Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM Menyasar 150 Tenant

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 04 Maret 2022 | 13:24 WIB
Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM Menyasar 150 Tenant
Dok: LPDB-KUMKM

Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang

Selain Inotek Foundation, pendatang baru lembaga inkubator wirausaha LPDB-KUMKM pada tahun 2022 adalah Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang, dalam pelaksanaan program inkubator wirausaha LPDB-KUMKM tahun 2022 ini Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang difokuskan untuk melaksanakan inkubasi kepada koperasi.

Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang adalah salah satu dari 25 lembaga pendidikan Indonesia yang memperoleh fasilitasi inkubator bisnis dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,

Sebagai lembaga Pendidikan tinggi Universitas Negeri Semarang memiliki Program Studi Ekonomi Koperasi yang merupakan bekal akademik dalam menginkubasi koperasi. Unique value lainnya, keberadaan KPRI Handayani Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai laboratorium nyata dalam tata kelola koperasi yang menjadikan Inkubator UNNES menjadi lembaga yang tepat dalam pengelolaan koperasi yang baik dan benar.

Rita Apriyanti Staff dari Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang menjelaskan, bergabungnya Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang dengan program inkubator wirausaha LPDB-KUMKM dalam rangka mendorong inkubasi kepada koperas-koperasi di Indonesia.

Target dari Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang dalam program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM tahun 2022 yaitu dapat memfasilitasi 20 koperasi untuk mengikuti kegiatan inkubasi dan terdapat 7 buah proposal dari koperasi yang lolos tahapan tata usaha LPDB-KUMKM.

Rita menjelaskan, dalam menjaring koperasi potensial pihaknya melakukan upaya dengan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi UKM Propinsi dan Dinas Koperasi UMKM Kota/Kabupaten serta Dekopin. Selain itu, melakukan jumput bola dengan menghubungi langsung, dengan memberikan informasi program inkubator wirausaha.

Harapannya mampu menjaring koperasi sebanyak-banyaknya agar bisa memilih koperasi yang memiliki potensi dan bisa menyejahterakan anggotanya maupun masyarakat secara luas.

"Tata kelola bisnis koperasi yang belum baik secara umum, dapat didampingi model pembelajaran mentoring dengan koperasi yang sudah dikelola secara baik. Namun demikin, juga perlu diawali dengan pemahaman tentang kelembagaan Koperasi yang berbeda dengan lembaga bisnis yang bukan koperasi," kata Rita.

baca juga

Alif Learning Center (ALEC)

ALEC merupakan merupakan lembaga Inkubator pertama yang memiliki badan hukum koperasi. ALEC sendiri menjalankan pelatihan agribisnis dengan nilai-nilai syariah, kualitas produk dengan edukasi pertanian berstandar Internasional, pemberdayaan masyarakat, dan kepastian adanya offtaker. Model bisnis Inkubator ini yaitu Integrated Farming with Technology and Information (Infratani), packing house, dan platform virtual market Alifmart yang merupakan upaya mendorong ketahanan pangan berbasis kemandirian ekonomi pondok pesantren.

Inkubator ALEC itu sendiri telah berdiri dan terdaftar di Kementerian Koperasi dan UKM sejak bulan September 2021. Inkubator ALEC melakukan kerja sama tidak hanya dengan pasar nasional tetapi juga edukasi pertanian dari lembaga internasional, sehingga pelaksanaan kegiatan inkubasi akan menghasilkan produk-produk pertanian berstandar internasional.

Terbukti, selama ini Kopontren Al-Ittifaq telah membantu memasarkan produk pertanian dengan menggunakan konsep (B2B) business to business dengan berbagai modern market mulai dari Superindo, Yogya, AEON, Pasar Induk, hingga sektor hotel, catering, dan restoran.

Adapun fokus kegiatan program inkubasi tahun 2022, ALEC akan fokus melakukan inkubasi agribisnis terhadap 50 tenant dengan focus produk adalah pertanian. Inkubasi akan dilakukan dua (2) batch dengan masing-masing batch akan berlangsung tiga (3) bulan untuk 25 tenant. ALEC melaksanakan inkubasi tidak tertutup dengan melibatkan lingkungan Koperasi atau Pondok Pesantren tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar, sehingga ekonomi masyarakat turut terberdayakan dan memberikan kepastian adanya offtaker bagi tenant mitra tanam pasca inkubasi yang menjadikan harga stabil.

Adapun target dari inkubator Alif Learning Center dapat menginkubasi sebanyak 50 tenant dan 20 tenant mendapatkan jumlah perjanjian kerja sama antara tenant dengan offtaker atau buyer.
Silvie Fauziah Shiddiq Staff dari Lembaga Inkubator Alif Learning Center (ALEC) menjelaskan, bergabungnya ALEC dengan program inkubator wirausaha LPDB-KUMKM adalah untuk membantu para tenant (anggota koperasi) untuk meningkatkan usahanya dalam sektor pertanian.

Menurut Silvie, sebagai lembaga inkubator dari sektor pertanian bergabung dengan program inkubator wirausaha LPDB-KUMKM untuk mendorong dan membantu para tenant inkubasi menjalankan good agriculture practice dan good handling practice.

Supomo menambahkan, dengan bertambahnya tiga lembaga inkubator baru yang memiliki uniqe value masing-masing lembaga inkubator tersebut bisa memberikan pilihan bagi para koperasi dan startup untuk memilih lembaga inkubator yang sesuai dengan pola bisnis yang dijalankan.

“Dengan begitu program inkubator wirausaha kami memiliki keragaman dan pilihan, kedepan diharapkan koperasi bisa menjadi lembaga pembiayaan yang memberikan pembiayaan kepada startup, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi bisnis koperasi dan juga startup itu sendiri,” kata Supomo.

Selain itu, dengan program inkubator wirausaha LPDB-KUMKM juga diharapkan menjadi akselerasi pertumbuhan wirausaha baru di Indonesia. "Pertumbuhan rasio kewirausahaan harus terus ditingkatkan agar Indonesia menjadi negara maju, upaya ini yang LPDB-KUMKM terus lakukan," pungkas Supomo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang yang Hendak Berjualan di Sirkuit Mandalika Saat MotoGP Nanti Harus Tetap Beli Tiket

Pedagang yang Hendak Berjualan di Sirkuit Mandalika Saat MotoGP Nanti Harus Tetap Beli Tiket

Bali | Rabu, 23 Februari 2022 | 12:59 WIB

DPR Komisi VII Dorong Industri Pemberdayaan UMKM Indonesia

DPR Komisi VII Dorong Industri Pemberdayaan UMKM Indonesia

DPR | Rabu, 23 Februari 2022 | 12:18 WIB

Menteri BUMN Apresiasi Upaya BRI Dukung UMKM Go Digital Melalui Penyediaan Pasar Online

Menteri BUMN Apresiasi Upaya BRI Dukung UMKM Go Digital Melalui Penyediaan Pasar Online

Surakarta | Rabu, 23 Februari 2022 | 13:00 WIB

Sepanjang 2021, BRI Telah Salurkan Total Kredit Sebesar Rp1.042,97 Triliun

Sepanjang 2021, BRI Telah Salurkan Total Kredit Sebesar Rp1.042,97 Triliun

Jatim | Rabu, 23 Februari 2022 | 12:30 WIB

Erick Thohir: Pemberdayaan UMKM BRI Jadi Lokomotif Ekonomi Pro-Rakyat

Erick Thohir: Pemberdayaan UMKM BRI Jadi Lokomotif Ekonomi Pro-Rakyat

Bisnis | Rabu, 23 Februari 2022 | 11:39 WIB

UMKM Nusa Tenggara Barat Siap Sambut MotoGP 2022

UMKM Nusa Tenggara Barat Siap Sambut MotoGP 2022

Bisnis | Rabu, 23 Februari 2022 | 10:17 WIB

Terkini

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB