Pertemuan Ditjen PSP Kementan di DIY Bahas Pentingnya Pengelolaan Lahan dan Irigasi

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:05 WIB
Pertemuan Ditjen PSP Kementan di DIY Bahas Pentingnya Pengelolaan Lahan dan Irigasi
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Salah satu pembahasan dalam Pertemuan Koordinasi dan Finalisasi Anggaran dan Kegiatan Lingkup Ditjen PSP Tahun 2022, di Yogyakarta, Jumat (22/10/2021), adalah pengelolaan lahan dan irigasi.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo berharap kegiatan ini bisa memberikan hasil positif untuk pertanian.

"Pertanian adalah sektor yang tumbuh positif selama pandemi. Tentunya kita berharap rancangan kegiatan yang akan dilakukan tahun 2022 nanti tetap membuat pertanian terdepan dan bisa memberikan dampak untuk sektor lain secara ekonomi," katanya.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil mengatakan, anggaran kegiatan yang belum di laksanakan, perlu dilakukan percepatan.

"Kita akan segera melakukan realisasi anggaran dan tidak perlu menunggu akhir tahun. Tapi tentunya dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Karena anggaran kita ini adalah anggaran negara yang tentu semua itu akan nantinya kita harus perhitungkan dan BPK akan memonitor," jelasnya.

Menurutnya, rumusan semua rencana kerja tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi dan restrukturisasi struktural. Salah satu materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah Arah Kebijakan Pembangunan Prasarana dan Sarana Pertanian Direktorat Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas yang disampaikan Noor Avianto, bahwa pentingnya pentingnya pengelolaan lahan dan irigasi.

"Padi di lahan sawah mempunyai nilai produksi dan pendapatan yang lebih tinggi daripada padi ladang. Aspek lahan dan air irigasi menjadi penting dalam usaha tani padi," jelasnya.

Dijelaskannya, kegiatan prioritas dalam dukungan prasarana dan sarana pertanian adalah peningkatan produktivitas, keberlanjutan sumber daya pertanian dan digitalisasi pertanian.

"Sementara arah kebijakan dan strategis mencakup pengelolaan lahan, termasuk lahan suboptimal, lowland, upland, dan lahan Kering. Termasuk juga efisiensi air, jalan produksi dan jalan usaha tani , pertanian digital, serta penggunaan teknologi pesawat nirawak," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Ingatkan, Pejabat Harus Berorentasi pada Pelayanan Masyarakat

Mentan Ingatkan, Pejabat Harus Berorentasi pada Pelayanan Masyarakat

News | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 20:22 WIB

Mentan: Pengairan Merupakan Kebutuhan Mendesak untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Mentan: Pengairan Merupakan Kebutuhan Mendesak untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Bisnis | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 19:21 WIB

Panen Jagung, Grobogan Mampu Pasok 30 Ribu Ton untuk Kebutuhan Pakan Ternak

Panen Jagung, Grobogan Mampu Pasok 30 Ribu Ton untuk Kebutuhan Pakan Ternak

Bisnis | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 19:14 WIB

Jalan Usaha Tani Kementan Tingkatkan Produktivitas Pertanian Tabanan

Jalan Usaha Tani Kementan Tingkatkan Produktivitas Pertanian Tabanan

Bisnis | Kamis, 07 Oktober 2021 | 21:27 WIB

Sembilan Kelompok Tani Sawah Surjan di Kulon Progo Dapat Bantuan Irigasi Springkle

Sembilan Kelompok Tani Sawah Surjan di Kulon Progo Dapat Bantuan Irigasi Springkle

Jogja | Rabu, 06 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Dorong Sektor Pertanian, Pemerintah Realisasikan Irigasi Perpipaan bagi Petani di Sorong

Dorong Sektor Pertanian, Pemerintah Realisasikan Irigasi Perpipaan bagi Petani di Sorong

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Terkini

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×