Penyebab Israel Bisa Berkembang Pesat Jadi Negara Maju

M Nurhadi

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 14:28 WIB
Penyebab Israel Bisa Berkembang Pesat Jadi Negara Maju
Bendera Israel. (Shutterstock)

Suara.com - Di samping invasi militernya ke negara Palestina, Israel sebenarnya dikenal sebagai negara yang sangat maju. Alasan kenapa negara yang dipimpin Naftali Bennet ini sangat maju tidak bisa dilepaskan dari sejarah selama dan pasca-Perang Dunia II. Saat itu untuk menghindari persekusi, orang-orang dari Eropa banyak mencari suaka ke negara lain, salah satunya Israel. 

Kebudayaan dan pendidikan ala Eropa yang dibawa para imigran membuat industri berkembang pesat di Israel. Pada 1970-an, pabrik-pabrik yang bergerak di bidang farmasi, kimia, plastik, dan logam berat bermunculan.

Periode berikutnya orang-orang Israel datang ke Amerika Serikat untuk bekerja di kawasan teknologi terkemuka Silicon Valley. Tak lama kemudian mereka kembali ke negaranya. 

Perkembangan yang sangat pesat pada industri di Israel membuat negara ini menjadi magnet bagi insinyur dan para pakar dari negara lain. Tak heran, banyak SDM berkualitas yang menyokong ekonomi negara Israel.

Buktinya, sektor teknologi yang sebelumnya hanya menyumbang sebesar 37 persen dari produk industri meningkat menjadi 58 persen di tahun 1985, dan kembali meningkat jadi 70 persen pada 2006 yang langsung berimbas pada ekonomi. Israel juga mengalokasikan modal ventura untuk tim penelitian dan pengembangan yang berkualitas. 

Di samping itu, Israel merupakan pusat dari perdagangan berlian dunia. Ekspornya menjangkau negara-negara Eropa seperti Swiss, Belanda, dan Belgia serta di Amerika Serikat. 

Saat ini produk domestik bruto (PDB) Israel yang menjadi tolok ukur kemajuan ekonomi sebuah negara mencapai USD 481 miliar, menjadi yang paling tinggi di negara-negara Arab.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Israel yang diukur berdasarkan kesehatan, pendidikan, dan harapan hidup mencatatkan nilai 0,91 dari nilai tertinggi 1. Negara ini juga menduduki peringkat ke-26 dari 162 negara dengan ketimpangan gender (IKG) paling rendah di tahun 2019. Itu artinya tingkat partisipasi pendidikan dan lapangan kerja bagi warga Israel hampir setara antara perempuan dan laki-laki. Angka harapan hidupnya pun mencapai 83 tahun. 

Konflik antara Israel dan Palestina terjadi selama puluhan tahun. Alasan Israel terus serang Palestina adalah karena keduanya merasa berhak atas tanah yang sama sebagai bagian dari wilayah negara. Wilayah yang diperebutkan oleh Israel dan Palestina terletak di antara Laut Mediterania dan Sungai Jordan.

baca juga

Israel mengklaim wilayah tersebut dan memasukkannya ke dalam wilayah negara. Di wilayah itu pula terdapat Kota Yerussalem dan bangunan Masjid Al Aqsa yang dianggap suci oleh Yahudi Israel dan Arab Palestina. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Damaikan Palestina dan Israel, Jusuf Kalla Bilang Begini

Untuk Damaikan Palestina dan Israel, Jusuf Kalla Bilang Begini

Video | Rabu, 24 Agustus 2022 | 11:30 WIB

Dituding Israel Persulit Evakuasi Jenazah di Gunung Rinjani, Ini Jawaban Balai TNGR

Dituding Israel Persulit Evakuasi Jenazah di Gunung Rinjani, Ini Jawaban Balai TNGR

Bali | Rabu, 24 Agustus 2022 | 07:28 WIB

Jenazah Pendaki Israel yang Jatuh dari Puncak Gunung Rinjani Dikirim ke Bali Melalui Laut

Jenazah Pendaki Israel yang Jatuh dari Puncak Gunung Rinjani Dikirim ke Bali Melalui Laut

Bali | Rabu, 24 Agustus 2022 | 07:14 WIB

Mengingat Lagi Pesepak Bola Muslim Jadi Korban Persekusi Suporter Israel

Mengingat Lagi Pesepak Bola Muslim Jadi Korban Persekusi Suporter Israel

Blitz | Selasa, 23 Agustus 2022 | 20:38 WIB

22 Agustus Jadi Peringatan Hari Korban Tindak Kekerasan Berbasis Agama, Ini Deretan Kasusnya

22 Agustus Jadi Peringatan Hari Korban Tindak Kekerasan Berbasis Agama, Ini Deretan Kasusnya

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 14:29 WIB

Pesan Tiket Piala Dunia Qatar 2022, Warga Israel Harus Pindah ke Palestina

Pesan Tiket Piala Dunia Qatar 2022, Warga Israel Harus Pindah ke Palestina

Denpasar | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:57 WIB

Terkini

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:05 WIB

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:04 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

×