Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Eropa 'Terpecah' Usai Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Sejumlah Negara

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 01 Juni 2022 | 10:17 WIB
Eropa 'Terpecah' Usai Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Sejumlah Negara
Pipa gas di stasiun kompresor Atamanskaya, fasilitas proyek Power Of Siberia Gazprom di luar kota Svobodny, di Amur, Rusia, 29 November 2019. (ANTARA/Reuters/Maxim Shemetov/as)

Suara.com - Semakin banyak negara Eropa yang kehilangan pasokan energi mereka usai Rusia memperketat penangguhan pasokan gas pada Selasa (31/5/2022).

Hal ini menyusul keputusan Gazprom yang mematikan pasokan ke beberapa negara "tidak bersahabat" yang telah menolak untuk menerima skema pembayaran rubel-untuk-gas Moskow.

Langkah raksasa gas Rusia itu adalah pembalasan terbaru terhadap sanksi Barat yang dijatuhkan pada Moskow setelah invasi 24 Februari ke Ukraina, meningkatkan pertempuran ekonominya dengan Brussels dan mendorong harga gas Eropa lebih tinggi.

Gazprom mengatakan, pihaknya telah sepenuhnya memutuskan pasokan gas ke pedagang gas Belanda, GasTerra.

Selain itu juga akan berhenti pada 1 Juni aliran gas ke Orsted Denmark dan Shell Energy untuk kontrak pasokan gas ke Jerman, setelah keduanya gagal melakukan pembayaran dalam rubel.

Pengumuman tersebut menyusul kesepakatan Senin (30/5/2022) oleh para pemimpin Uni Eropa untuk memotong impor Uni Eropa dari minyak Rusia sebesar 90 persen pada akhir tahun, yang merupakan tanggapan terberat blok itu terhadap invasi.

Perusahaan gas Belanda, GasTerra mengatakan, telah mengontrak di tempat lain untuk 2 miliar meter kubik (bcm) gas yang diperkirakan akan diterima dari Gazprom hingga Oktober.

"Ini belum dilihat sebagai ancaman terhadap pasokan," kata juru bicara Kementerian Perekonomian Pieter ten Bruggencate.

Orsted, yang juga mengatakan tidak ada risiko langsung untuk pasokan gas Denmark, mengatakan pada Selasa (31/5/2022) akan beralih ke pasar gas Eropa untuk mengisi kesenjangan.

"Gas untuk Denmark harus, sebagian besar, dibeli di pasar gas Eropa. Kami berharap ini bisa terjadi," kata Kepala Eksekutif Orsted Mads Nipper dalam sebuah pernyataan tak lama setelah pengumuman Gazprom, dikutip via Antara.

Kontrak gas bulan depan naik sekitar 5,0 persen pada Selasa (31/5/2022) sore menjadi sekitar 91,05 euro/MWh tetapi tetap jauh di bawah level tertinggi di atas 300 euro/MWh yang dicapai pada awal Maret.

"Sementara pasar sebagian besar memperkirakan kedua perusahaan akan terputus, perkembangan ini akan membuat keseimbangan pasokan-permintaan jauh lebih ketat," kata analis ICIS Tom Marzec-Manser di Twitter.

Aliran gas Rusia ke Jerman melalui pipa Nord Stream turun pada Selasa (31/5/2022) yang menurut para analis kemungkinan karena terputusnya jaringan ke Belanda.

Moskow telah menghentikan pasokan gas alam ke Bulgaria, Polandia dan Finlandia dengan alasan penolakan mereka untuk membayar dalam rubel Rusia.

Namun demikian, perusahaan Jerman, Italia dan Prancis mengatakan mereka akan terlibat dengan skema untuk mempertahankan pasokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Batasi Ekspor Pupuk Antisipasi Dampak Panjang Sanksi Barat

Rusia Batasi Ekspor Pupuk Antisipasi Dampak Panjang Sanksi Barat

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2022 | 09:38 WIB

Balasan Rusia ke Sejumlah Negara Eropa, Keran Gas Bakal Dimatikan Per 1 Juni Ini

Balasan Rusia ke Sejumlah Negara Eropa, Keran Gas Bakal Dimatikan Per 1 Juni Ini

Jatim | Rabu, 01 Juni 2022 | 09:14 WIB

Ukraina Ngotot Minta Bantuan Roket Canggih AS, Presiden Biden: Saya Tidak Akan Kirim Apapun

Ukraina Ngotot Minta Bantuan Roket Canggih AS, Presiden Biden: Saya Tidak Akan Kirim Apapun

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2022 | 08:44 WIB

Ribuan Jenis Benih Tanaman Ukraina Terancam Hilang Untuk Selamanya Akibat Dihancurkan Rusia

Ribuan Jenis Benih Tanaman Ukraina Terancam Hilang Untuk Selamanya Akibat Dihancurkan Rusia

Bali | Rabu, 01 Juni 2022 | 08:09 WIB

Temui Mendag Singapura, Menteri Investasi Ungkap Alasan Indonesia Hentikan Ekspor Listrik

Temui Mendag Singapura, Menteri Investasi Ungkap Alasan Indonesia Hentikan Ekspor Listrik

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2022 | 07:55 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Tipis Dampak 'Keretakan' Negara Anggota OPEC+

Harga Minyak Dunia Turun Tipis Dampak 'Keretakan' Negara Anggota OPEC+

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2022 | 07:25 WIB

Terkini

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB