periode September karena kekurangan semikonduktor global yang berkelanjutan menekan output kendaraan bermotor, bukti lebih lanjut bahwa kendala pasokan menghambat pertumbuhan ekonomi.

"Pasar minyak dimulai dengan banyak kegembiraan, tetapi data yang lemah pada produksi industri Amerika menyebabkan orang kehilangan kepercayaan terhadap permintaan, dan China merilis data yang meningkatkan kekhawatiran itu," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di New York.

Produksi Amerika dari shale basins diperkirakan meningkat pada November, menurut laporan bulanan AS, Senin.

Produksi minyak dari cekungan Permian Texas dan New Mexico diperkirakan naik 62.000 barel per hari menjadi 4,8 juta barel per hari bulan depan, ungkap Badan Informasi Energi, dalam laporan produktivitas pengeborannya.

Total produksi minyak dari tujuh formasi shale utama diperkirakan naik 76.000 barel per hari menjadi 8,29 juta barel per hari pada bulan tersebut.

baca juga

Dorongan awal yang lebih tinggi pada sesi Senin terjadi karena pelaku pasar melihat pelonggaran pembatasan setelah pandemi Covid-19 dan musim dingin yang lebih dingin di belahan bumi utara bakal meningkatkan permintaan.

"Pelonggaran pembatasan di seluruh dunia kemungkinan akan membantu pemulihan konsumsi bahan bakar," kata analis ANZ Bank dalam sebuah catatan.

Dia menambahkan peralihan gas-ke-minyak bagi pembangkit listrik saja dapat meningkatkan permintaan sebanyak 450.000 barel per hari pada kuarter keempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Sentuh Harga Tertingginya Dalam 3 Tahun Terakhir

Harga Minyak Dunia Sentuh Harga Tertingginya Dalam 3 Tahun Terakhir

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 07:32 WIB

Kenaikan Harga Batu Bara Hingga Migas Diprediksi Picu Inflasi Internasional

Kenaikan Harga Batu Bara Hingga Migas Diprediksi Picu Inflasi Internasional

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:22 WIB

Arab Saudi Tolak Tambah Pasokan, Harga Minyak Dunia Langsung Melambung

Arab Saudi Tolak Tambah Pasokan, Harga Minyak Dunia Langsung Melambung

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 08:17 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB