alexametrics

Penyelesaian Pengadaan Lahan Jalan Akses Makassar New Port Makin Mendesak

Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh
Penyelesaian Pengadaan Lahan Jalan Akses Makassar New Port Makin Mendesak
Deputi I KSP, Febry Calvin Tetelepta pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Akses Jalan Makassar New Port, Makassar (26/11/2021).

Penyelesaian pengadaan lahan jalan akses Makassar New Port (MNP) semakin mendesak.

Suara.com - Penyelesaian pengadaan lahan jalan akses Makassar New Port (MNP) semakin mendesak.

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta terjun langsung ke salah satu proyek strategis nasional di Sulawesi Selatan tersebut untuk menemui manajemen Pelindo.

Pada rapat koordinasi di Kantor Pelindo, Makassar, Febry menekankan perlunya kerja cepat untuk mengejar keterlambatan pencapaian target yang sudah bertumpuk.

Ketegasan Febry mengacu pada tahap pengadaan lahan yang menjadi titik awal krusial dalam kesuksesan pembangunan.

Baca Juga: Istana Tekan Pelindo: Groundbreaking Jalan Makassar New Port Harus 28 Desember 2021

"Tidak bisa tidak, groundbreaking harus dilaksanakan bulan Desember ini. Kami usulkan tanggal 28 Desember dengan syarat lahan sudah clean and clear," ujar Febry dalam keterangannya, ditulis Sabtu (27/11/2021).

Merespon pernyataan Deputi I KSP, Head of PMO Investment Arwin menyatakan, pihaknya telah turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran lahan pada 23 November 2021.

Langkah tersebut merupakan hasil dari rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh KSP empat hari sebelumnya.

"Efek dominonya membuahkan percepatan terkait pengadaan lahan yang sebelumnya sangat lambat dilakukan. Alhamdulillah dalam 3 hari sudah selesai," ucap Arwin.

Percepatan pengukuran tanah tersebut telah merampungkan pemetaan 146 bidang untuk menjadi luasan pengadaan tanah bagi jalan akses ini.

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir Blak-blakan Manfaat Penyatuan Pelindo

Setelah itu, dalam pekan ini akan diselesaikan daftar nominatif penerima uang ganti rugi (UGR).

Komentar