Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

Bank Sentral Rusia Usul Larangan Penambangan dan Aktivitas Bursa Kripto

M Nurhadi

Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
Bank Sentral Rusia Usul Larangan Penambangan dan Aktivitas Bursa Kripto
Ilustrasi Rusia. (Photo by Кирилл Жаркой on Unsplash)

Suara.com - Pada Kamis (20/1/2022) lalu, Bank sentral Rusia mengusulkan larangan penggunaan dan penambangan mata uang kripto di wilayah negara itu dengan alasan mengancam tabilitas keuangan, kesejahteraan warga, dan kedaulatan kebijakan moneter.

Usulan ini jadi salah satu tindakan represif terhadap mata uang kripto global ketika pemerintah dari Asia hingga Amerika Serikat terkait kebijakan mereka terhadap kripto.

Rusia telah berdebat selama bertahun-tahun menentang mata uang kripto, dengan mengatakan mereka dapat digunakan dalam pencucian uang atau untuk membiayai terorisme. Negara itu akhirnya memberi mereka status hukum pada 2020 tetapi melarang penggunaannya sebagai alat pembayaran.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Kamis (20/1/2022), bank sentral mengatakan permintaan spekulatif terutama menentukan pertumbuhan pesat mata uang kripto dan bahwa mereka membawa karakteristik piramida keuangan, peringatan potensi gelembung di pasar, mengancam stabilitas keuangan dan warga negara.

Bank sentral mengusulkan untuk mencegah lembaga keuangan melakukan operasi apa pun dengan mata uang kripto dan mekanisme tersebut harus dikembangkan untuk memblokir transaksi yang bertujuan membeli atau menjual mata uang kripto untuk mata uang fiat.

Larangan yang diusulkan termasuk bursa kripto. Bursa Mata Uang Kripto Binance mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya berkomitmen untuk bekerja dengan regulator dan berharap rilis laporan itu akan menelurkan dialog dengan bank sentral untuk melindungi kepentingan pengguna kripto Rusia.

Namun, aturan tersebut akan dilonggarkan bagi pengguna mata uang kripto aktif yang memiliki volume transaksi tahunan sekitar 5 miliar dolar AS.

Bank sentral mengatakan akan bekerja dengan regulator di negara-negara di mana bursa kripto terdaftar untuk mengumpulkan informasi tentang operasi klien Rusia. Ini menunjuk pada langkah-langkah yang diambil di negara lain, seperti China, untuk mengekang aktivitas mata uang kripto.

“Untuk saat ini tidak ada rencana untuk melarang mata uang kripto yang serupa dengan pengalaman China,” kata Danilova. "Pendekatan yang kami usulkan sudah cukup."

baca juga

Joseph Edwards, kepala strategi keuangan di perusahaan kripto Solrise Group, mengecilkan signifikansi laporan tersebut, dengan mengatakan tidak ada seorang pun di luar Rusia yang akan kehilangan tidur karenanya.

“Moskow, seperti Beijing, selalu mengoceh tentang 'larangan kripto', tetapi Rusia tidak pernah menjadi pilar dari setiap aspek industri dengan cara yang sama seperti yang dilakukan China pada waktu-waktu tertentu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Ketegangan dengan Barat, Rusia Kirim 2 Batalyon Rudal S-400 ke Negara Ini

Di Tengah Ketegangan dengan Barat, Rusia Kirim 2 Batalyon Rudal S-400 ke Negara Ini

Jatim | Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:08 WIB

Bank Indonesia Akui Jadi Korban Ransomware

Bank Indonesia Akui Jadi Korban Ransomware

Tekno | Kamis, 20 Januari 2022 | 18:24 WIB

Polisi Tindak Lanjuti Informasi Serangan Ransomware terhadap Bank Indonesia

Polisi Tindak Lanjuti Informasi Serangan Ransomware terhadap Bank Indonesia

Tekno | Kamis, 20 Januari 2022 | 17:55 WIB

Bank Indonesia Disebut Jadi Korban Serangan Ransomware Rusia

Bank Indonesia Disebut Jadi Korban Serangan Ransomware Rusia

Tekno | Kamis, 20 Januari 2022 | 17:45 WIB

Indodax Kembali Raih Penghargaan Startup Aset Kripto Terbaik

Indodax Kembali Raih Penghargaan Startup Aset Kripto Terbaik

Bisnis | Kamis, 20 Januari 2022 | 17:29 WIB

Harap Waspada! Ratusan Akun Crypto.com Diretas

Harap Waspada! Ratusan Akun Crypto.com Diretas

Tekno | Kamis, 20 Januari 2022 | 07:42 WIB

Terkini

BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT

BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana

Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living

Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

×