Soal Seleksi Anggota DK OJK, Faisal Basri Sebut Sulit Mengukur Kinerja OJK karena Tak Diawasi

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 11 Februari 2022 | 18:52 WIB
Soal Seleksi Anggota DK OJK, Faisal Basri Sebut Sulit Mengukur Kinerja OJK karena Tak Diawasi
Gedung Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Panitia Seleksi dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tengah memproses pemilihan calon komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2022-2027, hingga saat ini sudah ada 115 nama yang berasal dari sejumlah latar belakang ekonomi.

Menanggapi itu, Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Faisal Basri menilai momentum seleksi Anggota DK OJK ini sudah sepatutnya dijadikan momen untuk melakukan transformasi lembaga yang bertugas dalam mengatur sektor jasa keuangan tersebut.

Di sisi lain, publik juga menantikan figur DK OJK yang fresh, memiliki visi luas serta cepat dalam mengambil keputusan agar bisa memompa denyut perekonomian Indonesia.

“OJK ini kan tidak ada yang mengawasi, jadi apakah mereka membuat laporan atau tidak, lalu lapornya ke mana tidak jelas. Imbasnya, kita sulit untuk mengukur kinerjanya,” kata Faisal dalam keterangan persnya, Jumat (11/2/2022).

Menurut dia, alangkah baiknya, OJK menggunakan dana dari APBN sehingga bisa diawasi. Dirinya juga menentang jika ada wacana kembali melebur OJK dengan Bank Indonesia (BI).

Faisal yang juga Mantan Tim Satuan Tugas Mafia Migas (Satgas Mafia Migas) juga mengkritisi pembukaan lowongan DK OJK yang mengkotak-kotakan sektor jasa keuangan sehingga dalam bekerja terkesan sendiri-sendiri.

“Di dalam OJK ini kan ada kompartemen-kompartemen, ada bidang asuransi, bidang perbankan, bidang pasar modal dan lain sebagainya. Sehingga kalau ada kasus yang menyelesaikan ya kompartemen yang terkait saja. Contohnya kasus Asabri, yang mengurus ya bidang asuransi saja, bidang yang lain tidak,” ungkap Faisal.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)
Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Hal ini dinilai membuat kinerja OJK menjadi kurang optimal. Seharusnya DK OJK menjadi satu kesatuan sehingga kinerjanya menjadi lebih kuat.

“DK OJK itu kan seharusnya yang dilihat leadership-nya, visinya dan kecepatannya dalam mengambil keputusan. Sementara dalam bekerja itu kan sudah ada tim teknis. Jadi tidak perlu dikotak-kotakkan. Ini kan kalau kita lihat yang mendaftar ada yang dari orang perbankan, dari orang asuransi, ada dari pasar modal, sehingga yang ditonjolkan seolah-olah kemampuan teknisnya,” jelas Faisal.

baca juga

Menurutnya, OJK saat ini memerlukan pemimpin yang fresh dan terbebas dari beban masa lalu. Sehingga dalam bekerja mereka bisa melihat suatu masalah dengan helicopter view.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian ESDM Sebut Penambangan Andesit di Wadas Tak Miliki Izin Usaha Pertambangan, Begini Kata Ekonom Senior

Kementerian ESDM Sebut Penambangan Andesit di Wadas Tak Miliki Izin Usaha Pertambangan, Begini Kata Ekonom Senior

Jawa Tengah | Jum'at, 11 Februari 2022 | 17:31 WIB

Jawab Tudingan Faisal Basri Soal Proyek di IKN, Adik Prabowo: Ini Kebohongan Besar, Tak ada Deal Politik

Jawab Tudingan Faisal Basri Soal Proyek di IKN, Adik Prabowo: Ini Kebohongan Besar, Tak ada Deal Politik

News | Selasa, 08 Februari 2022 | 16:22 WIB

Kasus Koperasi Simpan Pinjam Bermasalah Terus Diusut, Satgas Upayakan Pembaruan UU Perkoperasian

Kasus Koperasi Simpan Pinjam Bermasalah Terus Diusut, Satgas Upayakan Pembaruan UU Perkoperasian

Bisnis | Senin, 07 Februari 2022 | 09:14 WIB

Faisal Basri Sebut Pemerintah Penyebab Harga Minyak Goreng Melonjak

Faisal Basri Sebut Pemerintah Penyebab Harga Minyak Goreng Melonjak

News | Jum'at, 04 Februari 2022 | 12:54 WIB

Terkini

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 09:25 WIB

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 09:15 WIB

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

×