Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Usai IPO Saham Pertamina Geothermal Energy Bergerak Bak Roller Coaster, Kenapa?

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 26 Februari 2023 | 12:32 WIB
Usai IPO Saham Pertamina Geothermal Energy Bergerak Bak Roller Coaster, Kenapa?
ILUSTRASI Gedung Pertamina. (Dok: Pertamina)

Suara.com - Saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk alias PGE (PGEO) bergerak dengan volatilitas tinggi pada debut perdagangan perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 24 Februari 2023.

Pada pembukaan sesi pertama, saham PGEO sempat melonjak ke level Rp925 per lembar dari harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada level Rp875 per unit saham.

Tak lama kemudian, saham emiten anak usaha PT Pertamina (Persero) itu anjlok 6,8% hingga menyentuh level auto reject bawah (ARB) ke level Rp815. Sebelum penutupan perdagangan, secara ajaib saham PGEO rebound dan ditutup pada level harga IPO di level harga Rp875.

Direktur Avere Investama Teguh Hidayat menyatakan bahwa ada sentimen berlebihan dari publik terhadap IPO PGE yang ditandai dengan kelebihan permintaan (oversubscribe) pada masa penawaran.

Di sisi lain, geothermal adalah salah satu bisnis di sektor energi yang memiliki tingkat pengembalian investasi rendah dengan risiko yang sangat tinggi. Bahkan kemungkinan gagal bisa mencapai 60-75%.

“Maka investasi di pengembangan geothermal adalah high risk investment,” ujarnya dikutip, Minggu (26/2/2023).

Menurutnya, proses bisnis geothermal memakan waktu yang cukup lama. Bagaimana tidak, mulai dari survei awal, penyiapan lahan, perizinan, eksplorasi hingga pengembangan pembangkit listrik bisa membutuhkan waktu 7-9 tahun lamanya. Belum lagi risiko tinggi yang mengikuti proses bisnisnya.

Selain sisi risiko tinggi dan return minim, investasi panas bumi juga membutuhkan modal jumbo. Mulai dari penentuan titik lokasi yang berpotensi, lalu infrastruktur pengembangannya, bahkan eksplorasinya sendiri bisa mencapai 40-60% dana operasional.

Tak ayal jika secara jangka panjang, pengumpulan dana publik perseroan sebagaian besarnya akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) di berbagai wilayah kerja panas bumi (WKP) di Indonesia.

baca juga

“Risiko kegagalannya pun cukup tinggi, baik dari sisi teknis maupun non teknisnya, seperti ancaman kerusakan lingkungan, resettlement, atau bahkan harus mengorbankan situs-situs di lokasi eksplorasi dan permasalahan sosial lainnya,” kata dia.

Teguh menilai kesalahan strategis yang dilakukan perseroan adalah mementingkan pendanaan jangka pendek dalam kondisi yang belum siap. Padahal sejatinya model investasi geothermal harus jangka panjang dan membutuhkan strategic partner dalam pengembangan awal, bukan dengan IPO.

Ia juga melihat rangkaian yang salah dari aksi korporasi PGE itu, di mana strategic partner yang hendak berinvestasi dipaksa masuk pada valuasi yang sudah naik dari nilai IPO. “Belum kuatnya pemetaan risiko dan minim expertise membuat lemah fundamental perusahaan,” paparnya.

Akhirnya, lanjut Teguh, investor yang akan masuk menjadi strategic partner akan berpikir dua kali jika PGE sudah melantai di bursa. Mengingat naiknya valuasi setelah IPO akan menyulitkan pengembangan bisnis sekaligus mempersempit kerja sama strategis dengan berbagai entitas lainnya ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Pertamina Geothermal Energy (PGEO) yang Wajib Diketahui Investor

Strategi Pertamina Geothermal Energy (PGEO) yang Wajib Diketahui Investor

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2023 | 10:44 WIB

Link Nonton Jakarta Pertamina Fastron vs Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Proliga 2023 Sore Ini

Link Nonton Jakarta Pertamina Fastron vs Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Proliga 2023 Sore Ini

Tekno | Jum'at, 24 Februari 2023 | 13:29 WIB

Siap-siap Ada Jargas, Warga Bintaro Bisa Masak Gunakan Gas Bumi

Siap-siap Ada Jargas, Warga Bintaro Bisa Masak Gunakan Gas Bumi

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2023 | 14:04 WIB

Cek Update Harga BBM Pertamina per Hari Ini, Ada yang Naik

Cek Update Harga BBM Pertamina per Hari Ini, Ada yang Naik

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2023 | 10:05 WIB

Pertamina Bersama Mitra Akuisisi Wilayah Kerja Bunga dan Peri Mahakam

Pertamina Bersama Mitra Akuisisi Wilayah Kerja Bunga dan Peri Mahakam

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2023 | 06:05 WIB

Mulai Naik Lagi, Ini Daftar Harga BBM Pertamina di Semua SPBU

Mulai Naik Lagi, Ini Daftar Harga BBM Pertamina di Semua SPBU

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2023 | 07:52 WIB

LP2K Dukung Pertamina Bisa Tentunkan Sendiri Harga BBM Nonsubsidi, Ini Alasannya

LP2K Dukung Pertamina Bisa Tentunkan Sendiri Harga BBM Nonsubsidi, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Rabu, 22 Februari 2023 | 17:07 WIB

Terkini

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:34 WIB

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:50 WIB

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:37 WIB

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:32 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

×