Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Suku Bunga The Fed Naik Berapa? Tertinggi Sejak 2008, Ini Dampaknya ke Indonesia

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 03 November 2022 | 15:12 WIB
Suku Bunga The Fed Naik Berapa? Tertinggi Sejak 2008, Ini Dampaknya ke Indonesia
suku bunga The Fed naik berapa - Gedung The Federal Reserve. [Shutterstock]

Suara.com - Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) resmi menaikkan suku bunga acuan. Suku bunga The Fed naik berapa

Suku bunga The Fed naik sebesar 75 basis poin (bps). Jumlah ini adalah kenaikan keempat pada 2022. Dengan demikian, suku bunga acuan The Fed berada di kiasaran 3,75% - 4%, menjadi yang paling tinggi sejak Januari 2008 silam. 

Dialihbahasakan dari CNBC, Kamis (3/11/2022) kebijakan The Fed tersebut mengarah pada pengetatan kebijakan moneter paling agresif sejak awal 1980-an. Saat itu, inflasi mencapai level tertinggi. 

Pernyataan minggu ini juga diperluas dari bahasa sebelumnya yang hanya menyatakan bahwa peningkatan berkelanjutan dalam kisaran target akan sesuai. Bahasa baru itu menyatakan komite mengantisipasi kenaikan yang sedang berlangsung. Kebijakan moneter akan mengembalikan inflasi ke angka dua persen. 

Gubernur The Fed, Jerome Powell menolak gagasan bahwa bank sentral mengharapkan diskusi pada satu atau dua pertemuan berikutnya tentang memperlambat laju pengetatan. Dia juga menegaskan kembali bahwa mungkin diperlukan tekad dan kesabaran untuk menurunkan inflasi.

"Kami masih memiliki beberapa cara untuk menghambat laju inflasi, dan data yang masuk karena pertemuan terakhir kami menunjukkan bahwa tingkat suku bunga akhir akan lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya," katanya.

Namun, Powell mengulangi gagasan bahwa mungkin ada saatnya untuk memperlambat laju kenaikan tarif bahan pokok. Dia telah mengatakan ini pada konferensi pers baru-baru ini. 

Suku Bunga Acuan di Indonesia 

Belum ada dampak yang signifikan di Indonesia setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 75 bps. Namun, yang perlu diketahui Bank Indonesia terus-menerus menaikkan suku bunga acuan. 

Bank Indonesia kembali menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate (DRRR) atau suku bunga acuan ke angka 50 basis poin (bps) menjadi 4,75% Kamis (20/10/2022) kemarin. Dampak suku bunga yang naik 50 Bps ini akan berpengaruh signifikan terhadap konsumsi rumah tangga.

Kenaikan ini sekaligus menjadi yang ketiga setelah BI dua kali berturut-turut mengerek suku bunga acuan sejak Agustus lalu sebesar 25 bps dan 50 bps per September 2022. Dengan demikian, total kenaikan suku bunga acuan sepanjang 2022 ini adalah 125 bps. 

Dampak suku bunga acuan yang naik diharapkan mampu memperkuat kurs rupiah terhadap dolar. Saat ini rupiah masih bertengger di angka Rp15.600 per dolar Amerika.

Sayangnya, dampak negatif bakal dirasakan pelaku industri perbankan lantaran bunga pinjaman di bank akan meroket. Kondisi ini membuat para pelaku usaha akan berpikir dua kali untuk mengambil kredit.

Pembayaran bunga dan cicilan modal usaha yang kadung diambil pun tampaknya harus direstrukturisasi. Itulah informasi tentang suku bunga The Fed naik berapa. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Bisnis | Kamis, 03 November 2022 | 08:34 WIB

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Justru Melesat

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Justru Melesat

Bisnis | Kamis, 03 November 2022 | 07:49 WIB

The Fed Kerek Suku Bunga 75 Bps 4 Kali Berturut-turut

The Fed Kerek Suku Bunga 75 Bps 4 Kali Berturut-turut

Bisnis | Kamis, 03 November 2022 | 07:35 WIB

Kurs Rupiah Melemah Lagi, Isu The Fed Naikkan Suku Bunga Agresif Jadi Pemicu

Kurs Rupiah Melemah Lagi, Isu The Fed Naikkan Suku Bunga Agresif Jadi Pemicu

Bisnis | Rabu, 02 November 2022 | 16:30 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB