Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bansos BBM Jadi Solusi, BEM Nusantara: Harus Diawasi Agar Tepat Sasaran

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 22 September 2022 | 11:30 WIB
Bansos BBM Jadi Solusi, BEM Nusantara: Harus Diawasi Agar Tepat Sasaran
Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Membedah Persoalan di Balik Kenaikan Harga BBM’.

Suara.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara turut menyikapi polemik penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang tengah terjadi di Indonesia. Aliansi BEM Nusantara berkomitmen mengawasi pendistribusian bantuan sosial berupa bantuan langsung tunai atau BLT yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Ahmad Supardi menjelaskan, bantuan yang diberikan sebagai kompensasi kenaikan harga BBM subsidi tersebut harus diawasi, agar tidak ada penyelewengan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Hari ini, BEM Nusantara tegaskan bahwa solusi yang diberikan pemerintah akan kita awasi seperti bantuan sosial yang mulai hari ini telah diluncurkan oleh pemerintah, agar tepat sasaran," ujar Supardi usai Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Membedah Persoalan di Balik Kenaikan Harga BBM’.

Supardi berharap, penyaluran bantuan sosial kali ini akan benar-benar diterima oleh masyarakat yang terdampak, serta tidak akan dikorupsi seperti yang terjadi pada program bantuan sosial saat masa pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Supardi mengatakan, penyesuaian harga BBM menjadi pukulan keras bagi masyarakat kecil. Sebab, hampir seluruh bidang terdampak, mulai dari harga bahan pangan yang naik hingga adanya kenaikan tarif berbagai moda transportasi.

Kendati demikian, Supardi mengimbau masyarakat tetap tenang. Adapun kenaikan harga BBM ini, jelas Supardi, adalah sesuatu yang sulit dihindari, dan juga terjadi hampir di seluruh negara di dunia karena adanya kenaikan harga minyak dunia.

“Harus kita garis bawahi bahwa kenaikan BBM ini bukanlah keputusan yang diambil secara sepihak oleh pemerintah. Karena BBM yang saat ini naik di Indonesia adalah akibat naiknya (harga) minyak dunia. Akibat perang Rusia dan Ukraina tentunya. Ini juga termasuk negara-negara besar di dunia, yang juga menaikkan harga BBM, termasuk di Indonesia,” tegasnya.

BEM Nusantara, tegas Supardi, akan terus meminta pendapat dari para mahasiswa, akademisi, dan kalangan ahli, untuk bisa mencetuskan gagasan yang bisa menjadi masukan untuk pemerintah dalam mengambil keputusan terkait penyesuaian harga BBM.

"Kita coba cari win-win solution, apa maksud dari pemerintah menaikkan harga BBM sehingga nantinya mahasiswa bisa menerima dan memberikan masukan yang selaras, lalu pemerintah tidak memberatkan masyarakat, dan masyarakat juga bisa menerima kebijakan yang diberikan oleh pemerintah," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Najwa Shihab Ungkap Pemerintah Tak Kuat Bayar, Inikah Alasan Kenaikan BBM?

Najwa Shihab Ungkap Pemerintah Tak Kuat Bayar, Inikah Alasan Kenaikan BBM?

| Kamis, 22 September 2022 | 09:30 WIB

Patgulipat Oknum Kades dan RT Sunat BLT BBM untuk Warga Cianjur: Dipalak Rp 50-135 Ribu

Patgulipat Oknum Kades dan RT Sunat BLT BBM untuk Warga Cianjur: Dipalak Rp 50-135 Ribu

Jabar | Kamis, 22 September 2022 | 09:02 WIB

Kekurangan Stok BBM, Ratusan Nelayan Dumai Mengeluh Tak Bisa Melaut

Kekurangan Stok BBM, Ratusan Nelayan Dumai Mengeluh Tak Bisa Melaut

Riau | Kamis, 22 September 2022 | 10:05 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB