Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dubes Korsel Anggap Jateng Provinsi Penting Untuk Investasi dan Diplomasi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 15 Februari 2023 | 12:37 WIB
Dubes Korsel Anggap Jateng Provinsi Penting Untuk Investasi dan Diplomasi
Dubes Korsel untuk Indonesia Lee Sang Deok menganggap Provinsi Jawa Tengah (Jateng) adalah daerah yang penting untuk investasi dan diplomasi.

Suara.com - Duta Besar Korea Selatan (Dubes Korsel) untuk Indonesia Lee Sang Deok menganggap Provinsi Jawa Tengah (Jateng) adalah daerah yang penting untuk investasi dan diplomasi. Hal itu disampaikannya saat bertandang ke rumah dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

"Mengingat tahun ini kedua negara memperingati 50 tahun hubungan diplomatik, saya melihat Jawa Tengah adalah salah satu provinsi yang sangat penting untuk memajukan hubungan kedua negara," kata Ganjar).

Lee mengatakan, saat ini Korsel melalui perusahaan kaca terbesar di Asia Tenggara, PT KCC Glass, tertarik berinvestasi di Kawasan Industri Batang (KIB) untuk membangun proyek jetty infrastructure. Proyek tersebut sudah berjalan 50 persen yang terdiri dari dua bangunan pabrik.

"Setelah mereka sukses menjalankan pabrik pertama, akan melanjutkan terus untuk pabrik kedua dan ketiga dan ini akan menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat banyak untuk Jawa Tengah dan selain itu juga akan menjadi acuan yang sangat bagus untuk menarik lebih banyak investor dari Korea Selatan," kata dia.

Lebih lanjut, Lee mengundang Ganjar ke Korsel untuk memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia-Korsel, khususnya Provinsi Jateng. Menurut Lee, Ganjar adalah sosok pemimpin penting untuk mendorong kemajuan dua negara.

"Pak Gubernur adalah seorang pejabat tinggi yang sangat penting dan juga akan berperan penting dalam politik Indonesia, sehingga kunjungan ke Korea Selatan akan memberikan peluang yang lebih besar untuk memajukan hubungan kerja samanya dengan Korea Selatan," kata Lee.

Sementara itu, Ganjar menyebut kerjasama yang terjalin antara Jateng dan Korsel selama ini sangat bagus. Bahkan, Ganjar menyebut Korsel adalah investor terbesar ke-2 setelah Jepang yang mempercayakan Jateng sebagai daerah investasi.

"Tentu saja tadi banyak perusahaan yang masuk dan kami mendapatkan informasi yang bagus ketika di luar PT KCC, kayak LG masuk, itu artinya menurut beliau momentum yang bagus karena pasti industri turunannya akan ikut," kata Ganjar.

Ganjar pun merasa tersanjung atas undangan yang diberikan oleh Lee. Ganjar mengatakan, penawaran kunjunfan tersebut sangat pemting untuk membangun potensi kerja sama di antara dua negara.

"Makanya tadi mereka menawarkan kunjungan ke sana (Korea Selatan) untuk melihat beberapa tempat yang penting untuk kerja sama ke depan yang lebih menguntungkan kedua belah negara," pungkas Ganjar.

Di bawah kepemimpinan Ganjar, investasi Provinsi Jateng berkembang pesat. Di 2022 kemarin tercatat dari Triwulan I hingga IIII, Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp26,82 triliun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)  Rp18,17 triliun, dengan total Rp44,99 triliun. Hal tersebut dibarengi dengan jumlah 14.704 proyek dan serapan pekerja hingga 170.757 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluas Jaringan Bisnis Global, PTPN III Gandeng Mitra Strategis dari Korsel

Perluas Jaringan Bisnis Global, PTPN III Gandeng Mitra Strategis dari Korsel

Bisnis | Rabu, 15 Februari 2023 | 11:31 WIB

Rizky Billar Investasi Villa di Bali, Segini Kisaran Harganya

Rizky Billar Investasi Villa di Bali, Segini Kisaran Harganya

Bisnis | Rabu, 15 Februari 2023 | 11:45 WIB

Kilau Emas Antam Cerah Lagi, Kini Dibandrol Rp 1.029 Juta/Gram

Kilau Emas Antam Cerah Lagi, Kini Dibandrol Rp 1.029 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 15 Februari 2023 | 10:58 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB