Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Lelang Sukuk Negara Berada di Bawah Target, 'Hanya' Rp6,02 Triliun

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2022 | 23:52 WIB
Lelang Sukuk Negara Berada di Bawah Target, 'Hanya' Rp6,02 Triliun
Ilustrasi Sukuk Ritel (Antara)

Suara.com - Pemerintah serap dana Rp6,02 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp12,75 triliun.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui keterangan resmi pada Selasa (12/7/2022), menyebutkan hasil lelang sukuk ini sedikit di bawah target Rp7 triliun.

Untuk seri SPNS10012023, seluruh penawaran masuk sebesar Rp0,15 triliun dimenangkan dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 2,35 persen.

Imbal hasil terendah dan tertinggi masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 10 Januari 2023 sama-sama mencapai 2,35 persen.

Untuk seri PBS031, jumlah dimenangkan mencapai Rp5,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,35165 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Juli 2024 ini mencapai Rp8 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 5,3 persen dan tertinggi 6 persen.

Untuk seri PBS032, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,12553 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Juli 2026 ini mencapai Rp1,23 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,05 persen dan tertinggi 6,4 persen.

Untuk seri PBS029, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,075 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,23924 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini mencapai Rp2,33 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 7,21 persen dan tertinggi 7,57 persen.

Untuk seri PBS034, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,28857 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 15 Juni 2039 ini mencapai Rp0,51 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,23 persen dan tertinggi 7,48 persen.

Untuk seri PBS033, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,33614 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 15 Juni 2047 ini mencapai Rp0,51 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,3 persen dan tertinggi 7,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Rubah Aturan, Kini Lelang Produk UMKM Dan Benda Sitaan Kena Bea 0%

Sri Mulyani Rubah Aturan, Kini Lelang Produk UMKM Dan Benda Sitaan Kena Bea 0%

Bisnis | Senin, 11 Juli 2022 | 10:21 WIB

UMKM Yang Ikut Lelang Pemerintah Masih Sangat Minim

UMKM Yang Ikut Lelang Pemerintah Masih Sangat Minim

| Sabtu, 09 Juli 2022 | 08:26 WIB

Pembiayaan SBSN 2022 Sasar Bidang Pendidikan, Rp41,7 Miliar untuk Bangun Gedung di UIN Sunan Kalijaga

Pembiayaan SBSN 2022 Sasar Bidang Pendidikan, Rp41,7 Miliar untuk Bangun Gedung di UIN Sunan Kalijaga

Jogja | Jum'at, 08 Juli 2022 | 20:32 WIB

Sukuk Negara Mendukung Konektivitas dan Peningkatan Mutu Pendidikan Provinsi D.I. Yogyakarta

Sukuk Negara Mendukung Konektivitas dan Peningkatan Mutu Pendidikan Provinsi D.I. Yogyakarta

Jogja | Jum'at, 08 Juli 2022 | 20:08 WIB

Buka Pool Lelang Baru, Auksi Siap Penuhi Kebutuhan Market di Wilayah Jateng

Buka Pool Lelang Baru, Auksi Siap Penuhi Kebutuhan Market di Wilayah Jateng

Bisnis | Jum'at, 08 Juli 2022 | 15:34 WIB

Jalur Kereta dan Underpass di Kulon Progo Kelar Dibangun, Wamen Keuangan Tandatangani Prasasti Penanda Aset SBSN di YIA

Jalur Kereta dan Underpass di Kulon Progo Kelar Dibangun, Wamen Keuangan Tandatangani Prasasti Penanda Aset SBSN di YIA

Jogja | Kamis, 07 Juli 2022 | 21:02 WIB

Terkini

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 16:06 WIB

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB