Rusia Prioritaskan Minyak Mentah untuk Asia Pasca Sanksi dari Uni Eropa

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 08 Juni 2022 | 11:27 WIB
Rusia Prioritaskan Minyak Mentah untuk Asia Pasca Sanksi dari Uni Eropa
Ilustrasi kapal tanker.[unsplash]

Suara.com - Rusia menaikkan ekspor minyak dari pelabuhan timur utama Kozmino guna memenuhi permintaan dari Asia dan mengantisipasi dampak panjang sanksi dari Uni Eropa.

Melansir dari Reuters, Rusia saat ini mengupayakan perubahan rute ekspor energi dari Barat ke Asia menggunakan kapal tanker meski hal itu tidak menutup potensi biaya mahal dan izin yang rumit akibat sanksi Barat.

Perusahaan pipa gas Rusia, Transneft, telah meningkatkan jumlah minyak mentah yang dipompa ke Kozmino pada rute minyak utama Asia, jalur pipa East Siberia Pacific Ocean (ESPO), sebesar 70.000 barel per hari (bph) dengan menggunakan bahan tambahan kimia untuk mempercepat aliran minyak.

Sumber yang tidak mau disebut namanya itu menjelaskan, Rusia berencana mengirim tambahan 80.000 barel minyak mentah ESPO Blend per hari ke Kozmino melalui kereta api dari Meget.

Jalur Kozmino kemungkinan digunakan untuk meningkatkan pemuatan keseluruhan menjadi sekitar 900.000 barel per hari di bulan-bulan mendatang, dari rata-rata sekitar 750.000 barel per hari sepanjang tahun ini. Pada 2021, jalur Kozmino memuat sekitar 720.000 bph (35,1 juta ton).

Ekspor minyak ESPO melalui Kozmino direncanakan mencapai tertinggi sepanjang masa sekitar 880.000 barel per hari pada Juli, dua sumber mengatakan.

Uni Eropa mengumumkan embargonya terhadap minyak Rusia pekan lalu, dengan mengatakan akan menghentikan impor 90 persen minyak dan produk dari Rusia mulai akhir tahun.

Perusahaan-perusahaan di China, yang telah berulang kali mengkritik sanksi Barat terhadap Moskow, dan di India telah membeli lebih banyak minyak Rusia dalam beberapa bulan terakhir di tengah penurunan harga.

Pipa ESPO, yang menghubungkan ladang minyak Siberia Rusia ke Kozmino dan pelanggan China melalui darat, memiliki kapasitas keseluruhan 1,64 juta barel per hari.

Kozmino saat ini memiliki kapasitas untuk menangani pemuatan hingga 1,1 juta barel per hari, salah satu sumber mengatakan, tetapi kapasitas pipa dan rel yang terbatas tidak akan memungkinkannya mencapai tingkat itu tanpa pekerjaan konstruksi lebih lanjut.

Peningkatan muatan minyak dari Kozmino dapat memaksanya untuk menggunakan lebih banyak kapal Suezmax, yang biasanya membawa masing-masing 800.000-1 juta barel. Biasanya memuat kapal Aframax yang membawa 500.000-750.000 barel, yang dianggap lebih populer di kalangan pembeli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ukraina Kesulitan Ekspor 22 Juta Ton Gandum Akibat Konflik, Distribusi Hanya Lewat Darat

Ukraina Kesulitan Ekspor 22 Juta Ton Gandum Akibat Konflik, Distribusi Hanya Lewat Darat

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2022 | 11:01 WIB

Dubes Ukraina Sebut Indonesia dan G20 Punya Peran Penting Selesaikan Konflik Rusia

Dubes Ukraina Sebut Indonesia dan G20 Punya Peran Penting Selesaikan Konflik Rusia

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2022 | 10:48 WIB

6 Fakta Kazakhstan, Negara yang Memiliki Beragam Etnis

6 Fakta Kazakhstan, Negara yang Memiliki Beragam Etnis

Your Say | Rabu, 08 Juni 2022 | 09:41 WIB

Ancaman Putin ke Barat dan Serangan Rudal Rusia ke Ukraina yang Hantam Fasilitas Perbaikan Kereta Api

Ancaman Putin ke Barat dan Serangan Rudal Rusia ke Ukraina yang Hantam Fasilitas Perbaikan Kereta Api

Video | Rabu, 08 Juni 2022 | 10:15 WIB

Indonesia dan Arab Saudi Bahas Situasi Perang di Ukraina

Indonesia dan Arab Saudi Bahas Situasi Perang di Ukraina

Jatim | Rabu, 08 Juni 2022 | 07:10 WIB

Bertemu Dubes Uni Eropa, Menkominfo Jajaki Kerja Sama Bidang Digital

Bertemu Dubes Uni Eropa, Menkominfo Jajaki Kerja Sama Bidang Digital

Tekno | Selasa, 07 Juni 2022 | 22:38 WIB

Terkini

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:46 WIB

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:59 WIB

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:31 WIB

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:04 WIB

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:59 WIB

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58 WIB