Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Segera Dirancang Kerja Sama Strategis yang akan Disepakati antara PPI Dunia dan Kemendag

Siswanto | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:11 WIB
Segera Dirancang Kerja Sama Strategis yang akan Disepakati antara PPI Dunia dan Kemendag
PPI Dunia audiensi dengan Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kasan [dok]

Suara.com - Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia audiensi dengan Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kasan, kemarin.

Audiensi tersebut membahas potensi kontribusi yang dapat diberikan oleh mahasiswa Indonesia yang tersebar di 62 negara terhadap kemajuan perdagangan Indonesia dan serangkaian kerja sama yang dapat dilakukan antara Kementerian Perdagangan dan PPID.

Koordinator PPID Achyar Al Rasyid menjelaskan bahwa para anggota PPI seluruh dunia selain belajar di luar negeri nanti didorong untuk berbisnis karena hal tersebut selain bermanfaat untuk diri sendiri juga dapat berkontribusi untuk perekonomian Indonesia.

"Dengan jejaring kami di 62 negara seluruh dunia, kami yakin mampu menjadi agen - agen Kemendag untuk melaksanakan perdagangan ke luar negeri dalam hal ini adalah ekspor," kata Achyar dalam pernyataan tertulis, hari ini.

Selain itu, mahasiswa doktoral Universitas Tianjin Tiongkok tersebut menceritakan bahwa PPI Dunia bersama PPI Turki telah teruji mempunyai pengalaman dalam hal perdagangan yaitu dalam program pasar senggol di Turki.

Program tersebut dihadiri oleh 3.000 pengunjung dan menghasilkan perputaran uang sejumlah Rp500 juta per hari.

Kasan mengapresiasi capaian - capaian PPID yang dipaparkan. Dia menyambut positif tawaran kolaborasi dengan PPID

"Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan pasti senang mendengar berita ini apalagi yang akan menjadi pelakunya adalah mahasiswa yang berkuliah di luar negeri," katanya.

Kasan menjelaskan bahwa nantinya Kementerian Perdagangan akan melatih anggota PPID yang mempunyai minat dalam bidang ekspor. Hal tersebut penting dilakukan agar para pelajar Indonesia di luar negeri siap menjadi agen - agen perdagangan ekspor di negara tempat belajar masing - masing.

Selain kerja sama strategis di bidang ekspor, PPI Dunia menawarkan kontribusi para mahasiswa di luar negeri yang belajar di bidang ekonomi dan perdagangan untuk membuat kajian ilmiah berupa buku, artikel ilmiah, survey pasar dan analisa kebijakan di bidang perdagangan.

"Selain ekspor, kami sebagai pelajar yang tersebar di luar negeri juga ingin berkontribusi di ranah akademik khususnya kajian tentang ekonomi dan perdagangan. Hal tersebut akan menjadi kolaborasi strategis untuk kemajuan perekonomian bangsa Indonesia," kata Achyar.

Hal tersebut menurut Kasan sangat cocok dengan program yang ada di BKPerdag.

"Kami sangat membutuhkan dan menerima kajian - kajian akademik berkaitan dengan ekonomi dan perdagangan. Apalagi PPID tersebar di beberapa negara, harapannya kajian tersebut beragam berdasar teori dan pengalaman dari banyak negara," kata Kasan.

Sebelum audiensi berakhir, Kasan mengungkapkan akan segera merancang MoU kerjasama strategis yang nantinya akan disepakati bersama antara PPID dan Kemendag.

Dia berharap MoU tersebut menjadi langkah awal pelajar Indonesia di luar negeri dalam berperan aktif memajukan perdagangan Indonesia dan menyambut Indonesia emas 2045.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Asal Medan, Hamzah Lubis Resmi Pimpin PPI Dunia

Mahasiswa Asal Medan, Hamzah Lubis Resmi Pimpin PPI Dunia

News | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 18:59 WIB

Terkini

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB