Pedagang Kurangi Pasokan Energi dari Rusia, Harga Minyak Mentah Bakal Makin Meroket?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 14 April 2022 | 10:30 WIB
Pedagang Kurangi Pasokan Energi dari Rusia, Harga Minyak Mentah Bakal Makin Meroket?
Migas Rusia (VOA Indonesia)

Suara.com - Sejumlah perusahaan perdagangan global berencana mengurangi pembelian minyak mentah dari perusahaan yang dikendalikan Rusia guna menghindari pelanggaran sanksi Uni Eropa terhadap Rusia.

Hingga kini, Uni Eropa belum memberlakukan larangan impor minyak Rusia sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina, lantaran masih adanya negara anggota mereka yang sangat bergantung pada energi Rusia, seperti Jerman.

Narasumber terkait menyebut, perusahaan perdagangan berusaha mengurangi pembelian dari kelompok energi Rusia Rosneft karena mereka berusaha untuk mematuhi bahasa dalam sanksi Uni Eropa yang ada yang dimaksudkan untuk membatasi akses Rusia ke sistem keuangan internasional

Kata-kata sanksi Uni Eropa mengecualikan pembelian minyak dari Rosneft atau Gazpromneft, yang tercantum dalam undang-undang, dianggap sebagai "sangat diperlukan" untuk memastikan keamanan energi Eropa.

Pedagang bergulat dengan apa arti "sangat diperlukan", kata sumber itu. Ini mungkin mencakup kilang minyak yang menerima minyak Rusia melalui pipa captive, tetapi mungkin tidak mencakup pembelian dan penjualan minyak Rusia oleh perantara.

Mereka memotong pembelian untuk memastikan mereka mematuhinya pada 15 Mei, ketika pembatasan Uni Eropa mulai berlaku.

Dimasukkannya perusahaan infrastruktur negara Rusia Transneft yang memiliki pelabuhan dan jaringan pipa utama akan menambah lapisan kerumitan lebih lanjut untuk setiap penjualan di masa depan.

Trafigura, pembeli minyak utama Rusia, mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya “akan mematuhi sepenuhnya semua sanksi yang berlaku. Kami mengantisipasi volume perdagangan kami akan semakin berkurang mulai 15 Mei.”

Vitol, pembeli besar lainnya, menolak mengomentari batas waktu 15 Mei. Vitol sebelumnya mengatakan volume perdagangan minyak Rusia "akan berkurang secara signifikan pada kuartal kedua karena kewajiban kontrak berjangka saat ini menurun," dan akan menghentikan perdagangan minyak Rusia pada akhir 2022.

Perang dan sanksi terhadap Rusia telah menyebabkan banyak pembeli Barat minyak mentah Rusia seperti Shell menghentikan pembelian spot baru.

Penyulingan di Eropa menjadi semakin enggan untuk memproses minyak mentah Rusia. Itu telah mengganggu ekspor Rusia, meskipun pembelian oleh India dan Turki telah menutupi beberapa pemotongan tersebut. Penjualan ke China juga terus berlanjut.

Volume Rosneft dan Gazpromneft menyumbang 29 juta barel, atau hampir 1 juta barel per hari (bph) pada April, yang merupakan lebih dari 40 persen dari keseluruhan ekspor minyak mentah Ural dari pelabuhan barat Rusia pada April, menurut rencana pemuatan.

Badan Energi Internasional mengatakan pada Rabu (13/4/2022) pasokan minyak Rusia bisa turun 3 juta barel per hari mulai Mei.

Rosneft menolak berkomentar. Gazpromneft tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Pembeli minyak Rusia lainnya, Gunvor dan Glencore, menolak mengomentari dampak tenggat waktu.

Perusahaan perdagangan energi menghadapi risiko kepatuhan dan reputasi dari serangkaian sanksi Barat saat ini. Mereka harus memeriksa dengan cermat entitas mana yang dapat mereka bayar serta kewarganegaraan karyawan mereka. Juga, tidak adanya larangan langsung memperumit pemutusan kontrak yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Perang Rusia - Ukraina, Sampah Depok Belum di Buang ke Nambo Bogor

Imbas Perang Rusia - Ukraina, Sampah Depok Belum di Buang ke Nambo Bogor

Bogor | Kamis, 14 April 2022 | 08:41 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Meski Banjir Pasokan dari AS

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Meski Banjir Pasokan dari AS

Bisnis | Kamis, 14 April 2022 | 08:30 WIB

Konflik Rusia Ukraina Dikhawatirkan Merembet Jadi 'Perang Besar', IMF Hingga Bank Dunia Imbau Cabut Larangan Ekspor

Konflik Rusia Ukraina Dikhawatirkan Merembet Jadi 'Perang Besar', IMF Hingga Bank Dunia Imbau Cabut Larangan Ekspor

Bisnis | Kamis, 14 April 2022 | 07:58 WIB

Lagi, Ibu Dan Anak Asal Rusia Kehabisan Uang di Nusa Penida Hingga Hidup dari Belas Kasihan Warga Lokal

Lagi, Ibu Dan Anak Asal Rusia Kehabisan Uang di Nusa Penida Hingga Hidup dari Belas Kasihan Warga Lokal

Bali | Kamis, 14 April 2022 | 07:34 WIB

Rusia Klaim Kemenangan Di Mariupol: 1.026 Marinir Ukraina Menyerah

Rusia Klaim Kemenangan Di Mariupol: 1.026 Marinir Ukraina Menyerah

News | Kamis, 14 April 2022 | 08:30 WIB

Jelang Lebaran, Harga Minyak Goreng Curah di Garut Berangsur Turun

Jelang Lebaran, Harga Minyak Goreng Curah di Garut Berangsur Turun

Jabar | Kamis, 14 April 2022 | 03:33 WIB

Terkini

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:37 WIB

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:33 WIB

Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta - Cikampek Siang Ini

Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta - Cikampek Siang Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:17 WIB

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB