Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ribuan Kios Pasar Tradisional Semarang Mangkrak saat Ganjar Safari Pasar di Jakarta

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 26 Juni 2023 | 14:00 WIB
Ribuan Kios Pasar Tradisional Semarang Mangkrak saat Ganjar Safari Pasar di Jakarta
Sekretaris PDI Perjuangan Jakarta Utara Brando Susanto mendampingi Ganjar Pranowo saat menyerap aspirasi masyarakat di Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara, Minggu (25/6/2023). (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Suara.com - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, disorot warganet setelah membagikan momen kunjungannya ke sejumlah pasar di Jakarta.

Pasalnya, sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar diminta agar fokus memerhatikan perkembangan di Jawa Tengah dibandingkan dengan Jakarta.

Video kunjungan Ganjar Pranowo tersebut diunggah melalui akun Twitter @ganjarpranowo. Dalam video tersebut, Ganjar Pranowo tampak disambut oleh warga yang berada di Pasar Warakas, Tanjung Priok, Jakarta.

"Dengan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudari pedagang dan pengunjung Pasar Warakas dan Pasar Anyar Bahari Jakarta atas sambutan dan semangatnya. Semoga harga kebutuhan pokok dapat segera stabil kembali," ujar Ganjar Pranowo, dikutip pada Senin (26/6/2023).

Dalam video terkait, Ganjar juga nampak membeli beberapa kebutuhan pokok seperti cabai dan bawang. Ia juga membuka kesempatan kepada pedagang daging yang mengaku rugi puluhan juta karena harga komoditas tersebut yang melambung parah.

Aksi Ganjar tersebut lantas memicu berbagai respon, beberapa diantaranya mengkritik Ganjar yang seharusnya lebih memerhatikan warga Jateng.

Terlebih, saat Ganjar berkunjung ke pasar di Jakarta. Pasar Tradisional di Semarang, Jawa Tengah justru tengah membutuhkan dukungan dari pria yang masih menjabat sebagau Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Menurut Dinas Perdagangan Kota Semarang, terdapat sekitar 6.000 kios atau lapak yang kosong di berbagai pasar tradisional karena tidak dimanfaatkan oleh pedagang. Jumlah tersebut mencakup 52 pasar tradisional di Kota Semarang.

Kepala Disdag Kota Semarang, Fajar Purwot belum lama ini menjelaskan bahwa kios yang tidak dimanfaatkan oleh pedagang akhirnya menjadi kosong dan tidak terpakai, padahal memiliki potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar.

Di sisi lain, kondisi kios dan lapak yang kosong dan tidak terpakai tersebut juga menyebabkan kelancaran kegiatan ekonomi di pasar tradisional tersebut terhambat, berdampak pada perekonomian daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Jakarta Mengeluh pada Ganjar Langsung Diatasi, Ini yang Terjadi Saat Warga Jateng Mengeluh ke Anies: Itulah Bedanya

Warga Jakarta Mengeluh pada Ganjar Langsung Diatasi, Ini yang Terjadi Saat Warga Jateng Mengeluh ke Anies: Itulah Bedanya

| Senin, 26 Juni 2023 | 13:51 WIB

Gibran Berpotensi Besar Teruskan Ganjar Jadi Gubernur Jateng: Jangan Main di Kandang Banteng Aja

Gibran Berpotensi Besar Teruskan Ganjar Jadi Gubernur Jateng: Jangan Main di Kandang Banteng Aja

| Senin, 26 Juni 2023 | 13:49 WIB

Capres PDIP Ujug-ujug Ngadu Masalah Warga Jakarta, Heru Budi Cuma Senyam-senyum usai Ditelepon Ganjar

Capres PDIP Ujug-ujug Ngadu Masalah Warga Jakarta, Heru Budi Cuma Senyam-senyum usai Ditelepon Ganjar

News | Senin, 26 Juni 2023 | 12:53 WIB

Sosok Butet Kertaredjasa yang Bacakan Puisi Satir Singgung Presiden Hobi 'Menculik'

Sosok Butet Kertaredjasa yang Bacakan Puisi Satir Singgung Presiden Hobi 'Menculik'

News | Senin, 26 Juni 2023 | 12:51 WIB

Diungkap Orang di Lingkarannya, Jokowi Ngaku Dukung Sosok Ini di Pilpres 2024

Diungkap Orang di Lingkarannya, Jokowi Ngaku Dukung Sosok Ini di Pilpres 2024

| Senin, 26 Juni 2023 | 12:43 WIB

Ganjar Ngadu Telepon ke Heru Budi Usai Blusukan di Jakarta, Analis: Strategi Mendegradasikan Anies

Ganjar Ngadu Telepon ke Heru Budi Usai Blusukan di Jakarta, Analis: Strategi Mendegradasikan Anies

News | Senin, 26 Juni 2023 | 12:41 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB