Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Kerja Sama Bareng Austria, Pemerintah Mulai Bangun BLK Maritim di Makassar

M Nurhadi, Restu Fadilah

Selasa, 23 November 2021 | 17:44 WIB
Kerja Sama Bareng Austria, Pemerintah Mulai Bangun BLK Maritim di Makassar
Groundbreaking pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim di Makassar. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai membangun Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim di Makassar. Program hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Austria ini dibiayai oleh Pemerintah Austria melalui skema soft loan.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyatakan bahwa pengembangan BLK Maritim terdiri dari 4 komponen utama yaitu konstruksi gedung; pengadaan peralatan pelatihan; pengembangan kurikulum, silabus, program dan modul pelatihan; serta pelatihan instruktur dan manajemen sesuai dengan standar Austria yang diakui di Eropa.

"Tentunya dengan kebutuhan di Indonesia, serta pelatihan instruktur dan manajemen," ucap Menaker Ida Fauziyah dalam acara Ground Breaking Ceremony Pengembangan BLK Maritim di BLK Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021).

Menaker Ida mengungkapkan, program BLK Maritim merupakan bagian dari pengembangan Vocational Training Center (VTC) di BLK Makassar. Program ini merupakan wujud dari implementasi kebijakan 9 Lompatan Besar Kemnaker, yaitu menjadikan BLK sebagai pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja yang daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa komponen dalam transformasi BLK, kata Menaker Ida, dilakukan melalui revitalisasi sarana dan prasarana serta revolusi SDM yang ada.

Menaker Ida Fauziyah berharap, proyek pengembangan BLK Maritim ini dapat membuat kontribusi yang cukup besar tidak hanya untuk masyarakat di sekitar BLK Makassar, tetapi juga ke seluruh Indonesia.

"Saya berharap kegiatan ini dapat dimulai pada tahun 2022, dengan adanya kegiatan ini dapat terjalin kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Austria khususnya di bidang pelatihan kejuruan serta dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua negara," katanya.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Budi Hartawan, menjelaskan, dalam menerapkan kebijakan transformasi BLK, perlu dilakukannya inovasi dalam pola pendanaan revitalisasi BLK baik dari segi sarana dan prasarana, program pelatihan, dan peningkatan kapasitas instruktur.

"Salah satu pola pendanaan yang dapat diimplementasikan melalui pinjaman luar negeri dari Pemerintah Austria dalam kegiatan pengembangan BLK Maritim di 3 lokasi, yaitu BBPLK Medan, BBPLK Serang, dan BLK Makassar," ucap Budi Hartawan.

Sementara itu, Kuasa Usaha Duta Besar Austria untuk Indonesia, Philipp Rössl, menyebut bahwa khusus di Makassar, pelatihan ini akan mendukung pengembangan potensi daerah di bidang perikanan dan kelautan. Pusat pelatihan kejuruan maritim akan dapat menawarkan kursus baru di bidang listrik, pengerjaan logam, teknik kelautan, pengerjaan serat kayu dan kaca, serta pengelasan.

baca juga

Pelatihan akan dilakukan secara komprehensif berupa pendalaman teori di kelas, latihan simulasi menggunakan simulator (simulator mesin dan simulator elektrik) di bengkel, dan kerja praktek di industri.

"Peran serta industri menjadi salah satu elemen utama dalam pelaksanaan program pengembangan BLK Maritim Makassar melalui pembentukan forum industri atau dewan keterampilan dari industri maritim dalam dan luar negeri yang akan memberikan pembinaan," pungkas Philipp.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantam Gelombang Covid-19 Lagi, Austria Berlakukan Pembatasan secara Nasional

Dihantam Gelombang Covid-19 Lagi, Austria Berlakukan Pembatasan secara Nasional

News | Senin, 22 November 2021 | 08:03 WIB

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Austria Bersiap Terapkan Penguncian Nasional Lagi

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Austria Bersiap Terapkan Penguncian Nasional Lagi

News | Senin, 22 November 2021 | 08:03 WIB

Minta Gubernur Segera Tetapkan UMP, Menaker: Paling Lambat 21 November 2021

Minta Gubernur Segera Tetapkan UMP, Menaker: Paling Lambat 21 November 2021

Bogor | Kamis, 18 November 2021 | 08:58 WIB

Kemnaker Umumkan Upah Minimum 2022 Naik 1,09%

Kemnaker Umumkan Upah Minimum 2022 Naik 1,09%

Bisnis | Selasa, 16 November 2021 | 19:12 WIB

Orang yang Belum Divaksinasi Covid-19 Lengkap di Austria Tak Boleh Keluar Rumah

Orang yang Belum Divaksinasi Covid-19 Lengkap di Austria Tak Boleh Keluar Rumah

Health | Senin, 15 November 2021 | 16:55 WIB

Austria Bakal Lockdown Warganya yang Ngeyel Tidak Vaksin

Austria Bakal Lockdown Warganya yang Ngeyel Tidak Vaksin

News | Jum'at, 12 November 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×