Sri Mulyani: Perang Bikin Dampak Disrupsi Rantai Pasok Global Makin Akut

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Agustus 2022 | 13:44 WIB
Sri Mulyani: Perang Bikin Dampak Disrupsi Rantai Pasok Global Makin Akut
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers virtual pada Senin (13/12/2021). [Tangkapan Layar]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir 2 tahun telah membawa perubahan signifikan dalam perekonomian global, salah satu dampak pandemi yang cukup mengganggu perekonomian global adalah disrupsi rantai pasokan global.

Siapa sangka, disrupsi pada rantai pasokan ini memiliki efek ripple-down yang akhirnya mempengaruhi laju konsumsi dan pertumbuhan ekonomi negara-negara.

Kondisi ini lanjut Sri Mulyani diperparah dengan perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

"Perang di Ukraina memunculkan disrupsi supply yang makin berkepanjangan dan akut setelah 2 tahun dihantam pandemi Covid-19," kata Sri Mulyani dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2022 Universitas Indonesia secara virtual, Senin (8/8/2022).

Akibat dari rantai pasok yang terganggu menyebabkan tekanan inflasi global yang meningkat imbas naiknya harga komoditas global akibat rantai pasok yang terganggu.

"Ketidakpastian situasi geopolitik menyebabkan tekanan inflasi global yang membuat kenaikan suku bunga dan pengetatan likuiditas dari negara-negara maju," paparnya.

Alhasil kondisi ini menciptakan volatilitas atau capital flow dan tightening policy disejumlah negara termasuk Indonesia.

Maka dari itu kata dia saat ini, krisis ekonomi global yang terjadi telah berubah arah dari isu kesehatan akibat pandemi menjadi isu geopolitik yang mengganggu ekonomi global.

"Pergeseran risiko ini menyebabkan outlook atau proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia mengalami koreksi dari IMF, World Bank, dan OECD untuk 2022 dan 2023," katanya.

baca juga

Bahkan dirinya menuturkan kombinasi antara resesi dan inflasi inilah yang disebut dengan stagflasi.

"Stagflasi ini sebuah fenomena kondisi perekonomian yang sangat menantang dan rumit bagi policy maker di mana saja," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China-Taiwan Makin Panas, Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Makin Terguncang

China-Taiwan Makin Panas, Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Makin Terguncang

Bisnis | Senin, 08 Agustus 2022 | 12:26 WIB

Akui Uang Pensiunan TNI Kurang, Presiden Jokowi Bakal Panggil Menkeu Sri Mulyani Tapi Tak Janji Naikkan

Akui Uang Pensiunan TNI Kurang, Presiden Jokowi Bakal Panggil Menkeu Sri Mulyani Tapi Tak Janji Naikkan

News | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 13:04 WIB

Ketika Sri Mulyani Andalkan Sektor SDA untuk Pemulihan Ekonomi

Ketika Sri Mulyani Andalkan Sektor SDA untuk Pemulihan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:23 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×