3. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid
Toyota Motor Manufacturing Indonesia memproduksi Toyota Innova Zenix Hybrid di pabrik I TMMIN yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat.
Toyota Kijang generasi ketujuh yang diluncurkan pada November lalu itu hadir dalam dua varian. Selain bermesin hybrid, Innova Zenix juga memiliki varian bermesin bensin 2.0L.
Pada varian hybrid, Kijang Innova Zenix hadir dalam tiga tipe utama, yakni G, V, dan Q sebagai tipe tertinggi. Toyota Kijang Innova Zenix hybrid dijual mulai dari harga Rp458 juta (tipe G), Rp532 juta (tipe V) dan Rp611 juta (tipe Q) on the road.
4. Wuling Almaz Hybrid
Sama seperti Air ev, Wuling Almaz Hybrid juga diproduksi di pabrik Wuling di kawasan Cikarang, Jawa Barat. Mobil yang meluncur di Indonesia awal November lalu tersebut dibanderol Rp470 juta.
Wuling Almaz Hybrid mengusung mesin bensin 2.000 cc dengan tenaga yang dimuntahkan sebesar 123 hp dengan torsi 168 Nm, motor listrik yang berkompetensi 174 hp dan torsi 320 Nm serta didukung baterai berkapasitas 1,8 kWh.
Power output yang dihasilkan oleh kombinasi tersebut dihantarkan ke roda depan melalui Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Selain teknologi hybrid yang disematkan di Almaz, terdapat sejumlah fitur lainnya seperti fitur perintah suara pertama yang menggunakan bahasa Indonesia, Wuling Indonesian Command (WIND) dan teknologi Wuling Remote Control App melalui Internet of Vehicle (IoV).
5. Suzuki Ertiga Hybrid
Suzuki Ertiga Hybrid diproduksi di pabrik Suzuki di kawasan Cikarang, Jawa Barat. Mobil tersebut menjadi kendaraan low multi purpose vehicle (LMPV) pertama di Indonesia yang mendapat teknologi hybrid.
Suzuki Ertiga Hybrid menggunakan sumber tenaga yang berasal dari mesin bensin konvensional digabungkan dengan ISG (integrated starter generator) dan lithium-ion battery.
Suzuki Ertiga Hybrid yang diluncurkan pada Juni 2022 tersebut dijual dengan harga Rp270 juta.
6. DFSK Gelora E
PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek (APM) DFSK telah mengumumkan bahwa pihaknya akan mulai memproduksi mobil listrik Gelora E di pabrik DFSK di Cikande, Serang, Banten, pada tahun 2023.
Kehadiran DFSK Gelora E produksi lokal tersebut diharapkan bisa menghadirkan kendaraan komersial listrik yang semakin terjangkau tanpa mengurangi kualitas yang sudah ada.
DFSK Gelora E dipasarkan di Indonesia dalam dua varian, yakni blindvan untuk angkutan barang dan minibus untuk angkutan penumpang.
Baterai yang digunakan memiliki daya 42 kWH, dan sanggup menyuplai energi sejauh 300 kilometer berdasarkan metode pengujian New European Driving Cycle/NEDC.
DFSK Gelora E yang saat ini masih dipasok secara impor utuh alias completely built up (CBU) dipasarkan dengan harga mulai Rp484 juta. Namun, ketika nanti telah diproduksi di Tanah Air, harga mobil tersebut akan lebih murah, berkisar di harga Rp350 juta.
7. Gesits
Sepeda motor listrik Gesits merupakan kendaraan listrik karya anak bangsa yang diproduksi oleh PT WIKA Industri Manufaktur di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.
Produk motor listrik Gesits ini telah menggunakan komponen dalam negeri sebesar 85 persen. Sepeda motor ini dilengkapi motor listrik dengan tenaga puncak 5 kW dengan tiga mode berkendara. Kecepatan maksimal sepeda motor ini dibatasi sampai dengan 70 km/jam.
Gesits menggunakan baterai lithium NCM berkapasitas 1.44 KWh untuk satu baterai dan dapat digunakan dengan dua baterai sehingga dapat berjalan hingga 100 kilometer per satu kali pengisian daya.
8. Selis
Selis yang digagas oleh PT Juara Bike juga memproduksi sepeda motor listrik di Indonesia, tepatnya di pabrik di kawasan industri Manis dan Mauk di Tangerang.
Selis memiliki beberapa produk sepeda motor listrik, di antaranya Go Plus, Neo Scootic, E-Max, dan Agats.
9. Volta
Jenama berikutnya yang memproduksi sepeda motor listrik di Indonesia adalah Volta. PT Volta Indonesia telah menjalankan bisnis kendaraan listrik sejak 2017 dan memiliki pabrik di kawasan industri Terboyo, Semarang, Jawa Tengah. Volta memiliki beberapa produk kendaraan listrik seperti Volta Virgo dan Volta 401.
10. Viar
Viar Motor juga telah memproduksi sepeda motor listrik mereka di Bukit Semarang Baru, Semarang, Jawa Tengah. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 1.000 unit per hari. Adapun produk sepeda motor listrik yang diproduksi Viar antara lain Viar Q1 dan Viar N1.
11. Alva
PT Ilectra Motor Group (IMG) merupakan pendatang baru di industri kendaraan listrik Indonesia lewat merek motor listrik Alva dengan produk pertamanya Alva One. Alva One diproduksi di fasilitas di kawasan Cikarang, Jawa Barat.
Diklaim memiliki performa handal, Alva One dibekali dengan tiga mode berkendara, yakni Eco, Cruise, dan e-Sport, dengan masing-masing kecepatan maksimum 43 km per jam, 70 km per jam, dan 90 km per jam untuk mode e-Sport. Motor listrik ini hadir dengan torsi 46,5 Nm dan dapat menjangkau jarak tempuh sejauh 70 km.
12. United E-Motor
United E-Motor merupakan jenama sepeda motor listrik dari PT Terang Dunia Internusa dan memiliki fasilitas pabrik di kawasan industri Brenta Mulia, Citeureup, Jawa Barat.
United hingga akhir 2022 memiliki tiga model sepeda motor listrik yaitu T-1800, TX1800, dan TX3000. Ketiganya saat ini memiliki harga yang lebih tinggi dari sepeda motor konvensional dengan harga terendah Rp27 jutaan.