Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Laba Bersih XL Axiata Anjlok 13,8 Persen Sepanjang Tahun Lalu

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 20 Februari 2023 | 14:13 WIB
Laba Bersih XL Axiata Anjlok 13,8 Persen Sepanjang Tahun Lalu
BTS XL Axiata di Pelabuhan Merak. [XL Axiata]

Suara.com - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengalami penurunan laba sepanjang tahu lalu, emiten telekomunikasi ini mencatatkan laba bersih Rp1,109 triliun pada tahun 2022, atau melorot 13,8 persen dibanding tahun 2021 yang terbilang Rp1,287 triliun.

Dampaknya, laba bersih per saham dasar dan dilusian turun ke level Rp105 per lembar, sedangkan akhir tahun 2021 berada di level Rp121.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2022 telah audit emiten telekomunikasi itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/2/2023).

Padahal, pendapatan tumbuh 8,9 persen menjadi Rp29,141 triliun. Hal itu ditopang peningkatan pendapatan data dan layanan digital sebesar 4,4 persen menjadi Rp26,546 triliun. Senada, pendapatan jasa interkoneksi dan jasa telekomunikasi lainnya naik 43,2 persen menjadi Rp1,364 triliun. Tapi pendapatan percakapan dan sms menyusut 19,6 persen menjadi Rp1,049 triliun.

Sayangnya, total beban bengkak 10,3 persen menjadi Rp25,127 triliun. Adapun pos pemicunya, beban penyusutan terkerek 6,06 persen menjadi Rp10,569 triliun. Lalu, beban interkoneksi dan beban langsung lainnya bengkak 87,2 persen menjadi Rp2,876 triliun. Kian tertekan dengan adanya kenaikan beban keuangan sebesar 16,7 persen menjadi Rp2,777 triliun. Akibatnya, laba sebelum pajak penghasilan amblas 20,7 persen sisa Rp1,353 triliun.

Sementara itu, kewajiban jangka pendek bertambah 25,8 persen menjadi Rp26,35 triliun. Salah satu pemicunya, penarikan pinjaman senilain Rp5,342 triliun.

Serupa, kewajiban jangka panjang meningkat 10,7 persen menjadi Rp35,153 triliun. Biangnya, liabilitas sewa mengembung 27,4 persen menjadi Rp26,553 triliun.

Pada sisi lain, total ekuitas terdongkrak 28,5 persen menjadi Rp25,774 triliun. Hal itu didorong peningkatan tambahan modal disetor sebesar 38,5 persen menjadi Rp16,914 triliun.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Gembok Massal 43 Emiten Karena Langgar Aturan Ini

BEI Gembok Massal 43 Emiten Karena Langgar Aturan Ini

Bisnis | Minggu, 19 Februari 2023 | 10:17 WIB

Cuan, cuan, cuan! BCA Siapkan Dividen Jumbo Buat Investor Kesayangan

Cuan, cuan, cuan! BCA Siapkan Dividen Jumbo Buat Investor Kesayangan

Bisnis | Jum'at, 17 Februari 2023 | 16:52 WIB

Harga Batu Bara Merana, Adaro Harap Bisa Jual 62 Juta Ton Tahun Ini

Harga Batu Bara Merana, Adaro Harap Bisa Jual 62 Juta Ton Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 17 Februari 2023 | 12:40 WIB

Terkini

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

×