Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Kunjungi Pupuk Kaltim, Sultan Kutai Kartanegara Anugerahi Rahmad Pribadi Gelar Raden Mas Pranata

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 17 November 2022 | 07:17 WIB
Kunjungi Pupuk Kaltim, Sultan Kutai Kartanegara Anugerahi Rahmad Pribadi Gelar Raden Mas Pranata
Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura apresiasi perhatian dan kontribusi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

Suara.com - Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura apresiasi perhatian dan kontribusi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), terhadap pelestarian adat serta budaya Kutai yang direalisasikan pada berbagai program dan kegiatan. Hal itu ditegaskan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin, saat kunjungan ke Pupuk Kaltim.

Diungkapkan Sultan Adji Muhammad Arifin, Pupuk Kaltim merupakan salah satu perusahaan yang dekat dengan budaya Kutai, melihat besarnya perhatian dan dukungan yang telah diberikan. Baik di Kota Bontang seperti Erau Pelas Benua Guntung dan Pesta Adat Bontang Kuala, serta agenda tahunan Erau Adat Kutai Kartanegara yang digelar Kesultanan di Kota Raja Tenggarong.

Atas dasar tersebut, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura memberikan gelar kehormatan bagi Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, yakni Raden Mas Pranata yang sekaligus menjadi bagian kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

"Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pupuk Kaltim atas kerjasama dan dukungan terhadap pelestarian adat budaya Kutai selama ini," ujar Sultan Adji Muhammad Arifin.

Dirinya berharap kepedulian Pupuk Kaltim terhadap pelestarian adat budaya Kutai di Kota Bontang dan Kaltim terus berlanjut dan meningkat setiap tahun. Sehingga kegiatan bertema adat dan budaya Kutai yang terlaksana melalui berbagai gelaran dapat terus dilestarikan sebagai warisan kepada generasi mendatang.

"Kami harap kesinambungan dukungan Pupuk Kaltim agar eksistensi budaya adat Kutai di Kalimantan Timur ini bisa terus dipertahankan, dan semakin maju dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan," tambah Sultan Adji Muhammad Arifin.

Pada kesempatan itu, Sultan Adji Muhammad Arifin secara langsung melakukan penyematan tanda gelar Raden Mas Pranata kepada Rahmad Pribadi, yang secara khusus mengenakan pakaian adat Kutai sebagai simbol penghormatan dan komitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga serta melestarikan adat budaya daerah. Penyematan berlangsung dihadapan keluarga Kesultanan dan Manajemen Pupuk Kaltim, disaksikan pengurus Lembaga Adat Guntung dan Bontang Kuala.

Rahmad Pribadi pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas gelar kehormatan Raden Mas Pranata yang diberikan. Menurut dia hal ini menjadi kebanggaan dan tonggak sejarah baru bagi Pupuk Kaltim, atas penerimaan warga Kutai terhadap keberadaan perusahaan sebagai bagian dari kerabat Kesultanan.

"Secara khusus kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas gelar yang telah diberikan. Ini kehormatan bagi Pupuk Kaltim yang telah disambut sebagai bagian dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura," kata Rahmad Pribadi.

Ditambahkan Rahmad, adat dan budaya daerah wajib dipertahankan sebagai identitas serta kebanggaan untuk diwariskan kepada generasi mendatang. Hal ini mendasari kontribusi Pupuk Kaltim terhadap kegiatan adat dan budaya di Kalimantan Timur, sebagai salah satu komitmen perusahaan yang terus dipegang melalui ragam dukungan yang diberikan.

Begitu pula kedepannya, Pupuk Kaltim akan terus berupaya meningkatkan dukungan terhadap pelestarian adat budaya Kutai Kartanegara Ing Martadipura, mengingat hal ini sejalan dengan misi perusahaan yakni memberi manfaat dan nilai tambah optimal bagi masyarakat.

“Termasuk meningkatkan kontribusi ekonomi, sebagai salah satu sasaran perusahaan dalam mendorong kesinambungan pembangunan daerah dan kemandirian masyarakat,” lanjut Rahmad.

Dirinya pun berharap kesinambungan dukungan dari Kesultanan bersama warga Kutai, agar Pupuk Kaltim dapat terus berkinerja baik dan mampu meningkatkan kontribusi dalam memajukan kebudayaan Indonesia, khususnya adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

“Dan yang paling penting adalah komitmen bersama untuk saling menjaga kelestarian bumi Katulistiwa yang kita cintai ini," pungkas Rahmad Pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FSPPI Siap Dukung Strategi Pengembangan Pupuk Indonesia Grup

FSPPI Siap Dukung Strategi Pengembangan Pupuk Indonesia Grup

Bisnis | Selasa, 15 November 2022 | 06:55 WIB

Dekatkan Diri dengan Petani, Pupuk Kaltim Gelar Festival Pangan Lokal 2022

Dekatkan Diri dengan Petani, Pupuk Kaltim Gelar Festival Pangan Lokal 2022

Bisnis | Minggu, 13 November 2022 | 15:15 WIB

Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, Pupuk Kaltim Bersama Yayasan Puri Kauhan Ubud Gelar Ghurnita Samudra Murti

Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, Pupuk Kaltim Bersama Yayasan Puri Kauhan Ubud Gelar Ghurnita Samudra Murti

Bisnis | Minggu, 13 November 2022 | 14:55 WIB

Terkini

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:02 WIB

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:20 WIB

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:39 WIB

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:30 WIB

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:05 WIB

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:01 WIB