Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Jokowi Bangga Kinerja BUMN Bio Farma Kuasai Mayoritas Pasar Dunia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:23 WIB
Jokowi Bangga Kinerja BUMN Bio Farma Kuasai Mayoritas Pasar Dunia
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/10/2022). [Dok.Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan vaksin Covid-19 buatan Bio Farma, dengan nama IndoVac, di Pabrik PT Bio Farma (Persero), Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Kamis (13/10/2022).

Pada kesempatan itu, Jokowi menyanjung kinerja BUMN, PT Biofarma, yang mampu menguasi mayoritas pasar dunia untuk vaksin polio. Hal itu disampaikan Jokowi di Bandung saat peresmian vaksin varian baru teranyarnya, Indovac.

“Untuk vaksin polio saja Biofarma menguasai 70% pangsa pasar dunia, mensuplai vaksin polio ke seluruh negara, ini luar biasa,” bangga Jokowi seperti dikutip dari tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (13/10/2022).

Jokowi meyakini, banyak orang yang belum tahu jika Biofarma dalam setahun dapat memproduksi 3 miliar dosis vaksin dan diekspor ke 153 negara. Tercatat, Biofarma adalah produsen vaksin milik Indonesia yang masuk 5 besar dunia untuk sejumlah varian.

“Biofarma memproduksi macam-macam vaksin, baik itu polio, difteri,meningitis, flu, campak dan yang terakhir yang kita resmikan hari ini adalah vaksin covid yang kita beri nama Indovac,” jelas Jokowi.

Jokowi melihat, semua kinerja Biofarma dalam melahirkan vaksin Covid-19 dilakukan pengerjaannya mulai dari hulu ke hilir semua di Indonesia. Hal itu diyakini merupakan kerja keras anak bangsa yang mengejutkan tanpa harus banyak suara.

“Indovac (selama) 1,5 tahun juga diam, enggak pernah bersuara, tahu-tahu jadi! Pak Menteri BUMN, Pak Menteri Kesehatan, dorong terus Biofarma sehingga nanti akan betul menghasilkan revenue yang semakin besar bagi negara,” harap Jokowi.

Nantinya, untuk Indovac, Biofarma juga mengaku siap melakukan produksi hingga 20 juta dosis di tahun pertama dan bertambah di tahun-tahun berikutnya jika dibutuhkan hingga 120 juta dosis.

“Mulai hari ini kita bisa memproduksi vaksin covid sendiri dengan kapasitas di tahun ini 20juta dosis, di tahun depan 40 juta dan kalau pasar masih memerlukan bisa mencapai 120 juta dosis vaksin,” Jokowi menutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Ungkap Perjalanan Vaksin Covid-19 IndoVac Buatan BUMN

Erick Thohir Ungkap Perjalanan Vaksin Covid-19 IndoVac Buatan BUMN

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:06 WIB

Bibit Vaksin Indovac Masih Kerja Sama dengan Negara Lain

Bibit Vaksin Indovac Masih Kerja Sama dengan Negara Lain

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:04 WIB

Vaksin IndoVac Resmi Diluncurkan Presiden Jokowi, Vaksin COVID-19 Buatan Dalam Negeri

Vaksin IndoVac Resmi Diluncurkan Presiden Jokowi, Vaksin COVID-19 Buatan Dalam Negeri

Lampung | Kamis, 13 Oktober 2022 | 10:55 WIB

Terkini

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB