Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Suku Bunga Acuan Bank Sentral AS Naik Efek Inflasi Semakin Nyata, The Fed Ketar-ketir

M Nurhadi

Kamis, 28 Juli 2022 | 09:50 WIB
Suku Bunga Acuan Bank Sentral AS Naik Efek Inflasi Semakin Nyata, The Fed Ketar-ketir
Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Jumat (5/11/2021). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU]

Suara.com - Bank Sentral AS atau the Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin pada Rabu (27/7/2022), yang kedua berturut-turut sebesar itu, karena peningkatan inflasi tidak menunjukkan tanda-tanda pelonggaran yang jelas.

"Inflasi tetap tinggi, mencerminkan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan terkait pandemi, harga pangan dan energi yang lebih tinggi, dan tekanan harga yang lebih luas," kata The Fed yang tengah memperhatikan terhadap risiko inflasi.

"Perang (di Ukraina) dan peristiwa terkait menciptakan tekanan tambahan pada inflasi dan membebani aktivitas ekonomi global," sambung The Fed.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan pembuat kebijakan Fed, memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga dana federal menjadi 2,25 hingga 2,50 persen dan "mengantisipasi bahwa kenaikan berkelanjutan dalam kisaran target akan sesuai."

Komite menegaskan, mereka juga akan terus mengurangi kepemilikannya atas sekuritas pemerintah dan utang agensi dan sekuritas yang didukung hipotek agensi.

Langkah terbaru datang setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin pada pertemuan Juni, menandai kenaikan suku bunga paling tajam sejak 1994. The Fed sebelumnya menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Maret dan kemudian sebesar 50 basis poin pada Mei.

Indeks harga konsumen (IHK) utama tetap di atas 8,0 persen sejak Maret tahun ini, sebuah pengingat bahwa The Fed masih harus menempuh jalan panjang untuk mengendalikan inflasi yang meningkat. IHK pada Juni melonjak 9,1 persen dari setahun lalu, mencapai level tertinggi baru empat dekade.

"Sementara kenaikan luar biasa besar lainnya mungkin sesuai pada pertemuan kami berikutnya, itu adalah keputusan yang akan bergantung pada data yang kami dapatkan antara sekarang dan nanti," kata Ketua Fed Jerome Powell pada Rabu (27/7/2022) sore dalam konferensi pers.

Ketua Fed mencatat bahwa kisaran saat ini 2,25 hingga 2,5 persen adalah apa yang FOMC anggap sebagai level netral - yang berarti kebijakan moneter Fed tidak akomodatif atau membatasi.

baca juga

"Saya pikir komite secara luas merasa, kita perlu membuat kebijakan ke tingkat yang cukup ketat," kata Powell.

Namun, ia menolak pandangan bahwa ekonomi AS sudah dalam resesi, dengan alasan kekuatan pasar tenaga kerja.

"Kami tidak mencoba untuk mengalami resesi dan kami tidak berpikir kami harus melakukannya," katanya, sambil mengakui bahwa jalan untuk menghindari resesi telah menyempit dan mungkin semakin menyempit.

Ekonomi AS diperkirakan telah menyusut pada tingkat tahunan 1,2 persen pada kuartal kedua, menurut model GDPNow Federal Reserve Bank of Atlanta yang diperbarui Rabu (27/7/2022).

Dengan penurunan kuartal pertama sebesar 1,6 persen, pertumbuhan negatif kuartal kedua berturut-turut akan memenuhi definisi teknis resesi.

Powell mengatakan kepada wartawan bahwa The Fed melihat "risiko dua sisi" karena terus berjuang melawan inflasi tinggi selama empat dekade.

"Melakukan terlalu banyak dan memaksakan lebih banyak penurunan pada ekonomi daripada yang diperlukan, tetapi risiko melakukan terlalu sedikit dan meninggalkan ekonomi dengan inflasi yang mengakar ini, itu hanya meningkatkan biaya (untuk menanganinya nanti)," katanya.

"Kami berusaha untuk tidak membuat kesalahan," ujarnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenkeu Jamin Masyarakat Bisa Beli BBM dan Elpiji dengan Harga yang Tidak Berubah Drastis

Wamenkeu Jamin Masyarakat Bisa Beli BBM dan Elpiji dengan Harga yang Tidak Berubah Drastis

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 22:24 WIB

Sri Mulyani Waspada: Inflasi Kian Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Makin Melemah

Sri Mulyani Waspada: Inflasi Kian Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Makin Melemah

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 19:38 WIB

Ramalan Sri Mulyani, Sebut BI Bakal Kerek Suku Bunga hingga 100 Basis Poin

Ramalan Sri Mulyani, Sebut BI Bakal Kerek Suku Bunga hingga 100 Basis Poin

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 18:51 WIB

4 Tips Menjaga Finansial Tetap Sehat di Tengah Kepungan Inflasi

4 Tips Menjaga Finansial Tetap Sehat di Tengah Kepungan Inflasi

Your Say | Rabu, 27 Juli 2022 | 17:16 WIB

The Fed Makin Agresif, Awas Beban Bunga Utang RI Makin Melejit

The Fed Makin Agresif, Awas Beban Bunga Utang RI Makin Melejit

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 16:22 WIB

Inflasi Indonesia Diprediksi di Bawah 6% Akhir Tahun 2022, Apa Saja Faktor Pendukungnya?

Inflasi Indonesia Diprediksi di Bawah 6% Akhir Tahun 2022, Apa Saja Faktor Pendukungnya?

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 15:41 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×