Pupuk Batubara Karya Anak Bangsa Kini Diekspor ke Nigeria

Iwan Supriyatna

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:04 WIB
Pupuk Batubara Karya Anak Bangsa Kini Diekspor ke Nigeria
Ekspor pupuk batubara.

Suara.com - Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang paling penting yang hampir tidak dapat diproduksi tanpa adanya pupuk. Setiap negara akan sulit mencapai kemandirian pangan tanpa memiliki kemandirian pupuk. Oleh karena itu posisi pupuk sama pentingnya dengan posisi pangan itu sendiri.

Pupuk batubara karya R. Umar Hasan Saputra, yang telah mendapatkan paten di Amerika Serikat dan sebagai satu-satunya teknologi di dunia saat ini, makin diminati banyak negara.

PT Bursatani Global Niaga sebagai produsen, dan PT Saputra Global Harvest sebagai perusahaan yang bertanggungjawab untuk urusan ekspor, kembali merealisasikan ekspor pupuk batubara pada bulan Agustus ini, dimana negara tujuannya adalah Nigeria.

Nigeria adalah negara ketiga yang menjadi tujuan ekspor pupuk batubara. Setelah Amerika Serikat dan Zimbabwe.

Realisasi ekspor ini pun merupakan hasil kerja keras Bapak Dr. H. Usra Hendra Harahap, M.Si sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Nigeria, Bapak Tamel Vinsen Sinabutar, Minister Counsellor, Pelaksana Fungsi Ekonomi Kedubes RI di Nigeria dan Team ITPC Lagos Nigeria.

Berbeda dengan produk umumnya, sebelum melakukan impor, hampir setiap negara terlebih dahulu melakukan pengujian keandalan pupuk batubara ini. Dan pada awal tahun lalu Nigeria sudah mulai melakukannya di Provinsi Jigawa.

Pemerintah Nigeria sendiri memandang pupuk batubara ini sebagai produk yang sangat penting. Mereka berhasrat untuk segera membuat pabriknya di sana.

Sebab itulah pengujian produk sekaligus studi kelayakan pembangunan pabrik langsung dilakukan oleh lembaga resmi pemerintah, yaitu NASENI (National Agency for Science and Engineering Infrastructure).

Sebagai bentuk keseriusan, rencananya delegasi NASENI yang dipimpin oleh Prof MS Haruna akan melakukan penandatangan kerjasama dengan pihak Saputra pada akhir bulan ini di Jakarta. Kerjasama yang dilakukan meliputi pengembangan dan diseminasi aplikasi, serta transfer teknologi produksi pupuk batubara di Nigeria.

baca juga

"Ekspor dalam bentuk jadi dari Indonesia bersifat sementara. Tujuan akhirnya adalah transfer teknologi, sehingga akan tercipta efisiensi, dan setiap negara dapat memproduksi sendiri pupuk batubara sesuai kebutuhannya" ujar Saputra.

Dari hasil kunjungannya ke beberapa negara Afrika, terutama wilayah sub sahara, Saputra menyimpulkan bahwa rawan pangan yang banyak terjadi di wilayah ini sebenarnya bukan karena lahan tidak subur atau curah hujan yang kurang. Namun umumnya karena mereka tidak memiliki kecukupan pupuk. Mereka tidak mampu membangun Industri pupuk yang sangat mahal.

Untuk itulah transfer teknologi sebagai jalan keluar bagi semua. Sehingga diharapkan negara-negara Afrika nantinya mengalami kecukupan pangan karena mereka telah mampu melakukan kemandirian produksi pupuk.

Pupuk batubara adalah pupuk yang sangat lengkap. Dia mengandung 3 komponen penting, yakni humus, unsur hara yang lengkap dan karbon yang tinggi. Pupuk ini dapat diproduksi dalam waktu singkat dan massive, serta dengan harga terjangkau.

Saat ini pupuk batubaralah yang dipercaya sebagai jalan keluar dunia, karena mampu mengatasi masalah kerusakan lahan pertanian yang terus terjadi, sulitnya mendapatkan pupuk, dan mahalnya harga pupuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Kondisi Tak Stabil, Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Agar Produktivitas Meningkat

Di Tengah Kondisi Tak Stabil, Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Agar Produktivitas Meningkat

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:09 WIB

Pupuk Subsidi Hanya Difokuskan pada Urea dan NPK, Dosen Fakultas Pertanian Unsri Beri Apresiasi

Pupuk Subsidi Hanya Difokuskan pada Urea dan NPK, Dosen Fakultas Pertanian Unsri Beri Apresiasi

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:29 WIB

Wamen BUMN Dorong PT PIM Bangun Ketahanan Pangan dan Energi

Wamen BUMN Dorong PT PIM Bangun Ketahanan Pangan dan Energi

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:44 WIB

Terkini

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 14:55 WIB

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:54 WIB

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:53 WIB

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:52 WIB

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:49 WIB

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

×