Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Kemenhub Serahkan Sertifikat BST dan Jaket Keselamatan ke Ratusan Pelaut

Iwan Supriyatna

Jum'at, 24 Desember 2021 | 06:06 WIB
Kemenhub Serahkan Sertifikat BST dan Jaket Keselamatan ke Ratusan Pelaut
Kemenhub Serahkan Sertifikat BST dan Jaket Keselamatan ke Ratusan Pelaut.

Suara.com - Bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu, pada tanggal 22 Desember 2021 Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang menyerahkan Sertifikat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 30 Mil kepada para nelayan dan pekerja laut tradisional di Provinsi Lampung, bertempat di halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang dan dihadiri Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Lampung, Direktur Polairud Polda Lampung, Para Kepala UPT Perhubungan Laut se Provinsi Lampung serta para pimpinan Instansi Maritim Lampung.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang, Hendri Ginting menyampaikan bahwa Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Kelas I Panjang bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran Banten telah melaksanakan kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) tentang keselamatan transportasi kepada sejumlah 120 masyarakat Provinsi Lampung yang terdiri dari awak kapal penangkap ikan tradisional (nelayan) maupun awak kapal wisata tradisional.

“Kegiatan pendidikan dan pelatihan berupa Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) serta Kecakapan berlayar sejauh 30 Mil (SKK 30 Mil) telah dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 27 September hingga 1 Oktober 2021 bertempat di Aula Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Lampung. Dan alhamdulillah pada hari ini dapat dilaksanakan penyerahan sertifikat dan alat keselamatan pelayaran kepada para peserta Diklat tersebut,” kata Hendri ditulis Jumat (24/12/2021).

Menurutnya, kegiatan DPM ini sejalan dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia, khususnya dalam mengatasi pengangguran dengan memberikan pelatihan pra kerja sebagai bentuk hadirnya Negara atau Pemerintah di tengah Masyarakat, dimana Pemerintah telah mencanangkan Program Prioritas Nasional antara lain Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan.

Seperti diketahui, Provinsi Lampung terutama di wilayah pesisir sangat banyak potensi kelautan yang ada, baik dari sisi wisata maupun sumber daya alam berupa ikan. Hal ini tentunya akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk melaut.

Dengan demikian, peningkatan keterampilan dan keahlian bidang kepelautan sangatlah dibutuhkan agar masyarakat dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan dibidang kepelautan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan serta meningkatkan taraf hidup setelah bekerja nantinya, serta membudayakan dan meningkatkan keselamatan transportasi sehingga dapat meminimalisir kecelakaan dalam bertransportasi.

“Pemerintah berharap dengan meningkatnya kompetensi dan kemampuan masyarakat, nantinya dapat memberikan kontribusi yang luas terhadap program pemerintah dalam mewujudkan keselamatan pelayaran di Provinsi Lampung serta mendukung terciptanya Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” ujar Hendri.

Lebih jauh Hendri Ginting mengatakan bahwa tugas pemerintah saat ini tidak hanya menjamin suatu kegiatan bersifat Sent (telah terkirim) namun juga harus memastikan Delivered (telah diterima) serta yang utama bukan hanya pada prosesnya namun lebih pada hasilnya.

Analogi tersebut dapat diartikan agar Diklat Pemberdayaan Masyarakat yang telah dilaksanakan ini selain tepat guna dan tepat sasaran, tetapi dapat juga langsung dirasakan manfaat atau hasilnya melalui penerbitan dan pemberian sertifikat.

baca juga

“Dari hasil kegiatan DPM yang diikuti sebanyak 120 paserta, sebanyak 118 peserta atau 98% telah dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan sertifikat BST dan SKK 30 Mil” kata Hendri.

Pada kesempatan ini, selain penyerahan sertifikat juga dilaksanakan pembagian alat keselamatan kapal berupa jaket pelampung keselamatan (life jacket) secara gratis guna mendukung keselamatan di laut.

“Life jacket ini merupakan persembahan dari instansi maritim Panjang sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari instansi maritim Panjang untuk masyarakat Provinsi Lampung” kata Hendri.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bandar Lampung, Erwin yang hadir menyaksikan kegiatan ini menyambut baik dengan dilaksanakannya DPM ini.

"Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung kami ucapan terima kasih kepada KSOP Kelas l Panjang atas terselenggaranya pelatihan BST KLM serta Kecakapan berlayar sejauh 30 Mil (SKK 30 Mil). Begitu juga kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga mendapatkan sertifikat." kata Erwin.

"Saya berharap sertifikat ini dapat bermanfaat bagi para nelayan dalam rangka meningkatkan taraf hidup serta keselamatan kerja saat dalam pelayaran. Saya juga berharap agar kegiatan ini dapat terus berlangsung karena ini saya nilai sangat baik" kata Erwin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nataru 2021, Plt Dirjen Hubla Pantau Langsung Pergerakan Angkutan Laut di Jayapura

Nataru 2021, Plt Dirjen Hubla Pantau Langsung Pergerakan Angkutan Laut di Jayapura

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 18:38 WIB

Aturan Perjalanan Gunakan Bus Diperketat selama Nataru

Aturan Perjalanan Gunakan Bus Diperketat selama Nataru

Riau | Kamis, 23 Desember 2021 | 16:21 WIB

Pengusaha Minta Zero Truk Odol 2023 Ditunda, Forum Warga Sukabumi Buka Suara

Pengusaha Minta Zero Truk Odol 2023 Ditunda, Forum Warga Sukabumi Buka Suara

Jabar | Kamis, 23 Desember 2021 | 14:58 WIB

Terkini

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!

Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160

Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya

Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan

Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

×