Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Permainan Metaverse Berbasis Blockchain Duckie Land Bisa Datangkan Keuntungan

Iwan Supriyatna

Jum'at, 04 Maret 2022 | 06:16 WIB
Permainan Metaverse Berbasis Blockchain Duckie Land Bisa Datangkan Keuntungan
Duckie Land.

Suara.com - Duckie Land adalah permainan metaverse yang mengajak pengguna untuk mengumpulkan karakter bebek agar bisa melakukan banyak hal seperti menanam, merakit, memasak, hingga bertarung.

Pada akhirnya mereka bisa menjual “bebek virtual” dengan uang sungguhan sehingga tidaklah mengherankan bahwa permainan ini berpotensi mendatangkan keuntungan yang tidak main-main.

Janji ini disodorkan oleh permainan metaverse berbasis blockchain yaitu Duckie Land yang bisa dimainkan untuk seluruh platform yang tersedia yakni PC, Android, dan iOS. Pemilik perangkat VR juga bisa menikmati dunia metaverse secara tiga dimensi untuk berkeliling maupun berinteraksi dengan pemain lainnya.

“Duckie Land adalah game play to earn yang akan memberi nuansa baru terhadap industry gaming dan blockchain. Kami memiliki visi sebagai jembatan untuk ke dua dunia tersebut sehingga memunculkan banyak kesempatan kerja bagi masyarakat luas,” kata CEO Duckie Land, Febrian Pottanobu ditulis Jumat (4/3/2022).

Pemain Duckie Land diajak untuk mengumpulkan beragam karakter bebek, pada saat yang sama juga mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan bebek, mengembangbiakkan, atau menciptakan item berharga yang bisa dipakai selama permainan atau dijual langsung untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bebek yang dikumpulkan bisa dipersiapkan untuk menjalankan misi berupa pertempuran dengan musuh atau sesama pemain.

Sebagai permainan metaverse, pengguna bisa memiliki tanah layaknya di kehidupan nyata dimana mereka bisa diatur sekehendak hati. Di sana, mereka bisa bercocok tanam, menambang, membuat barang, membangun hingga menikmati panen.

Tidak hanya itu, pemain bisa memanfaatkan tanah di dunia metaverse ini untuk membangun komunitas bagi pemain Duckie Land lainnya untuk berdiskusi, bertransaksi, hingga membuat sesuatu.

Yang menarik, setiap bebek di permainan ini sangatlah khusus, itulah kenapa mereka diperlakukan sebagai non fungible token atau NFT yang bisa diperjualbelikan untuk mendapatkan uang tunai.

Hal ini sejalan dengan misi dari pengembang permainan yang memberi kesempatan kepada pemain untuk bisa mendapatkan kepemilikan atas aset di dalam game dan memungkinkan untuk meningkatkan nilainya dengan bermain lebih sering lagi.

baca juga

Aset digital ini bisa dijual kembali sebagai mata uang crypto atau cryptocurrencies sedangkan sumber daya yang dipergunakan di dalam permainan merupakan bagian dari blockchain itu sendiri.

Dengan demikian, Duckie Land menepis kebiasaan yang selama ini terjadi yakni pemain yang menghabiskan uang untuk mendapatkan item di dalam permainan tapi tidak diperkenankan untuk menukarkan kembali dengan uang tunai dan dibayangi oleh sanksi dari pengelola.

Melalui Duckie Land, misi sukses yang dijalani akan diganjar dengan aset yang bisa ditukar menjadi uang tunai. Begitu pula bebek yang bisa dijual kembali di pasar khusus dan mendapatkan uang tunai.

Pengembang permainan ini juga bekerja sama dengan lokapasar lokal (local marketplace) untuk memastikan transisi sesempurna mungkin antara platform blockchain dengan uang tunai dengan demikian pemain bisa bertransaksi menggunakan token dari permainan.

Untuk memainkan Duckie Land, kunjungi saja duckie.land serta mendapatkan informasi tambahan serta kesempatan mendapatkan hadiah khusus pada waktu-waktu tertentu. Di situs tersebut terdapat informasi mengenai channel informasi yang bisa dijadikan referensi untuk mendapatkan pemberitahuan terkini melalui media sosial, Youtube, Discord, dan Telegram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia, TIP dan Meta Connectivity Kolaborasi Kembangkan Metaverse

Indonesia, TIP dan Meta Connectivity Kolaborasi Kembangkan Metaverse

Tekno | Kamis, 03 Maret 2022 | 18:58 WIB

Lesti Kejora dan Rizky Billar Lirik Dunia Metaverse, Koin $Leslar Ludes dalam 30 Detik

Lesti Kejora dan Rizky Billar Lirik Dunia Metaverse, Koin $Leslar Ludes dalam 30 Detik

Entertainment | Kamis, 03 Maret 2022 | 18:12 WIB

Tiket Liga 1 Dijual dalam Bentuk NFT, Ini Cara Belinya

Tiket Liga 1 Dijual dalam Bentuk NFT, Ini Cara Belinya

Tekno | Kamis, 03 Maret 2022 | 14:16 WIB

Terkini

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:09 WIB

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:52 WIB

×