Hitung-hitungan Menkeu Sri Mulyani Soal Anggaran Subsidi Energi Tahun Depan

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 13 Juli 2022 | 17:30 WIB
Hitung-hitungan Menkeu Sri Mulyani Soal Anggaran Subsidi Energi Tahun Depan
Menkeu Sri Mulyani memberikan sambutan dalam Acara Sustainable Finance: Instrument and Management in Achieving Sustainable Development of Indonesia, Rabu (13/7/2022). [Tangkapan layar]

Suara.com - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu), masih terus memantau perkembangan harga komoditas energi global pada tahun depan. Pasalnya, jika ada kenaikan harga pada komoditas ini pemerintah juga akan menyiapkan tambahan anggaran subsidi.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, besaran anggaran subsidi energi ini akan sangat tergantung dari kondisi pasar energi.

Saat ini, harga komoditas energi melonjak sangat tinggi, semisal harga minyak mentah yang sempat tembus USD140/barel dan harga batu bara acuan global yang melesat imbas perang Rusia-Ukraina.

Tak hanya komoditas energi, untuk sektor pangan pun ikut melonjak seperti gandum hingga pupuk yang saat ini harganya mahal.

"Jadi besaran subsidi yang ada di dalam APBN, satu tergantung dari harga market global. Kita sekarang coba untuk melihat forecast tahun depan, harga minyak itu akan seperti apa, harga komoditas seperti apa," kata Sri Mulyani disela-sela acara Sustainable Finance: Instrument and Management in Achieving Sustainable Development of Indonesia pada Rabu (13/7/2022).

Apapun kondisinya pada tahun depan, Sri Mulyani menekankan bahwa pemerintah tetap akan menjaga daya beli masyarakat agar tetap terjangkau, menurut dia jika harga energi naik mau tak mau pemerintah akan menambah besaran anggaran subsidi.

"Kalau harga internasional bergerak, pertanyaannya di dalam negerinya akan tetap sama atau enggak? Kalau tetap sama seperti sekarang ya berarti konsekuensinya subsidinya kita hitung, perbedaan (harga) tadi dikalikan berapa jumlah konsumsinya," ujarnya.

Sri Mulyani menambahkan, instrumen APBN masih jadi andalan pemerintah untuk tetap melindungi masyarakat dari guncangan perekonomian global, seperti yang dilakukan di masa Pandemi Covid-19.

"APBN akan terus menjadi instrumen yang menjaga rakyat dan ekonomi dan menjaga kesehatan APBN sendiri, itu selalu. Kita cari keseimbangan antara menjaga rakyat, menjaga perekonomian dan menjaga APBN. Tahun depan juga sama, kadang-kadang porsinya berubah," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu: Indonesia Butuh Rp3.500 triliun untuk Ketersediaan Listrik Energi Hijau

Menkeu: Indonesia Butuh Rp3.500 triliun untuk Ketersediaan Listrik Energi Hijau

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2022 | 15:53 WIB

Sri Mulyani: Indonesia Perlu Membangun Ekosistem Pembiayaan Perubahan Iklim

Sri Mulyani: Indonesia Perlu Membangun Ekosistem Pembiayaan Perubahan Iklim

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2022 | 14:23 WIB

Masuk Negara Penyumbang CO2 Terbesar, Sri Mulyani: Orang Indonesia Jangan Baper

Masuk Negara Penyumbang CO2 Terbesar, Sri Mulyani: Orang Indonesia Jangan Baper

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2022 | 14:18 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×